• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Wujudkan Indonesia Emas, Ketua DPD RI: Ya Harus Kembali ke Pancasila

Sabtu, 29/10/22 | 11:58 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI sampaikan keynote spech di Seminar Nasional III secara virtual yang dihelat Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada. (Foto : dpd)

YOGYAKARTA, AmanMakmur.com — Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menegaskan jika Pancasila merupakan way of life menuju Indonesia Emas tahun 2045. Hal itu ditegaskan LaNyalla dalam Seminar Nasional III secara virtual yang dihelat Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Gadjah Mada dengan tema “Kolaborasi Nilai-Nilai Pancasila Menuju Indonesia Emas“, Sabtu (29/10/2022).

Dikatakan LaNyalla, secara sederhana dapat dikatakan Indonesia Emas akan tercapai bila nilai-nilai Pancasila di semua lini kehidupan. “Sehingga harus dikolaborasikan, karena memang Pancasila adalah way of life bangsa,” tegas LaNyalla.

Dijelaskan LaNyalla, dalam pidatonya di Universitas Airlangga Surabaya pada tanggal 24 September 1955, Bung Karno mengatakan bahwa Pancasila sama sekali bukan ciptaannya. Pancasila sudah ada sebelum Republik ini ada, jauh di era Kerajaan dan Kesultanan Nusantara.

LihatJuga

Festival Pangek Paku Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Agam

Festival Pangek Paku Meriahkan Peringatan HUT ke-81 RI di Agam

Selasa, 11/8/26 | 21:13 WIB
6
PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Republik Indonesia

PP Muhammadiyah Terima Kunjungan Dubes Palestina untuk Republik Indonesia

Selasa, 11/8/26 | 21:05 WIB
3
Pimpinan DPD RI Sampaikan Undangan Sidang Bersama DPD-DPR RI kepada KH Ma’ruf Amin

Pimpinan DPD RI Sampaikan Undangan Sidang Bersama DPD-DPR RI kepada KH Ma’ruf Amin

Selasa, 11/8/26 | 20:52 WIB
9

“Itu artinya, dalam kajian ontologis, keberadaan Pancasila adalah spirit dan nilai-nilai masyarakat Nusantara, sebelum Indonesia diproklamasikan. Sehingga, spirit dan nilai-nilai dari Pancasila sejatinya adalah watak dasar atau DNA sli bangsa di Nusantara ini,” ujar LaNyalla.

Senator asal Jawa Timur itu menyebut Pancasila merupakan warisan luhur bangsa di Nusantara ini, yang disepakati oleh para pendiri bangsa sebagai way of life bangsa ini, sebagai Staats Fundamental Norm, sekaligus sebagai grondslag dan pedoman dasar dalam berbangsa dan bernegara.

“Sehingga sudah seharusnya kita menjadikan Lima Sila dalam Pancasila sebagai pedoman dalam kita menjalankan negara ini. Itulah mengapa Pancasila harus dijabarkan dalam pasal-pasal dan penjelasan konstitusi kita. Yang artinya diimplementasikan sebagai Norma Hukum Tertinggi,” papar LaNyalla.

Persoalan mendasar bangsa saat ini adalah saat terjadinya amandemen konstitusi pada tahun 1999 hingga 2002 silam. Telah terjadi perubahan yang fundamental, di mana isi dari Pasal-Pasal Undang-Undang Dasar 1945 naskah asli telah diubah hampir 95 persen. Naskah Penjelasan Undang-Undang Dasar 1945 juga dihapus total.

Dalam kajian yang dilakukan Profesor Kaelan, isi dari Pasal-Pasal Undang-Undang Dasar hasil perubahan di tahun 2002 itu sudah tidak koheren lagi dengan Pancasila. Yang terjadi justru sebaliknya, menjabarkan Ideologi lain, yakni Liberalisme dan Individualisme.

“Sehingga ekonomi kita juga semakin hari semakin liberal kapitalistik, karena ciri utama dari Demokrasi Pancasila sudah tidak ada lagi, sudah tidak tercermin di dalam konstitusi,” ulas LaNyalla.

Dikatakan LaNyalla, salah satu ciri utama dari demokrasi Pancasila adalah semua elemen bangsa, yang berbeda-beda, harus terwakili sebagai pemilik kedaulatan yang berada di dalam sebuah Lembaga Tertinggi di negara ini. Sehingga terjadi penjelmaan rakyat, tidak sekedar perwakilan rakyat.

Mereka kemudian menyusun arah perjalanan bangsa dan memilih mandataris alias petugas rakyat yang diberi mandat. Sehingga rakyatlah yang menentukan cara bagaimana mereka harus diperintah oleh pemerintahan yang mereka bentuk.

“Rakyat harus berada dalam posisi sebagai bagian dari pemilik kedaulatan atas wilayah, termasuk sumber daya di daerahnya. Sehingga keterlibatan rakyat itu mutlak dan wajib jika kita membaca konsep ekonomi usaha bersama yang dirumuskan para pendiri bangsa kita,” beber LaNyalla.

Jika kita berbicara tentang Indonesia Emas, di mana pada saat itu terjadi ledakan penduduk usia produktif yang mencapai 70 persen dari populasi penduduk Indonesia, maka Peta Jalan menyiapkan itu menjadi sangat penting.

“Dan, saya menawarkan gagasan untuk kita kembali kepada Pancasila secara murni dan konsekuen, dengan cara kembali kepada Undang-Undang Dasar 1945 naskah asli. Tetapi tentu dengan melakukan penyempurnaan konstitusi tersebut dengan cara yang benar, dengan teknik adendum. Sehingga tidak mengubah total menjadi Konstitusi baru,” demikian LaNyalla.

Hadir pada kesempatan itu Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Prof Yusril Ihza Mahendra, Guru Besar Filsafat Universitas Gadjah Mada, Prof Kaelan, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof Yudian Wahyudi, Co-Founder Centennial Z, Sultan Rivandi, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pasca Sarjana UGM, Arief Kurnia Miharja dan para Mahasiswa serta tamu undangan lainnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 322
ShareSendShare
Previous Post

Warisan Dunia Tambang Ombilin Terancam Dicoret Unesco

Next Post

Tim PKM Fisip Unand Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Siswa SMAN 15 Padang

Next Post
Tim PKM Fisip Unand Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Siswa SMAN 15 Padang

Tim PKM Fisip Unand Sosialisasikan Pencegahan Kekerasan dan Pelecehan Seksual pada Siswa SMAN 15 Padang

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,304)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,495)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,135)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,776)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,752)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,101)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,149)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,605)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,559)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,601)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI: Maulid Nabi Harus Jadi Momentum Perubahan Umat Muslim

Ketua DPD RI: Maulid Nabi Harus Jadi Momentum Perubahan Umat Muslim

Rabu, 20/10/21 | 10:18 WIB
10

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengajak...

Ketua DPD RI LaNyalla: Tim Piala Thomas Bikin Indonesia Bangga!

Ketua DPD RI LaNyalla: Tim Piala Thomas Bikin Indonesia Bangga!

Senin, 18/10/21 | 07:37 WIB
26

Ketua DPD RI bersama Ketua Umum KONI Jatim Erlangga Satriagung saat mengunjungi Veneu Renang di PON XX 2021 Papua, beberapa...

Ketua DPD RI Dorong PGRI Rumuskan Metode Pembelajaran Simpel Saat Pandemi

Ketua DPD RI Dorong PGRI Rumuskan Metode Pembelajaran Simpel Saat Pandemi

Kamis, 09/9/21 | 10:17 WIB
12

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta Persatuan...

BAP DPD RI dan Komnas HAM Bahas Penanganan Tambang Timah Ilegal di Kabupaten Bangka

BAP DPD RI dan Komnas HAM Bahas Penanganan Tambang Timah Ilegal di Kabupaten Bangka

Rabu, 21/4/21 | 10:38 WIB
12

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD RI Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komnas HAM RI bahas penanganan kasus dugaan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.