• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Menulis dan Membaca Puisi Mencegah Pikun Bagi Lansia

Jumat, 15/11/24 | 11:18 WIB
in Sastra
0
Buku “Kita Lansia”. (Foto : Dok)

YOGYAKARTA, AmanMakmur —Berdasarkan Sensus penduduk Indonesia 2023, sekitar 12% atau 29 juta penduduk Indonesia adalah lansia. Berbagai kegiatan dilakukan oleh para lansia agar tetap bugar jasmani dan mental. Salah satu kegiatan itu di antaranya, menulis dan membaca puisi.

Sebuah komunitas yang diberi nama, Sastra Bulan Purnama (SBP) yang berpusat di Yogyakarta, menjadi wadah bagi para lansia untuk berkumpul, merangkai kata-kata menjadi sebuah puisi, dan membacakannya.

Berawal dari karya-karya puisi yang ditulis di laman Facebook, kemudian dibentuklah komunitas SBP sejak Oktober 2011. Pendirinya, Ignatius Untoro (65), yang akrab dipanggil Ons itu, bermaksud menyediakan ruang bagi siapapun, terutama para lansia dari segala profesi untuk berekspresi dalam sastra melalui penulisan puisi.

LihatJuga

Menikmati 2 Patung Kayu Karya Irwanto Seroja

Menikmati 2 Patung Kayu Karya Irwanto Seroja

Senin, 22/6/26 | 12:28 WIB
6
Penyair Iyut Fitra dari Payakumbuh Merambah Dunia Sastra Nasional dan Internasional

Penyair Iyut Fitra dari Payakumbuh Merambah Dunia Sastra Nasional dan Internasional

Sabtu, 20/6/26 | 17:51 WIB
16
“Jejak Dari Dunia Yang Tak Terlihat”, Novel Horor Penulis Muda Faaiz yang Mulai Jadi Perbincangan

“Jejak Dari Dunia Yang Tak Terlihat”, Novel Horor Penulis Muda Faaiz yang Mulai Jadi Perbincangan

Minggu, 24/5/26 | 13:46 WIB
45

“Banyak penyair, penulis, sastrawan yang usianya di atas 60 bahkan 70 tahun masih aktif. Mereka menulis dan mengirimkan karyanya. Misalnya Adri Darmadji Woko, seorang wartawan, usianya 70. Handrawan Nadesul, seorang dokter juga 70 tahun dan ada seorang pengusaha dari Semarang, usianya 65 tahun, Bu Sulis namanya. Juga seorang dokter RS Sarjito usianya juga di atas 60,” ujar Ons, seperti dilansir voaindonesia.com.

Komunitas para lansia untuk merangkai kata ini nampaknya tidak hanya berkembang di lingkungan penulisan sastra Indonesia, namun juga dalam sastra Jawa.

Aming Aminoedhin (67), asal Ngawi, Jawa Timur yang akrab dipanggil Aming adalah seorang penyair yang pernah menjadi wartawan. Ia aktif menulis puisi dan bahkan menjadi pengurus Warumas (Wartawan Usia Emas) dan Paguyuban Pengarang Sastra Jawa Surabaya (PPSJS).

“PPSJS atau Paguyuban Pengarang Sastra Jawa Surabaya ini dengan anggotanya yang sudah tua-tua, secara patungan membuat kumpulan puisi berbahasa Jawa. Setelah (profesi) wartawan selesai, kita harus menulis sastra, agar kita lebih berbudaya,” katanya.

Menurut peneliti dari Rush University Medical Center dan Illinois Institute of Technology, Chicago, aktivitas mental seperti menulis bisa membantu otak agar tetap aktif dan sehat bagi lansia. Menulis juga membuat lansia aktif mengingat banyak hal. Maka beberapa sumber menyebutkan, menulis bisa mengurangi risiko pikun.

Seorang psikolog yang membuka praktek di Solo, dokter Diaz Roberto, SPsi setuju dengan hasil penelitian itu.

“Membaca literasi supaya kita bisa menghasilkan tulisan yang baik, nah kemudian ada prosesnya juga. Jadi ada input, processing dan output. Tiga hal ini tidak bisa dipisahkan, dan di dalam proses melepaskan tiga hal ini, otomatis otak kita akan membentuk hormon-hormon kebahagiaan. Inilah yang membuat memori kita tetap bagus dan luput dari pikun,” jelasnya.

Buku “Kita Lansia”. (Foto : Dok)

Kemudian, Chrysogonus Siddha Malilang (38), sastrawan yang kini tinggal di Swedia mengatakan, lintas budaya di antara komunitas sangat bermanfaat, dalam hal ini antara penulis muda dan lansia. Dia menguatkan pendapat itu ketika melakukan penelitian untuk program pendidikan S3-nya.

“Komunitas yang menurut saya sangat bagus untuk pengembangan penulis baru juga, karena penulis-penulis baru kalau mereka aktif di komunitas itu, penulis-penulis kawakan itu akan bersedia membantu,” tegasnya.

Meski telah lima tahun menetap di Swedia, Siddha ikut menulis dan membaca puisi jika ia pulang ke Indonesia.

Para anggota komunitas Sastra Bulan Purnama berasal dari berbagai provinsi, bahkan menurut Ons Untoro, beberapa peserta dari Makasar khusus datang ke Yogyakarta dengan biaya sendiri untuk mementaskan karyanya.

Ons Untoro yang pada Agustus lalu mendapat penghargaan 40 tahun berkarya dari Badan Bahasa itu menambahkan, karya-karya para penyair lansia itu diterbitkan menjadi buku puisi dan juga kerap dibacakan dalam sebuah pentas yang didukung dengan musik dan tarian.

“Sastra Bulan Purnama menampilkan lagu puisi, yaitu puisi yang dilagukan. Kalau musikalisasi puisi itu bisa membaca puisi diiringi musik,” jelasnya.

Menurut Survei Angkatan Kerja Nasional 2023, sebanyak hampir 54% lansia di Indonesia masih bekerja. Bagi lansia yang sudah tidak ingin bekerja, pilihan menjadi anggota komunitas dengan berbagai kegiatan yang mereka sukai, akan sangat bermanfaat bagi kesehatan jiwa dan raga.

(Tan)

Sumber : voaindonesia.com

Post Views: 723
ShareSendShare
Previous Post

Nagari Lubuk Basung Masuk Radar KPK Sebagai Desa Percontohan Antikorupsi

Next Post

Panggung Perjuangan Pahlawan Sastra Merah Putih, Tampilkan Deklamator Nasional serta Mahasiswa UNJ dan UI

Next Post
Panggung Perjuangan Pahlawan Sastra Merah Putih, Tampilkan Deklamator Nasional serta Mahasiswa UNJ dan UI

Panggung Perjuangan Pahlawan Sastra Merah Putih, Tampilkan Deklamator Nasional serta Mahasiswa UNJ dan UI

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,267)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,459)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,098)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,742)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,719)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,057)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,125)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,569)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,521)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,573)

Berita Lainnya

Sultan Puji Keberanian Prabowo Serukan Perdamaian Dunia di Forum IISS Shangri-La Dialogue

Sultan Puji Keberanian Prabowo Serukan Perdamaian Dunia di Forum IISS Shangri-La Dialogue

Minggu, 02/6/24 | 20:52 WIB
3

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin. (,Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin memuji...

Fauzi Bahar Beri Pembekalan Adat dan Bela Negara di Pesantren Al Falah

Fauzi Bahar Beri Pembekalan Adat dan Bela Negara di Pesantren Al Falah

Senin, 14/2/22 | 09:05 WIB
147

Fauzi Bahar Dt Nan Sati, kunjungi Pondok Pesantren Shine Al Falah Perkampungan Minangkabau, Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Padang. (Foto :...

Bahas Kebijakan Ekonomi Makro 2024: Komite IV DPD RI Gelar Raker dengan BI

Bahas Kebijakan Ekonomi Makro 2024: Komite IV DPD RI Gelar Raker dengan BI

Kamis, 15/6/23 | 11:02 WIB
13

Komite IV DPD RI gelar Rapat Kerja (Raker) dengan Bank Indonesia (BI) membahas kerangka ekonomi dan pokok-pokok kebijakan fiskal 2024...

Sultan Minta BI Batalkan Pengenaan Biaya MDR Transaksi QRIS pada Pelaku UMKM

Sultan Minta BI Batalkan Pengenaan Biaya MDR Transaksi QRIS pada Pelaku UMKM

Rabu, 12/7/23 | 17:43 WIB
8

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin dalam sebuah acara. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Transaksi Quick Response Code Indonesian...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.