• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Cadangan Devisa Menyusut, Sultan Minta Pemerintah Tegas Tarik Devisa Hasil Ekspor Komoditi

Jumat, 02/12/22 | 15:13 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta pemerintah menemukan cara untuk secara tegas memaksa para eksportir komoditi dan mineral mengembalikan hasil penjualannya dalam bentuk mata uang dollar ke dalam negeri.

Permintaan ini disampaikan mantan Ketua HIPMI Bengkulu itu mengingat semakin menyusutkan cadangan devisa negara di tengah fenomena wind fall komoditi.

“Saya tidak mengusulkan untuk diterapkan kebijakan capital control, tapi negara sedang membutuhkan dukungan moral para eksportir nasional,” ujar Sultan, melalui keterangan persnya, Jumat (2/12/2022).

LihatJuga

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 13/1/26 | 17:12 WIB
29
GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

Selasa, 13/1/26 | 15:33 WIB
3
Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Senin, 12/1/26 | 15:50 WIB
8

Sultan ingin komitmen bisnis para pelaku usaha khususnya eksportir komoditi dan mineral sejak awal diatur secara komprehensif terutama terkait devisa hasil ekspor. Dimintanya pemerintah harus inovatif dan berani mengatur dan mengontrol proses investasi dan arus perdagangan komoditas agar berdampak langsung terhadap ketahanan ekonomi nasional.

Menurutnya, Indonesia tidak bisa hanya puas dan membanggakan posisi neraca perdagangan yang selalu positif. Sementara tidak cukup berfungsi sebagai booster bagi imunitas nilai tukar rupiah dan hanya dinikmati oleh pelaku usaha.

“Kami menyadari proses penarikan devisa hasil ekspor atau capital control ini amat sangat sulit direalisasikan, tapi tidak berarti hal itu tidak bisa dinegosiasikan pemerintah kepada para eksportir. Kami percaya Bapak presiden Joko Widodo memiliki kemampuan dan kemauan politik yang kuat untuk memastikan setiap hasil perdagangan komoditas disimpan atau diinvestasikan kembali ke Indonesia”, tegas Sultan.

Jika kita hanya memaklumi dengan mekanisme investasi dan ekspor yang ada, kata Sultan, cadangan devisa Indonesia tidak akan banyak membantu dalam stabilitas nilai tukar rupiah. Kita tak harus mencari dan berharap banyak pada penanaman modal asing.

“Dalam kasus pelemahan nilai tukar rupiah, Bank Indonesia tentu akan sangat berhati-hati menyesuaikan kenaikan suku bunga. Salah satu cara terbaik adalah dengan meningkatkan cadangan devisa dari hasil ekspor yang berorientasi pada investasi”, tutupnya.

Seperti diketahui neraca perdagangan Indonesia mencatat surplus dalam 30 bulan beruntun. Pada periode Januari – Oktober 2022, surplus tercatat lebih dari US$ 45 miliar. Namun, hal tersebut belum tercermin di cadangan devisa Indonesia yang justru terus mengalami penurunan.

Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2022 tetap tinggi sebesar 130,2 miliar dolar AS, sedikit menurun dibandingkan dengan posisi pada akhir September 2022 sebesar 130,8 miliar dolar AS.

Salah satu penyebab devisa tersebut tidak berada di dalam negeri yakni suku bunga valas yang kurang kompetitif. Eksportir pun lebih memilih menempatkan dolar-nya di luar negeri.

(Rel/dpd)

ShareSendShare
Previous Post

Senator Asal Aceh Ingatkan Pemerintah Indonesia Harus Bersikap Tegas Terkait Kebijakan LGBT

Next Post

Demi Investor, Rencana Revisi UU IKN Diharap Tak Tabrak UU Agraria

Next Post
Demi Investor, Rencana Revisi UU IKN Diharap Tak Tabrak UU Agraria

Demi Investor, Rencana Revisi UU IKN Diharap Tak Tabrak UU Agraria

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Sesalkan Pengeroyokan yang Menewaskan Santri di Ponorogo

Ketua DPD RI Sesalkan Pengeroyokan yang Menewaskan Santri di Ponorogo

Sabtu, 26/6/21 | 11:18 WIB
16

Ketua DPD RI saat berkunjung dan ziarah ke Makam Sunan Ampel Surabaya, beberapa waktu yang lalu. (Foto : dpd) JAKARTA,...

DPC Partai Ummat Cilodong Gelar Salat Idul Adha Hari Ini, Turut Dihadiri Waketum Buni Yani

DPC Partai Ummat Cilodong Gelar Salat Idul Adha Hari Ini, Turut Dihadiri Waketum Buni Yani

Sabtu, 09/7/22 | 11:01 WIB
144

Wakil Ketua Umum DPP Partai Ummat Buni Yani salat Idul Adha bersama pengurus DPC Partai Ummat Cilodong Depok. (Foto :...

Komite III DPD RI Bahas Masalah Pelayanan dan Tenaga Kesehatan, Stunting hingga BPJS dengan Wamen Kesehatan

Komite III DPD RI Bahas Masalah Pelayanan dan Tenaga Kesehatan, Stunting hingga BPJS dengan Wamen Kesehatan

Kamis, 05/12/24 | 08:29 WIB
18

Komite IIi berfoto bersama dengan Wamen Kesehatan. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Kurangnya tenaga kesehatan, permasalahan BPJS, sarana prasarana kesehatan...

Sambut Ramadan 1443 H, DPC Partai Ummat Cilodong Gelar Cek Kesehatan Gratis

Sambut Ramadan 1443 H, DPC Partai Ummat Cilodong Gelar Cek Kesehatan Gratis

Minggu, 20/3/22 | 15:54 WIB
53

Suasana pengecekan kesehatan. (Foto : Dam) DEPOK, AmanMakmur.com ---Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Ummat Kecamatan Cilodong Kota Depok dalam rangka...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.