• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Wira Maharajo Sampono: Saatnya Padang Pariaman Punya Dispenda

Minggu, 16/3/25 | 13:18 WIB
in Opini
0
Wira Satria Maharajo Sampono, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman. (Foto : Dok)

Oleh: Wiztian Yoetri
(Wartawan Senior)

ADA gagasan cemerlang dari Wira Satria Maharajo Sampono, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman dari partai Gerindra, bahwa untuk menggali dan mengevaluasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah waktunya Padang Pariaman memiliki Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dalam bentuk Dinas Pendapatan Daerah.

Pendapat itu, dikemukakan Wira Satria, dalam diskusi kecil dengan wartawan, di kantor DPC Partai Gerindra, jalan Bandara Internasional Minangkabau, kemarin.

LihatJuga

Bung Erik Khaidir: Untuk Percepatan Tarokcity Perlu Dibentuk Sebuah Badan

Selasa, 12/5/26 | 19:54 WIB
17
Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Walikota Fadly Amran Ubah Wajah Pasar Raya Padang Jadi Glowing

Jumat, 08/5/26 | 20:35 WIB
19
Semen Padang FC: Sejarah, Harapan dan Kenyataan

Semen Padang FC: Sejarah, Harapan dan Kenyataan

Selasa, 05/5/26 | 07:22 WIB
33

Langkah pembentukan Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (Bapenda) atau Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) guna menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus untuk melakukan evaluasi pendapatan.

Kehadiran Dispenda, sekaligus menjadi solusi dari berkurangnya dana pembangunan Padang Pariaman, akibat Kepres Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi, menutup defisit anggaran keuangan daerah yang terjadi tiap tahun serta untuk meningkatkan pemasukan dari sektor pajak penambah pundi-pundi PAD.

Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah yang ada di Kabupaten Padang Pariaman sekarang, terkesan kurang maksimal didalam menggali sektor Pendapatan Asli Daerah, karena ujung tombaknya, hanya seorang Kepala Bidang. Dan, jajaran kepala bidang, memiliki keterbatasan dalam menyusun rencana dan program di bidang pendapatan daerah dalam jangka pendek, menengah dan panjang, seperti pemungutan PBN, BPHTB, dan pajak daerah lainnya.

“Dinas Pendapatan Daerah, kelak juga berperan melakukan evaluasi, pemantauan, dan pengendalian pungutan pendapatan daerah dengan mengelola pengaduan masyarakat. Selain itu, Dispenda dapat melakukan pembinaan pelaksanaan kebijakan pelayanan di bidang pemungutan, serta pemberian izin tertentu di bidang pendapatan daerah,” ujar Wira Satria Maharajo Sampono.

Sebagai catatan, untuk tahun buku 2025, melalui APBD Padang Pariaman tahun kerja 2025, target Pendapatan Asli Daerah, hanya Rp178 Miliar. Kenaikan yang tak begitu menggembirakan dibanding target yang dicapai tahun sebelumnya, Rp100 Miliar. Sementara aktifitas pembangunan yang menghadang di depan cukup besar dan kompleks.

Selain itu, ketua partai salah satu pengusung Bupati Jhon Kenedy Azis-Rahmat Hidayat, melihat ke depan, saatnya pula, Padang Pariaman memiliki Dinas Perizinan dan Tata ruang, guna menata pembangunan serta penertiban izin-izin yang ada.

“Apalagi, sekarang peluang investasi di Padang Pariaman, sangat terbuka, dengan terakomodirnya legal standing tata ruang dalam Perda RTRW dan 4 Perda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR). Mencakup RDTR kawasan Tiram, RDTR kawasan Kayutanam, RDTR Lubuk Alung dan RDTR Ibu Kota Kabupaten (IKK). Makanya, kehadiran Dinas Perizinan dan Tata ruang, sangat strategis,” ujar Ketua DPC Partai Gerindra Padang Pariaman itu.

Selain menggagas pentingnya Dinas Pendapatan Daerah, serta Dinas Perizinan dan Tataruang, Wira Satria juga berharap Padang Pariaman tampil total dalam memberi kemudahan bagi investor yang berdampak kepada pemasukan keuangan daerah. Pemkab harus lebih gencar lagi menyosialisasikan kemudahan serta peta peluang bagi investasi, agar investor semakin ramai untuk berinvestasi, baik untuk sektor perumahan, pendidikan, pariwisata maupun untuk sektor lain yang sangat terbuka di Padang Pariaman. “Kalau perlu OPD yang terkait melakukan jemput bola dalam memberikan kemudahan perizinan,” ungkap Wira Satria memberi saran.

Menyangkut Perda RTRW dan RDTR, Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman itu mengkritisi, perlu dilakukan evaluasi. Terutama untuk kawasan peruntukan di Nagari Ketaping, mengingat banyak lokasi yang tidak sesuai. Contoh, ada kawasan persawahan, sementara di sana tidak ada sawah lagi, dan tanahnya sudah keras masuk kawasan LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) dan LSD (Lahan Sawah Dilindungi).

Ini, akan menghambat pembangunan di Padang Pariaman, terutama untuk Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai. Padahal, bila kawasan ini bisa lepas dari LP2B dan LSD akan menjadi peluang bagi peningkatan sumber-sumber PAD, terutama sektor pajak PBB, BPTHB serta izin mendirikan bangunan (IMB). Selanjutnya juga, untuk menggenjot PAD Pemkab Padang Pariaman diminta melakukan evaluasi ulang bagi hasil parkir di Bandara BIM, dan parkir kendaraan di lingkungan RSUD Parik Malintang agar dimaksimalkan, demikian Wira Satria Maharajo Sampono, SSos. *)

 

Wiztian Yoetri, Wartawan Senior. (Foto : Dok)
Post Views: 107
ShareSendShare
Previous Post

Bupati Dharmasraya Annisa Gagas Program One Village One Product untuk Penguatan Ekonomi Nagari

Next Post

Polisi dan Skandal yang Tak Habis, Kepercayaan Publik Semakin Terkikis?

Next Post
Polisi dan Skandal yang Tak Habis, Kepercayaan Publik Semakin Terkikis?

Polisi dan Skandal yang Tak Habis, Kepercayaan Publik Semakin Terkikis?

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,173)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,372)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,009)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,653)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,641)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,951)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,058)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,483)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,423)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,497)

Berita Lainnya

Senator Prof Abdullah Puteh: Pemerintah Jangan Menambah Beban Nelayan!

Senator Prof Abdullah Puteh: Pemerintah Jangan Menambah Beban Nelayan!

Kamis, 24/8/23 | 23:09 WIB
4

Prof Abdullah Puteh bersama nelayan Aceh. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Wakil Ketua Komite II DPD RI Prof Abdullah...

Armeynd Sufhasril dkk Tampilkan Dramatisasi Puisi “Kaba dari Kampung” di Acara 75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar

Armeynd Sufhasril dkk Tampilkan Dramatisasi Puisi “Kaba dari Kampung” di Acara 75 Tahun Prof Harris Effendi Thahar

Rabu, 25/12/24 | 08:31 WIB
35

Informasi dramatisasi puisi oleh Armeynd Sufhasril dkk. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur  ---Seniman senior Armeynd Sufhasril akan tampil beda saat...

SALEH Imbau Pemilih Leonardy Harmainy Tempo Hari Kembali ke TPS pada PSU 13 Juli, Jangan Sampai Golput

SALEH Imbau Pemilih Leonardy Harmainy Tempo Hari Kembali ke TPS pada PSU 13 Juli, Jangan Sampai Golput

Selasa, 02/7/24 | 22:03 WIB
19

H Leonardy Harmainy Dt Bandaro Basa, SIP, MH, Calon Anggota DPD RI. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur ---Semakin dekatnya pelaksanaan...

Legalitas Pemilih Bermasalah, Pemilihan LPM Banuaran Nan XX Cacat Hukum

Legalitas Pemilih Bermasalah, Pemilihan LPM Banuaran Nan XX Cacat Hukum

Selasa, 29/11/22 | 19:06 WIB
22

Suasana pemilihan Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. (Foto : Lih) PADANG,...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.