• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

PTM Juli, Pimpinan DPD RI: Dua Jam Lebih dari Cukup dalam Menyebarkan Covid-19

Selasa, 08/6/21 | 23:24 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI, Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com-–Mengenai rencana pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM), Pimpinan DPD RI, Sultan B Najamudin meminta realisasinya mesti disesuaikan terhadap statistik pertumbuhan Covid-19 di masing-masing daerah.

Sultan menyambut baik wacana PTM yang akan dilaksanakan. Tapi ada beberapa hal yang mesti menjadi kajian oleh pemerintah.

Pertama, aplikasi kebijakan harus disesuaikan dengan status zonasi masing-masing wilayah. Bagi daerah yang masih memiliki angka pertumbuhan dan sebaran tinggi virus Corona tidak mesti dipaksakan untuk belajar tatap muka.

LihatJuga

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Kamis, 16/4/26 | 21:39 WIB
10
Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Kamis, 16/4/26 | 11:55 WIB
8
KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

Kamis, 16/4/26 | 10:31 WIB
6

Apalagi saat ini, lanjut Sultan, melihat proses vaksinasi kepada masyarakat baru sebagian kecil dilaksanakan dan memiliki tingkat efektivitas serta efikasi yang rendah.

“Tingkat progres vaksinasi untuk vaksinasi guru dan tenaga kependidikan (GTK) pun patut dipertimbangkan. Dan saya belum yakin bahwa vaksinasi untuk guru dan tenaga kependidikan akan mencapai target 100 persen dalam waktu dekat”, tegasnya.

Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 melaporkan jumlah warga Indonesia yang telah menerima dosis vaksin secara lengkap bertambah 70.654 jiwa hingga Jumat (4/6), pukul 12.00 WIB.

Dengan penambahan itu maka total jiwa yang menerima dua dosis vaksin Covid-19 menjadi sebanyak 11.055.554 jiwa, demikian data Satgas Covid-19 yang diterima di Jakarta, Jumat.

Efektivitas atau efikasi vaksin Covid-19 buatan Sinovac ini pun lebih rendah dibandingkan dengan hasil uji coba vaksin yang sama di Brazil dan Turki. Hasilnya, efikasi di Indonesia jauh di bawah tingkat efikasi vaksin yang sama yang diuji cobakan di negara lain seperti Brazil yang sebesar 78 persen atau di Turki yang mencapai 91,25 persen. Dan ini dapat dilihat dari tingkat efektivitas vaksin Covid-19 buatan Sinovac China di Indonesia hanya 65,3 persen.

Jadi menurut senator muda tersebut, pemerintah harus tetap mengedepankan aspek keselamatan masyarakat dengan memperketat interaksi manusia guna menekan angka sebaran Covid-19.

Sultan juga menambahkan bahwa tingkat mordibitas memang terbaca rendah pada anak-anak di Indonesia, tapi itupun sangat mungkin disebabkan oleh proses tracing yang rendah. Dengan angka tingkat kesakitan anak-anak tersebut ternyata memiliki tingkat mortalitas (kematian) di Indonesia yang cukup mengkhawatirkan.

Maka rekomendasi dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) pada (27/4/2021) yang belum merekomendasika aktivitas pelaksanaan PTM harus menjadi rujukan utama.

Dan Sultan menyayangkan bahwa seharusnya sebelum dihadirkan kebijakan tersebut, Kementerian harus meminta pendapat kepada banyak pihak yang berkompeten, yang berpijak pada paradigma dari dunia medis.

“Kalaupun tetap dirasakan perlu melaksanakan tatap muka, selain menyiapkan protokol kesehatan dan dukungan alat tes pemeriksaan kesehatan, Sekolah Juga dituntut untuk dapat berinovasi baru dalam proses belajar mengajar seperti melaksanakan tatap muka diruang terbuka”, tegasnya.

Terakhir Sultan juga menyoroti tentang mutasi virus Corona yang telah menyebar ke banyak negara, termasuk Indonesia.

“Varian Corona ‘Delta’ atau strain B.1617.2 disebut lebih menular daripada varian ‘Alpha’ dan sudah menyebar di lebih dari 60 negara. WHO pun memperingatkan negara-negara di dunia tak gegabah dalam melonggarkan protokol kesehatan dan aktivitas sosial karena bisa menimbulkan bencana bagi yang belum divaksinasi. Maka atas kondisi ini kita sekali lagi harus mengkaji seluruh dampak dan resiko apabila proses tatap muka tetap dijalankan. Sebab dua jam sangat rentan dalam proses penularan virus Corona”, tutupnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 279
ShareSendShare
Previous Post

Buat Terobosan, KPN Kopertis Wilayah X Buka Usaha Kredit Sepeda Motor Syariah

Next Post

Dukung Fungsi DPD RI Serap Aspirasi, Pemprov Bali Hibahkan Aset untuk Kantor Daerah

Next Post
Dukung Fungsi DPD RI Serap Aspirasi, Pemprov Bali Hibahkan Aset untuk Kantor Daerah

Dukung Fungsi DPD RI Serap Aspirasi, Pemprov Bali Hibahkan Aset untuk Kantor Daerah

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,146)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,347)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,973)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,631)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,608)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,920)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,028)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,453)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,386)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,479)

Berita Lainnya

DPD RI Minta Pemerintah Gerakkan Puskesmas Lakukan Tracing

DPD RI Minta Pemerintah Gerakkan Puskesmas Lakukan Tracing

Kamis, 20/5/21 | 04:29 WIB
6

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wakil Ketua DPD RI Nono Sampono meminta pemerintah untuk menggerakkan Puskesmas guna mengantisipasi lonjakan peningkatan kenaikan kasus Covid-19...

Anggota DPR RI Nevi Zuairina Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Mafia Migor

Anggota DPR RI Nevi Zuairina Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Mafia Migor

Jumat, 22/4/22 | 03:06 WIB
31

Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi...

Senator Fachrul Razi Tantang Partai di Parlemen Berani Lawan Calon Presiden Independen

Senator Fachrul Razi Tantang Partai di Parlemen Berani Lawan Calon Presiden Independen

Rabu, 10/11/21 | 15:38 WIB
53

Fachrul Razi, Ketua Komite I DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Ketua Komite I DPD RI Fachrul Razi menantang...

Fernando Sinaga: Asosiasi Pemdes Harus Dukung Perubahan Kedua UU Desa

Fernando Sinaga: Asosiasi Pemdes Harus Dukung Perubahan Kedua UU Desa

Senin, 14/6/21 | 09:32 WIB
14

Fernando Sinaga, Wakil Ketua Komite I DPD RI. (Foto : dpd) SUMATERA UTARA, AmanMakmur.com ---Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.