• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

LaNyalla: Kembali ke Pancasila untuk Pertahankan Keberagaman

Senin, 14/2/22 | 12:43 WIB
in Berita
0
Temu Nasional bertema Keberagaman dalam Satu Indonesia yang diadakan Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) dan Laskar Siliwangi Indonesia (LSI). (Foto : dpd)

JAKARTA, AmqnMakmur.com— Untuk memastikan keberagaman tetap terajut, Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak Bangsa Indonesiaȳ untuk kembali ke Pancasila dengan menerapkan nilai-nilainya.

Ajakan tersebut disampaikan LaNyalla saat menghadiri secara virtual Temu Nasional bertema Keberagaman dalam Satu Indonesia yang diadakan Lembaga Anti Korupsi Republik Indonesia (LAKRI) dan Laskar Siliwangi Indonesia (LSI), Minggu (13/2).

Hadir dalam kesempatan itu, Senator DPD RI Eni Sumarni, Ketua Umum LAKRI dan LSI Steven Samuel Lee Lahengko, Ketua Umum PSSI Komjen Pol (Purn) Muhammad Iriawan, Gubernur Akademi Pancasila Haidar Alwi, Ketua PMI Jawa Barat Adang Rochjana, Tokoh Adat dan Budaya Jawa Barat Irjen Pol (Purn) Anton Charliyan, Ketua Umum Partai Pandai Farhat Abbas, serta para Ketua dan Pimpinan Ormas dan LSM.

LihatJuga

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Kamis, 14/5/26 | 12:03 WIB
4
Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Kamis, 14/5/26 | 11:20 WIB
11
Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Kamis, 14/5/26 | 11:12 WIB
4

“Bila dalam Temu Nasional hari ini kita ingin memperkuat Keberagaman Dalam Satu Indonesia, maka upaya yang harus dilakukan adalah kembali kepada Pancasila. Karena, hanya Pancasila yang mampu merajut keberagaman bangsa ini,” kata LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur ini menegaskan, Indonesia tidak perlu menjadi bangsa lain. Apalagi untuk sebuah kebanggaan yang semu, yang membuat bangsa ini seolah-olah sudah sama dengan negara-negara Barat.

“Hanya ada satu jalan. Kita harus kembali ke Pancasila. Karena Pancasila hari ini seperti Raga tanpa Jiwa. Karena sejak tanggal 13 November 1998, melalui Ketetapan MPR Nomor 18 Tahun 1998, MPR telah mencabut TAP MPR tentang Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila,” katanya.

Ia menjelaskan, saat itu alasan pencabutan TAP MPR tentang P4 itu adalah karena materi muatan dan pelaksanaannya sudah tidak sesuai dengan perkembangan kehidupan bernegara.

“Jadi, sejak 13 November 1998 itu, dapat diartikan, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila itu sudah dianggap tidak tepat atau tidak sesuai diterapkan dalam kehidupan bernegara! Karena itu kita harus berani bangkit. Harus berani melakukan koreksi untuk Indonesia yang lebih baik. Untuk Indonesia yang berdaulat, berdikari dan mandiri,” katanya.

LaNyalla menjelaskan, hal itu mutlak dibutuhkan untuk mewujudkan tujuan hakiki dari lahirnya Indonesia, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

“Yang pasti, keberagaman Indonesia dalam satu ikatan bangsa harus kita perkuat. Kita harus mengakhiri polarisasi bangsa ini. Karena polarisasi bangsa inilah yang menyumbang kerusakan bangsa,” katanya.

LaNyalla pun mengajak para tokoh untuk berpikir sebagai seorang negarawan. Berpikir untuk nasib anak cucu kita. Sebab, anak cucu dan generasi bangsa tidak bisa diselamatkan dengan Subsidi atau Bantuan Sosial dari negara. Tetapi harus kita selamatkan dengan Ideologi yang kuat.

“Para pendiri bangsa ini sangat menyadari dan memahami bahwa Indonesia terdiri dari beragam suku, agama, ras dan golongan. Sehingga para pendiri bangsa menyepakati bahwa mereka semua harus terwakili dalam satu wadah besar yang utuh di dalam negara,” ujarnya.

Untuk itulah para pendiri bangsa memutuskan Pancasila sebagai sebuah wadah yang utuh. Sebab, Pancasila menempatkan Ketuhanan, Kemanusian, Persatuan, Musyawarah dan Keadilan Sosial sebagai falsafah bangsa.

“Dan Pancasila itulah yang kemudian menjadi sistem tata negara dan sistem ekonomi nasional Indonesia, yaitu Demokrasi dan Ekonomi Pancasila. Sebuah sistem yang paling sesuai dengan watak dan DNA asli bangsa Indonesia,” katanya.

LaNyalla mengatakan nilai-nilai Pancasila sudah ada jauh sebelum Indonesia lahir. Bahkan telah menjadi nafas kehidupan masyarakat.

“Karena mereka adalah masyarakat yang bertuhan, masyarakat yang memanusiakan manusia, masyarakat yang mudah bersatu, masyarakat yang memiliki tradisi musyawarah dan masyarakat yang memiliki jiwa gotong royong dan kekeluargaan untuk saling berbagi,” urainya.

Itulah juga yang membuat Bung Karno mengatakan bahwa bukan dia yang menciptakan Pancasila. Tetapi Pancasila sudah ada sejak sebelum masa penjajahan Belanda. Sehingga Pancasila adalah urat nadi dan denyut nafas bangsa Nusantara.

“Dan Sistem Demokrasi Pancasila telah dirancang melalui mekanisme yang paling sesuai dengan watak dasar bangsa ini. Yaitu adanya Lembaga Kedaulatan Rakyat yang mewakili semua kebhinekaan yang ada,” katanya.

Mantan Ketua Umum PSSI ini menegaskan, sebelum Amandemen tahun 1999 hingga 2002 yang lalu, MPR adalah Lembaga Tertinggi Negara, yang menjadi wadah kedaulatan tertinggi pemilik negara ini, yaitu wadah untuk Semua Rakyat atau Semua Elemen Bangsa.

(Rel/dpd)

Post Views: 257
ShareSendShare
Previous Post

Belasan Caketum Siap Bersaing di Mubes Ikatan Alumni HTN UIN Iman Bonjol

Next Post

Komite I DPD RI Pantau Penataan Daerah Pascarevisi UU Otsus di Papua Barat

Next Post
Komite I DPD RI Pantau Penataan Daerah Pascarevisi UU Otsus di Papua Barat

Komite I DPD RI Pantau Penataan Daerah Pascarevisi UU Otsus di Papua Barat

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,180)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,380)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,018)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,661)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,645)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,961)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,064)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,492)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,430)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,505)

Berita Lainnya

Jokowi Ngaku Pegang Data Intelijen Terkait Parpol, Gus Hilmy: Presiden Harus Adil dan Netral

Jokowi Ngaku Pegang Data Intelijen Terkait Parpol, Gus Hilmy: Presiden Harus Adil dan Netral

Selasa, 19/9/23 | 17:28 WIB
10

Anggota DPD RI Dr H Hilmy Muhammad, MA mempertanyakan motivasi Presiden Jokowi yang mengungkapkan kepemilikan data intelijen di depan publik...

RAT ke-30 Jadi Ajang Evaluasi KPN Kopertis Wilayah X 

RAT ke-30 Jadi Ajang Evaluasi KPN Kopertis Wilayah X 

Senin, 21/3/22 | 14:33 WIB
19

Ketua Dewan Pembina KPN Kopertis Wilayah X Prof Herry sedang memberikan sambutan. (Foto : Ika) PADANG, AmanMakmur.com —Rapat Anggota Tahunan...

Rabu 19 Januari 2022, Prof Amien Rais Hadiri Pelantikan Partai Ummat Sumbar

Rabu 19 Januari 2022, Prof Amien Rais Hadiri Pelantikan Partai Ummat Sumbar

Senin, 17/1/22 | 04:20 WIB
140

Citra Mustika Ayu Kardinal, Wakil Ketua DPW Partai Ummat Sumbar. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur.com---Prof Amien Rais dan Ketua Umum...

DPRD Sumbar Kebut Pembahasan APBD Tahun 2022

DPRD Sumbar Kebut Pembahasan APBD Tahun 2022

Selasa, 23/11/21 | 11:10 WIB
9

Banggar DPRD Sumbar lakukan pembahasan APBD Tahun 2022 secara penuh di Istana Bung Hatta, Bukittinggi. (Foto : Nov) BUKITTINGGI, AmanMakmur.com...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.