• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Pelanggaran HAM di Papua, Filep: Saatnya Selesaikan Sekarang, Jangan Cuci Tangan!

Selasa, 15/2/22 | 12:11 WIB
in Berita
0
Senator Papua Barat, Filep Wamafma. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Di tengah hiruk-pikuknya persoalan politik dan pandemi di Indonesia, Pemerintah Indonesia menerima komunikasi dari mekanisme Dewan HAM PBB, Special Procedures Mandate Holders/SPMH. SPMH meminta klarifikasi dan penjelasan mengenai sejumlah kasus dugaan penghilangan paksa, penggunaan kekerasan berlebihan, penyiksaan, dan pemindahan paksa di Provinsi Papua dan Papua Barat.

SPMH telah mencatat berbagai peristiwa tersebut secara lengkap, misalnya peristiwa di Sugapa, di Desa Kokas-Fakfak, di Maki-Ilaga Utara, yang mungkin jauh dari akses publik.

Beberapa Operasi Militer juga diminta untuk dijelaskan, misalnya operasi militer di Kabupaten Puncak pada Mei-Juli 2021, di mana operasi keamanan dan militer dalam rangka menangkap TPNPB di wilayah tersebut dilakukan tanpa atau dengan sedikit upaya mencegah serangan tidak menyasar warga sipil, serta berisiko menimbulkan aksi kekerasan dan penahanan paksa terhadap Orang Asli Papua (OAP).

LihatJuga

Gelar Curah Gagasan Saat Pelantikan, Gusti Candra: Kontribusi IKA Unand Bantu Pemulihan Ekonomi Sumbar Pascabencana

Gelar Curah Gagasan Saat Pelantikan, Gusti Candra: Kontribusi IKA Unand Bantu Pemulihan Ekonomi Sumbar Pascabencana

Rabu, 28/1/26 | 14:42 WIB
15
Evaluasi Haji 2025, Komite III DPD RI Minta Kemenhaj Pastikan Kesiapan Fisik Jamaah di Tahun 2026

Evaluasi Haji 2025, Komite III DPD RI Minta Kemenhaj Pastikan Kesiapan Fisik Jamaah di Tahun 2026

Rabu, 28/1/26 | 07:34 WIB
4
Barang Ketinggalan di KA, Laporkan ke Contact Center KAI 121

Barang Ketinggalan di KA, Laporkan ke Contact Center KAI 121

Rabu, 28/1/26 | 03:20 WIB
7

Ada juga operasi militer di Kabupaten Maybrat pada November 2021, operasi militer di Kabupaten Pegunungan Bintang (Oktober-November 2021), dimana Komnas HAM menginisiasi penyelidikan pembunuhan petugas kesehatan dan dugaan pengeboman desa di Distrik Kiriwok, namun delegasi Komnas HAM tidak diizinkan untuk mengakses wilayah tersebut dengan alasan keamanan, operasi militer di Kabupaten Nduga (Desember 2018, tahun 2020, November 2021), dan operasi militer di Kabupaten Yahukimo (November 2021).

Terkait surat tersebut, Senator Papua Barat, Filep Wamafma angkat bicara. Menurutnya, ada 2  hal pokok yang patut dicermati secara serius.

“Pertama, seharusnya semua kasus pelanggaran HAM di Papua, bukan hanya dalam 5 tahun terakhir saja, melainkan sepanjang integrasi Papua ke Indonesia, harus diselesaikan secara serius. Komunikasi dari Dewan HAM PBB tersebut menunjukkan bahwa Pemerintah belum mampu menyelesaikan akar persoalan di Papua”, kata Filep, melalui keterangan persnya, Selasa (15/2).

“Kita masih ingat hasil riset Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yang menyebutkan ada 4 akar masalah di Papua yaitu masalah sejarah dan status politik integrasi Papua ke Indonesia, masalah operasi militer yang terjadi karena konflik terkait sejarah dan status politik integrasi yang tak terselesaikan dan menciptakan luka kolektif Orang Papua, munculnya stigma termarjinalisasi di mana Orang Papua merasa tersingkir, dan kegagalan pembangunan Papua yang bisa diukur dari pendidikan, kesehatan, dan ekonomi rakyat. Semua hasil penelitian ilmiah itu dikemanakan? Mengapa tidak digunakan?” sambungnya.

Bahkan Filep menegaskan bahwa akar masalah berupa penyelesaian pelanggaran HAM, sudah menjadi rekomendasi dari Pansus DPD RI.

“Saya dan teman-teman Pansus Papua DPD RI, sudah memberi rekomendasi kepada Pemerintah dengan tegas dan jelas. Sudut pandang pemerintah terhadap Papua harus diperbaiki.” Katanya.

Filep menyesalkan bahwa selama ini Pemerintah lebih memilih menggunakan pendekatan infrastruktur dan kesejahteraan. “Bagaimana orang bisa makan-minum-sekolah kalau masih ada gangguan keamanan? Bagaimana orang bisa tidur nyenyak kalau masih lihat senjata? Belum lagi kalau kita bicara tentang trauma psikologis generasi muda. Sebagai Senator, saya tegaskan bahwa apa yang dikomunikasikan oleh Dewan HAM PBB ini merupakan teguran keras terhadap pemerintah, yang akan berpengaruh terhadap kepercayaan internasional”, jelas Filep.

Selanjutnya, poin kedua menurut Filep ialah pemerintah harus fokus pada percepatan penyelesaian pelanggaran HAM di Papua. “Sekali lagi, saya dan kawan-kawan di Pansus Papua DPD RI, sudah sangat banyak berbicara kepada Pemerintah. Jangan sampai semua data dan informasi yang kami sampaikan hanya dijadikan pajangan saja. Kalau tidak memakai data dari Pansus Papua, yang bekerja berdasarkan amanat rakyat dan peraturan perundang-undangan, lalu mau pakai data dari mana?”, tanya Filep lagi.

Filep sangat mengesalkan kelambanan Pemerintah untuk menyelesaikan akar persoalan di Papua. Menurut Filep, Pemerintah terlalu sering ingkar janji terkait penyelesaian persoalan di Papua.

“Akhir 2021 kemarin, Kejaksaan Agung (Kejagung) membentuk Tim Penyidik Dugaan Pelanggaran HAM Berat di Paniai, Provinsi Papua, Tahun 2014. Sudah ada 37 orang yang diperiksa (6 orang sipil, 13 orang dari pihak Kepolisian RI dan 18 orang dari pihak TNI. Namun bagaimana kelanjutan kasus-kasus yang lainnya?”, kata Filep.

Menurut Filep, desakan Dewan HAM PBB tersebut menuntut keseriusan dan suatu upaya maksimal dalam percepatan penyelesaian akar persoalan yaitu pelanggaran HAM di Papua.

“Sekaranglah saatnya diselesaikan, dan jangan ada cuci tangan atau lip service lagi!”, tegas Filep.

(Rel/dpd)

Post Views: 409
ShareSendShare
Previous Post

KPU RI Luncurkan 2 Tahun Jelang Pemilu Serentak 2024

Next Post

Kritik Permenaker 2/2022, Jialyka Maharani: JHT Harus Ditinjau Ulang, Jangan Mempersulit Pekerja

Next Post
Kritik Permenaker 2/2022, Jialyka Maharani: JHT Harus Ditinjau Ulang, Jangan Mempersulit Pekerja

Kritik Permenaker 2/2022, Jialyka Maharani: JHT Harus Ditinjau Ulang, Jangan Mempersulit Pekerja

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,070)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,272)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,900)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,570)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,540)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,847)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (6,964)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,390)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,307)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,429)

Berita Lainnya

Kejar Pajak Netflix, Spotify Hingga Zoom, Ini Saran Ketua DPD RI

Kejar Pajak Netflix, Spotify Hingga Zoom, Ini Saran Ketua DPD RI

Jumat, 21/5/21 | 10:36 WIB
24

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Di Indonesia, penggunaan produk digital seperti Netflix, Spotify hingga Zoom, sangat tinggi. Jumlah pengguna produk digital asing tersebut...

Gubernur Mahyeldi Ansharullah Lakukan Safari Ramadan Pertama di Masjid Al-Hijrah Nanggalo Padang

Gubernur Mahyeldi Ansharullah Lakukan Safari Ramadan Pertama di Masjid Al-Hijrah Nanggalo Padang

Jumat, 16/4/21 | 12:53 WIB
37

PADANG, AmanMakmur.com ----Hari Ketiga di bulan Ramadan Tahun 1442 H/2021 M, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah bersama Tim Safari Ramadan (TSR)...

Ketua DPD RI Harap Pemerintah Jaga Pertumbuhan Pedagang Eceran

Ketua DPD RI Harap Pemerintah Jaga Pertumbuhan Pedagang Eceran

Sabtu, 11/12/21 | 12:22 WIB
9

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,...

Komunitas WAG TOP100 Bakal Hebohkan Pasar Seni Padang Panjang

Komunitas WAG TOP100 Bakal Hebohkan Pasar Seni Padang Panjang

Senin, 12/6/23 | 20:51 WIB
1

WAG TOP100. (Foto : adr) PADANG, AmanMakmur--- Komunitas orang hebat yang tergabung di whatsapp group (WAG) Tukang Ota Paten (TOP)...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.