• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sepenuh Hati di Bulan Ramadhan Ba’da Tahmid dan Sholawat

Jumat, 31/3/23 | 19:47 WIB
in Opini
0
Hj Nevi Zuairina, Anggota DPR RI Dapil Sumbar 2 dari FPKS. (Foto : Dok)

Oleh: Hj Nevi Zuairina

ALHAMDULILLAH, kita telah berada di bulan Ramadhan 1444 H, yang telah lama kita tunggu. Saat ini kita menjalaninya dengan perasaan senang dan bahagia, dimana sangat banyak peluang ibadah dan kebaikan yang dibalas dengan berkali lipat pahala oleh Allah SWT.

Sehingga hanya dengan tekad yang bulat dan sepenuh hati lah kita bisa optimal dan maksimal memacu diri untuk meraih keberkahan di bulan Ramadhan ini, seperti halnya kisah Uwais Al-Qarni.

LihatJuga

Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

Catatan dari Halal Bihalal Gonjong Limo Kota Padang; Mambangun Kampuang, Antara Harapan dan Kenyataan

Selasa, 21/4/26 | 14:57 WIB
19
Literacy dan Literary

Literacy dan Literary

Rabu, 08/4/26 | 11:06 WIB
22
WFH ASN dan Ujian Kinerja Birokrasi

WFH ASN dan Ujian Kinerja Birokrasi

Selasa, 07/4/26 | 19:35 WIB
4

Jika ada sebuah nama yang viral di hati Amirul Mukminin Umar Bin Khattab padahal belum pernah bertemu dengannya, nama itu adalah Uwais Al-Qarni. Umar mendengar namanya langsung dari Nabi.

“Nanti akan datang seseorang bernama Uwais bin Amir bersama serombongan pasukan dari Yaman. Ia berasal dari Murad kemudian dari Qarn. Ia memiliki penyakit kulit kemudian sembuh darinya kecuali bagian satu dirham. Ia punya seorang ibu dan sangat berbakti padanya. Seandainya ia mau bersumpah pada Allah, maka akan diperkenankan yang ia pinta. Jika engkau mampu agar ia meminta pada Allah supaya engkau diampuni, lakukanlah.” (HR. Muslim)

Dalam hadits yang lain, Rasulullah menyebut secara langsung bahwa tabiin terbaik adalah Uwais Al-Qarni. “Sesungguhnya sebaik-baik tabiin adalah laki-laki bernama Uwais. Ia memiliki seorang ibu dan sangat berbakti kepadanya. Jika engkau berumur panjang dan bertemu dengannya, mintalah agar ia memohonkan ampunan Allah untukmu.” (HR. Muslim)

Sejak mendengar sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut, Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu tak pernah melupakannya. Setiap ada pasukan Yaman yang ia temui, Umar senantiasa mencari nama Uwais Al-Qarni. Hingga bertahun-tahun setelah Rasulullah wafat, saat pasukan Yaman singgah di Madinah pada suatu hari, Umar akhirnya menjumpai apa yang selama ini ia rindui.

“Apakah di antara kalian ada laki-laki yang bernama Uwais bin Amir?”
“Ya.”
“Dari mana ia berasal?”
“Dari Murad. Tepatnya Qarn.”

Kaum muslimin pun heran. Mengapa Umar mencari Uwais, sosok yang tidak begitu penting dalam pasukan Yaman. Yang dicari pun lebih suka menyendiri.

Umar memperhatikan Uwais dengan seksama. Dipandanginya wajah teduh yang nama dan kemuliannya disebut langsung oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam itu. Lalu ia menyelidiki sebuah tanda. Senoktah bekas sakit kulit di lengannya.

Penampilannya sangat sederhana. Bahkan tidak dianggap oleh kaumnya. Namun, doanya sangat mustajabah. Umar menceritakan hadits yang ia dengar langsung dari Rasulullah, lalu memintanya untuk memohon ampunan kepada Allah untuk dirinya.

Demi disebut nama Allah dan Rasul-Nya, Uwais pun mendoakan Umar. Lalu pergi entah ke mana. Ia tidak mau kisahnya viral lalu orang-orang memujanya. Ia selalu menjauhi popularitas dunia.

Mengapa Uwais demikian mulia di hadapan Allah dan doanya sangat mustajabah? Jawabannya seperti pada hadits di atas. Selain hatinya bersih, Uwais sangat berbakti kepada ibunya.

Pernah suatu ketika, sang ibu mengatakan keinginannya untuk naik haji. Uwais sangat mendukung keinginan ibu. Ia sempat sedih karena tidak memiliki unta dan sekedupnya yang bisa membawa ibu dengan nyaman menuju Tanah Suci untuk berhaji.

Namun, Uwais mendapatkan ide cemerlang yang akan membuat ibunya lebih nyaman daripada naik unta.
Hari demi hari berikutnya menjadi saat-saat penuh perjuangan bagi Uwais. Ia berlatih dengan mengangkat seekor lembu di atas punggung, membawanya berlari-lari kecil naik turun bukit.

Pekan berganti pekan, Uwais terus berlatih mengangkat lembu yang semakin bertambah beratnya. Orang-orang yang melihatnya menganggap Uwais telah gila.

Bulan demi bulan pun berlalu. Uwais terus berlatih tanpa peduli komentar dan ejekan orang. Menjelang keberangkatan haji, bobot lembu itu telah mencapai 100 Kg, lebih berat dari tubuh ibunya. Maka begitu tiba musim haji, Uwais menggendeng ibunya dari Yaman menuju Makkah. Thawaf, sai, perjalanan ke Arafah. Hingga akhirnya kembali pulang ke rumah.

Kebersihan hati dan mujahadah yang luar biasa dalam berbakti kepada ibunda membuat doanya sangat mustajabah.

Uwais dianggap biasa saja oleh manusia saat itu bahkan dijuluki gila oleh masyarakat, tetapi namanya terkenal di langit. Hingga Allah mengabarkan kepada Rasulullah, lalu Rasulullah mensabdakan kepada sahabatnya. Kini, hampir setiap muslim mengenal namanya.

Kesungguhan Uwais, mujahadah Uwais dalam berbakti kepada ibunda seharusnya juga menjadi semangat mujahadah kita di bulan Ramadhan yang mulia. Sekuat tenaga kita kerahkan segala upaya agar bisa menunaikan puasa dan ibadah Ramadhan sebaik-baiknya sejak hari pertama.

Mungkin makin lama, mendekati Idul Fitri nanti, tantangan kita semakin berat seperti berat lembu yang makin bertambah di pundak Uwais. Namun, dengan kesungguhan setiap waktu, beban berat itu tetap kuat Uwais angkat. Sehingga Allah memuliakannya sampai saat ini.

Demikian pula bagaimana kita seharusnya memiliki keteguhan hati dan kebulatan tekad di bulan Ramadhan ini. Akan banyak godaan dan ujian menjelang lebaran. Seperti berburu baju lebaran dengan diskon menarik, kesibukan di dapur memasak berbagai rupa kue-kue, makanan, dan lain sebagainya.

Sehingga bisa membuat kita meninggalkan masjid beralih ke mall. Padahal kita sudah mengazamkan akan ber sungguh-sungguh sejak hari pertama dan terus menerus menggendong amal-amal Ramadhan sekuat tenaga.

Sepenuh energi kita persembahkan amal-amal terbaik di bulan suci ini. Mulai dari puasa, shalat tarawih, tilawah Al-Qur’an, dzikir, sedekah, dan amal-amal lainnya. Dan semoga Allah masukkan kita ke dalam golongan hamba-Nya yang bertaqwa. Sebagaimana tujuan puasa dalam firman-Nya:

Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu, agar kamu bertaqwa. (QS. Al-Baqarah: 183)

Ketika kita telah menjadi hamba-Nya yang bertaqwa, semoga Allah mencurahkan rida kepada kita dan tiada tempat kembali selain surga-Nya.

Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam surga dan kenikmatan. (QS. At-Thur: 17)

Semoga Allah menjaga kesehatan kita, menganugerahkan kekuatan beribadah secara optimal di bulan Ramadhan, mengokohkan mujahadah kita, dan kelak mempertemukan kita semua dalam rida dan surga-Nya.

Wallahu’alam bishowab

Penulis adalah Anggota DPR RI Dapil Sumbar 2 dari FPKS

Post Views: 385
ShareSendShare
Previous Post

Fadly Amran Lulus Uji Kepatutan Calon Penerima Anugerah Tinarbuka 2023 KI Pusat

Next Post

Isi Kegiatan di Bulan Ramadhan, Partai Ummat Cilodong Depok Bagi-bagi Takjil

Next Post
Isi Kegiatan di Bulan Ramadhan, Partai Ummat Cilodong Depok Bagi-bagi Takjil

Isi Kegiatan di Bulan Ramadhan, Partai Ummat Cilodong Depok Bagi-bagi Takjil

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,155)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,354)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,983)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,635)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,620)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,929)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,039)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,460)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,403)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,481)

Berita Lainnya

Senator Saleh Muhammad Aldjufri Meninggal Dunia, DPD RI Kehilangan Pejuang Daerah

Senator Saleh Muhammad Aldjufri Meninggal Dunia, DPD RI Kehilangan Pejuang Daerah

Jumat, 11/11/22 | 18:54 WIB
14

Saleh Muhammad Aldjufri (Alm), Anggota DPD RI dapil Sulawesi Tengah, meninggal dunia. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- DPD RI...

Ketua DPD RI Berharap Penyelamatan Aset Jadi Skala Prioritas Daerah

Ketua DPD RI Berharap Penyelamatan Aset Jadi Skala Prioritas Daerah

Jumat, 30/4/21 | 19:31 WIB
6

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah daerah menjadikan penyelamatan aset sebagai prioritas utama. Oleh sebab...

Lima Cabor Juara Umum di PON XX Papua, LaNyalla Puji Kontingen Jawa Timur

Lima Cabor Juara Umum di PON XX Papua, LaNyalla Puji Kontingen Jawa Timur

Senin, 11/10/21 | 04:33 WIB
9

Ketua DPD RI saat menerima audiensi atlet-atlet Binaraga Jawa Timur yang berlaga di PON XX Papua di Gedung KONI Jawa...

DPD RI Berduka, Kabag Sekretariat Komite III Zulfikar Wafat Saat Tugas di Ambon

DPD RI Berduka, Kabag Sekretariat Komite III Zulfikar Wafat Saat Tugas di Ambon

Jumat, 24/11/23 | 17:10 WIB
169

Almarhum Zulfikar bin Umar. (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Innalillahi wainna ilaihi rajiun. DPD RI berduka dengan berpulangnya ke rahmatullah...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.