• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Polisi dan Skandal yang Tak Habis, Kepercayaan Publik Semakin Terkikis?

Minggu, 16/3/25 | 21:03 WIB
in Opini
0
Khairunnisa, Mahasiswi Unand. (Foto : Dok)

Oleh: Khairunnisa
(Mahasiswi Unand)

POLISI seharusnya menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, semakin banyak kasus yang mencoreng institusi ini sehingga kepercayaan publik pun terus menurun.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), polisi adalah badan pemerintah yang bertugas memelihara keamanan dan ketertiban umum, termasuk menangkap orang yang melanggar undang-undang.

LihatJuga

Literacy dan Literary

Literacy dan Literary

Rabu, 08/4/26 | 11:06 WIB
22
WFH ASN dan Ujian Kinerja Birokrasi

WFH ASN dan Ujian Kinerja Birokrasi

Selasa, 07/4/26 | 19:35 WIB
4
Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

Bak Cendawan di Musim Hujan: Menjamurnya Komunitas Kesenian dan Ilusi Kebudayaan di Sumatera Barat

Selasa, 31/3/26 | 17:25 WIB
12

UUD 1945 Pasal 30 ayat (4) juga menetapkan bahwa tugas utama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Akan tetapi, realitas yang terjadi hari ini semakin jauh dari harapan.

Masih ada polisi yang tulus dan berpihak pada rakyat, tetapi skandal demi skandal yang mencuat ke publik membuat kita bertanya: berapa banyak yang benar-benar setia pada tugasnya?

Tak jarang laporan masyarakat tidak ditindaklanjuti kecuali ada uang yang jadi penggerak. Tak sedikit pula kasus di mana laporan ditanggapi dengan pertanyaan, “Punya bukti yang kuat?” Alih-alih melayani dengan sigap, kini masyarakat dihadapkan pada fenomena #PercumaLaporPolisi yang kerap muncul di media sosial.

Bahkan, Polri sering dibandingkan dengan pemadam kebakaran (Damkar) yang menerima laporan masyarakat tanpa memandang seberapa remehnya suatu masalah.

Pemerasan, kekerasan, penembakan, pelecehan, pengancaman hanyalah sebagian dari sederet kasus yang melibatkan polisi. Salah satu yang paling mencengangkan dan terjadi baru-baru ini adalah eksploitasi seksual tiga anak di bawah umur oleh Kapolres Ngada. Itu baru satu contoh.

Jika ditelusuri lebih jauh, daftar kasus yang melibatkan aparat kepolisian sangat panjang, mulai dari penjualan senjata api ilegal, perlindungan terhadap jaringan judi online hingga lambannya respons terhadap laporan masyarakat.

Yang lebih mengkhawatirkan, istilah “oknum” terus digunakan sebagai tameng untuk menghindari tanggung jawab institusi. Namun, jika semua kasus yang disebut sebagai ulah oknum dikumpulkan, jumlahnya begitu besar hingga sulit dipercaya bahwa ini hanyalah kesalahan individu semata. Apakah masih pantas menyebut ini sebagai ulah segelintir orang, atau justru ini sudah menjadi bagian dari sistem yang bermasalah?

Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada Maret 2023 mencatat bahwa Polri menjadi lembaga penegak hukum dengan tingkat kepercayaan publik paling rendah, hanya 64%. Sebagai perbandingan, kejaksaan mendapat kepercayaan 72%, sementara Pengadilan dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masing-masing 71%.

Meski survei Litbang Kompas pada Juni 2024 mencatat tren kenaikan kepercayaan terhadap Polri hingga 73,1%, hal ini belum cukup untuk menutupi berbagai permasalahan yang terus muncul.

Kasus terbaru di tahun 2025, seperti intimidasi dan pengancaman terhadap Band Sukatani untuk melakukan klarifikasi, kembali menunjukkan wajah Polri yang kerap berseberangan dengan kebebasan berekspresi.

“Kejadian ini bentuk pembungkaman pada seni,” tulis seorang netizen di media sosial, mencerminkan keresahan publik yang semakin meluas.

Polisi harus segera berbenah, atau mereka akan kehilangan fungsinya sebagai pelindung masyarakat. Jika skandal demi skandal terus terjadi tanpa perbaikan yang nyata, bukan hanya kepercayaan yang hilang, tetapi juga wibawa hukum di negeri ini. Rakyat butuh perlindungan, bukan ketakutan. *)

Post Views: 87
ShareSendShare
Previous Post

Wira Maharajo Sampono: Saatnya Padang Pariaman Punya Dispenda

Next Post

Menyala, Ibu-ibu Komplek BBI Kuranji Gelar “Bazar Mom BBI”

Next Post
Menyala, Ibu-ibu Komplek BBI Kuranji Gelar “Bazar Mom BBI”

Menyala, Ibu-ibu Komplek BBI Kuranji Gelar "Bazar Mom BBI"

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,144)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,344)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,970)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,627)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,606)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,918)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,022)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,447)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,379)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,475)

Berita Lainnya

Bupati Mentawai Sambangi Bulog Bahas Percepatan Pembangunan Gudang Pangan

Bupati Mentawai Sambangi Bulog Bahas Percepatan Pembangunan Gudang Pangan

Kamis, 19/3/26 | 14:07 WIB
9

Suasana pertemuan Bupati Mentawai dan Bulog. (Foto : Kominfo) KEPULAUAN MENTAWAI, AmanMakmur---- Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana melakukan kunjungan ke...

Tim PKM Upertis Berdayakan Poktan Mekar Tani Nagari Piobang Kembangkan Trichokompos

Tim PKM Upertis Berdayakan Poktan Mekar Tani Nagari Piobang Kembangkan Trichokompos

Minggu, 13/8/23 | 18:30 WIB
13

Tim PKM Upertis berfoto bersama dengan pengurus dan anggota Poktan Mekar Tani Nagari Piobang Kabupaten Limapuluh Kota. (Foto : Dok)...

Awali Tugas Jadi Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi Pimpin Apel Gabungan dan Silaturahmi ASN

Awali Tugas Jadi Wakil Walikota Pariaman, Mulyadi Pimpin Apel Gabungan dan Silaturahmi ASN

Senin, 24/2/25 | 19:25 WIB
5

Wakil Walikota Pariaman Mulyadi sedang memberikan sambutan. (Foto : Kominfo) PARIAMAN, AmanMakmur  --- Mengawali tugas sebagai Wakil Walikota Pariaman periode...

Bersiap Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar Beri Pelatihan P3K bagi Pekerja

Bersiap Angkutan Lebaran 2026, KAI Divre II Sumbar Beri Pelatihan P3K bagi Pekerja

Rabu, 11/3/26 | 19:54 WIB
8

Pekerja PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre II Sumatera Barat sedang praktik P3K. (Foto : Humas/AS) PADANG, AmanMakmur ---Dalam rangka...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.