• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Komite I DPD RI Pantau Penataan Daerah Pascarevisi UU Otsus di Papua Barat

Senin, 14/2/22 | 12:48 WIB
in Berita
0
Komite I DPD RI kunker ke Papua Barat. (Foto : dpd)

PAPUA BARAT, AmanMakmur.com —Lahirnya UU Nomor 2 Tahun 2021, terutama keberadaan Pasal 76, merupakan era baru bagi masa depan Papua. Pasal ini mengafirmasi tujuan Otsus yang diarahkan untuk melindungi dan menjunjung harkat martabat dan melindungi hak dasar Orang Asli Papua (OAP), baik dalam bidang ekonomi, politik, maupun sosial-budaya.

Selain itu, percepatan pembangunan kesejahteraan, peningkatan kualitas pelayanan publik, dan kesinambungan pembangunan di wilayah Papua, juga menjadi bagian dari lahirnya UU Nomor 2 Tahun 2022 tersebut.

Yang tidak kalah penting, hadirnya Undang-Undang ini memastikan kelanjutan dan optimalisasi pengelolaan Dana Otsus serta penguatan penataan daerah provinsi di wilayah Papua sesuai dengan kebutuhan, perkembangan, dan aspirasi masyarakat Papua.

LihatJuga

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Selasa, 21/7/26 | 20:28 WIB
3
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Selasa, 21/7/26 | 20:06 WIB
4
Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Selasa, 21/7/26 | 19:08 WIB
13

Hal ini menjadi pokok bahasan Kunjungan Kerja Komite I DPD RI ke Manokwari, Papua Barat, Senin (14/2).

Dalam kunjungan tersebut, Komite I DPD RI mengadakan pertemuan dengan Gubernur Papua Barat; MRPB; Pangdam XVIII Kasuari; Kapolda Papua Barat; Kabinda Papua Barat; Kejati Papua Barat (Forkompinda); Wakil Bupati Manokwari, Rektor Unipa, DPRPB, tokoh adat, tokoh masyarakat, sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah, dan perwakilan masyarakat.

Ikut hadir Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono dan Fachrul Razi (Ketua Komite I) serta didampingi oleh Filep Wamafma (Wakil Ketua I dari Papua Barat).

Sementara itu, sejumlah anggota Komite I yang hadir, antara lain: Husein Alting Sjah (Maluku Utara); Habib Ali Alwi (Banten); Lily Sarulapa (Sulsel); Nanang Sulaiman (Katim); Djafar Alkatiri (Sulut); Richard Hamonangan Pasaribu (Kepri); Abraham Liyanto (NTT); Abdurahman Bahasyim (Kalsel); dan Abdurrahman Abubakar Bahmid (Gorontalo).

Dalam sambutannya, Senator Razi menjelaskan bahwa kunker ke Manokwari Papua Barat bertujuan untuk mendapatkan penjelasan yang komprehensif terkait dengan rencana pemekaran daerah (pembentukan daerah otonom baru) di Provinsi Papua Barat dan sebagai bahan masukan dalam rangka pengawasan terhadap implementasi UU Otsus Papua dan peraturan pelaksanaannya.

Selain itu, Komite I mencatat sejumlah persoalan yang melatar belakangi pemekaran Papua secara umum, yakni kesejahteraan masyarakat, permasalahan kekerasan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia /HAM), marginalisasi, dan adanya perbedaan pandangan dalam perspektif sejarah dan status politik Papua, serta adanya isu disintegrasi Bangsa.

Senada dengan hal tersebut, Senator Filep yang merupakan putra daerah Papua Barat, menambahkan bahwa persoalan di Papua yang menjadi latar belakang dorongan pemekaran adalah jarak antarwilayah yang cukup jauh, kegagalan pembangunan di Papua Barat dengan tingginya biaya pembangunan dan infrastruktur dasar yang belum memadai.

Di samping itu, SDM yang kurang baik dan kondisi masyarakat Papua yang heterogen dalam arti heterogenitas dalam bahasa, struktur sosial, wilayah adat, sistem kepemimpinan, ekologi, kepemilikan tanah, dan sebagainya.

Oleh karena itu, adanya pemekaran Papua Barat merupakan suatu keniscayaan untuk percepatan kesejahteraan di Papua Barat.

Sementara itu, Gubernur Papua Barat, Dominggus Madacan, menjelaskan bahwa usulan pemekaran di Papua, khususnya Papua Barat sudah sejak lama menjadi usulan. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah Papua Barat mendukung sepenuhnya rencana pemekaran Papua Barat Daya dan sejumlah kabupaten/kota.

Hal ini tidak terlepas dari kondisi di Papua Barat yang membutuhkan rentang kendali yang lebih dekat dalam rangka percepatan pembangunan di Papua Barat.

Di akhir pertemuan, Nono Sampono menegaskan bahwa DPD RI sepenuhnya mendukung pemekaran di Papua dan Papua Barat. Sebagai representasi daerah sudah menjadi keniscayaan DPD RI turut memperjuangkan aspirasi dan kepentingan daerah termasuk usulan pemekaran daerah di Papua Barat demi terwujudnya pemerataan pembangunan dan kesejahteraan di kawasan timur Indonesia.

(Rel/dpd)

Post Views: 301
ShareSendShare
Previous Post

LaNyalla: Kembali ke Pancasila untuk Pertahankan Keberagaman

Next Post

Bertemu Aliansi BEM PTMI, LaNyalla Singgung Mahasiswa Sekarang Melempem

Next Post
Bertemu Aliansi BEM PTMI, LaNyalla Singgung Mahasiswa Sekarang Melempem

Bertemu Aliansi BEM PTMI, LaNyalla Singgung Mahasiswa Sekarang Melempem

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,275)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,467)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,105)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,747)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,725)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,066)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,126)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,576)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,527)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,577)

Berita Lainnya

Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi Menapak Asa dari Ranah Minang Menuju Senayan

Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi Menapak Asa dari Ranah Minang Menuju Senayan

Rabu, 08/11/23 | 05:39 WIB
17

Ketua Umum Partai Ummat Ridho Rahmadi jumpa pers didampingi Ketua DPW Partai Ummat Sumbar dan pengurus lainnya. (Foto : Pajok)...

ASO 2022 dan Kebangkitan Penyiaran Digital

ASO 2022 dan Kebangkitan Penyiaran Digital

Jumat, 21/5/21 | 05:02 WIB
19

ADA yang menarik dalam memperingati Hari Kebangkitan Nasional, 20 Mei 2021. Kebangkitan literasi digital menuju 100 tahun Indonesia Merdeka tahun...

Ketua DPD RI Siap Dukung Industri Perfilman Indonesia

Ketua DPD RI Siap Dukung Industri Perfilman Indonesia

Sabtu, 08/5/21 | 14:13 WIB
17

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyatakan siap mendukung dunia perfilman Indonesia. Menurutnya, industri perfilman sebagai sektor...

Dosen Politik Unand dan KPU Padang Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemilih Muda

Dosen Politik Unand dan KPU Padang Gelar Pendidikan Politik Bagi Pemilih Muda

Minggu, 10/9/23 | 08:23 WIB
6

Tim PKM Politik Unand dan KPU Padang berfoto bersam dengan mahasiswa. (Foto : adr) PADANG, AmanMakmur ---Dosen Politik Universitas Andalas...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.