• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Komite IV DPD RI Minta BI Genjot Pemulihan Ekonomi Lewat Kebijakan Moneter

Senin, 21/6/21 | 15:38 WIB
in Berita
0
Komite IV DPD RI rapat krrja dengan Gubernur BI, dan Kepala BPS, yang dilaksanakan secara virtual. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Genjot Pemulihan Ekonomi Nasional Bank Indonesia (BI) diminta fokus kebijakan moneter yang mendukung mobilitas, konektivitas dan produktivitas ekonomi. Hal ini tertuang pada Rapat Kerja Gabungan Komite IV DPD RI bersama Tim Anggaran Komite I, II, dan III DPD RI dengan Gubernur BI dan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) membahas Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2022.

Rapat Kerja Gabungan ini dilaksanakan Komite IV DPD RI dengan metode kombinasi fisik dan virtual, di Gedung DPD RI Komplek Parlemen MPR/DPR/DPD RI Senayan Jakarta, Senin (21/6).

Komite IV DPD RI melihat Arah Kebijakan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2022 difokuskan pada pemulihan ekonomi dan melaksanakan reformasi struktural untuk pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Reformasi struktural diarahkan pada penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan transformasi ekonomi. Transformasi ekonomi dilakukan melalui pembangunan infrastruktur untuk mendukung mobilitas, konektivitas dan produktivitas ekonomi.

LihatJuga

BNPB Bangun Jembatan Bailey di Taluak Tanah Datar, Akses Warga Kembali Pulih

BNPB Bangun Jembatan Bailey di Taluak Tanah Datar, Akses Warga Kembali Pulih

Sabtu, 19/9/26 | 08:54 WIB
6
Dari Konker PDPI ke-XVIII 2026, Mahyeldi: Percepat Eliminasi TB, Sumbar Bentuk Nagari/Desa/Kelurahan Siaga TB

Dari Konker PDPI ke-XVIII 2026, Mahyeldi: Percepat Eliminasi TB, Sumbar Bentuk Nagari/Desa/Kelurahan Siaga TB

Sabtu, 19/9/26 | 08:10 WIB
15
DPD RI Perkuat RUU Daerah Kepulauan untuk Hentikan Ketidakadilan bagi Masyarakat Pulau

DPD RI Perkuat RUU Daerah Kepulauan untuk Hentikan Ketidakadilan bagi Masyarakat Pulau

Sabtu, 19/9/26 | 07:31 WIB
3

“BI diharapkan agar tetap berkomitmen untuk mengerahkan seluruh instrument bauran kebijakan moneter, makroprudensial untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Untuk itu, penting bagi BI untuk selalu berkoordinasi dengan seluruh pemangku kebijakan, di antaranya dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK),” ungkap Wakil Ketua Komite IV DPD RI Casytha A Kathmandu.

Seperti diketahui, Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah menyepakati asumsi dasar ekonomi makro dan target pembangunan tahun 2022 dengan beberapa indikator yang disepakati antara lain pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2022 berada di angka 5,2 – 5,8 persen. Kemudian inflasi berada di angka 2 – 4 persen. Tingkat suku bunga SBN 10 tahun di rentang 6,32 – 7,27 persen. Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di rentang Rp13.900 – Rp14.800 per USD. Kemudian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di angka 5,5 – 6,3 persen. Sedangkan tingkat kemiskinan di angka 8,5 – 9,0 persen.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite IV DPD RI Elviana melanjutkan, penguatan koordinasi fiskal dan moneter juga perlu terus ditingkatkan, diantaranya dengan terus bersinergi dengan perbankan dan institusi lainnya serta pendalaman pasar keuangan agar mempercepat dan memperkuat stabilitas sistem keuangan, transmisi kebijakan di sektor keuangan dan sektor riil serta pembiayaan pembangunan termasuk infrastuktur.

“Masalah KUR meningkat tajam, dana banyak di bank tapi permintaan kredit turun. Kebijakan moneter dari BI diperlukan dengan target-target dan asumsi tahun 2022. Kita mendukung Satu Data oleh BPS ini terkait data UMKM. Diperlukan kerja keras dari BI dan BPS untuk mencapai target-target tersebut,” lanjut Senator asal Jambi itu.

Sedangkan Wakil Ketua Komite IV Novita Anakotta menyatakan bahwa pertumbuhan ekonomi di daerah bervariasi menurut sensus BPS. Oleh karena itu, perlu kebijakan moneter dari BI untuk menekan inflasi dan stabilitas harga.

“Menurut data BPS pertumbuhan ekonomi di daerah bervariasi, selain itu bagaimana peran BI dalam peningkatan inflasi yang tinggi perlu Langkah kebijakan moneter dan stabilitas harga untuk mencapai target yang ditetapkan,” jelas Novita.

Pada triwulan I 2021, perbaikan ekonomi kembali terlihat dengan kontraksi yang lebih rendah dari triwulan IV 2020 dan akan berlanjut pada triwulan berikutnya sehingga mencapai 4,1-5,1 persen untuk keseluruhan tahun 2021. Pertumbuhan ekonomi akan terus meningkat mencapai 5,0-5,5 persen pada 2022 didukung oleh kenaikan ekspor karena perbaikan ekonomi global, kenaikan konsumsi dan investasi sejalan dengan kemajuan vaksinasi dan implementasi UU Cipta Kerja.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo seluruh instrumen bauran kebijakan Bank Indonesia – moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran – diarahkan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional, berkoordinasi erat dengan Pemerintah dan KSSK.

“Kebijakan moneter harus melihat pengaruh peran ekonomi global dan domestik, relaksasi kebijakan 2 makroprudensial, digitalisasi sistem 3 pembayaran, dan mengembangkan UMKM, ekonomi dan keuangan syariah, pendalaman pasar keuangan, dengan berkoordinasi bersama pemerintah dan institusi lain,” ujar Perry.

Sependapat dengan itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto berharap dukungan sinergi dalam penyelanggaraan Satu Data Indonesia (SDI). Peran BPS sebagai Pembina Data melakukan pembinaan penyelenggaraan Satu Data Indonesia sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan.

“Perpres 39 Tahun 2019 Tentang SDI secara tegas membagi peran tentang produsen data, walidata, dewan pengarah. Semua aktor memiliki tugas dan peran yang sama pentingnya. Termasuk juga di dalamnya pengaturan peran bagi Diskominfo dan Bappeda Provinsi,” kata Suhariyanto.

(Rel/dpd)

Post Views: 302
ShareSendShare
Previous Post

PPUU Sebut Sistem Pelayanan Publik Butuh Transformasi Digital

Next Post

Di Podcast Refly Harun, LaNyalla Bicara Kaitan Presidential Threshold dengan Isu Oligarki

Next Post
Di Podcast Refly Harun, LaNyalla Bicara Kaitan Presidential Threshold dengan Isu Oligarki

Di Podcast Refly Harun, LaNyalla Bicara Kaitan Presidential Threshold dengan Isu Oligarki

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,372)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,569)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,203)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,852)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,821)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,185)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,220)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,676)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,643)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,663)

Berita Lainnya

Fauzi Bahar Beri Pembekalan Adat dan Bela Negara di Pesantren Al Falah

Fauzi Bahar Beri Pembekalan Adat dan Bela Negara di Pesantren Al Falah

Senin, 14/2/22 | 09:05 WIB
148

Fauzi Bahar Dt Nan Sati, kunjungi Pondok Pesantren Shine Al Falah Perkampungan Minangkabau, Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah, Padang. (Foto :...

Prihatin dengan Kehidupan Janda Empat Anak, Program JBB Bantu Modal Usaha

Prihatin dengan Kehidupan Janda Empat Anak, Program JBB Bantu Modal Usaha

Jumat, 20/8/21 | 15:23 WIB
33

Noli Yanti (40), janda dengan tanggung jawab 4 anak yang masih kecil-kecil dibantu modal usaha oleh Program Jumat Berkah Berbagi...

Tokoh Pemuda Tani Nurkhalis: Anies Baswedan Presiden Tepat untuk Indonesia ke Depan

Tokoh Pemuda Tani Nurkhalis: Anies Baswedan Presiden Tepat untuk Indonesia ke Depan

Kamis, 01/12/22 | 16:39 WIB
8

Nurkhalis, Tokoh Petani Sumbar. (Foto : adr) PADANG, AmanMakmur.com --- Indonesia merupakan negara yang kaya dengan dengan keberagaman, dan hal...

Atlet Angkat Berat Sumbar Risa Gagal Sabet Medali

Atlet Angkat Berat Sumbar Risa Gagal Sabet Medali

Senin, 11/10/21 | 09:01 WIB
23

Atlet Angkat Berat Sumbar Risa Oktaviani. (Foto : MO) PAPUA, AmanMakmur.com ---Cabang olahraga Angkat Berat nyaris saja menyumbang medali pada...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.