
PADANG, AmanMakmur — Sebagai salah satu peserta Pemilu 2024 yang akan datang, Partai Ummat Sumbar terus melakukan konsolidasi dalam menghadapi proses-proses pemilu yang sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).
“Saat ini kita sedang bersiap menghadapi Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Ummat yang akan dilaksanakan pada tanggal 13-15 Februari 2023 ini di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta. Dan ini merupakan Rakernas pertama,” ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Ummat Sumbar H Taslim Chaniago, Kamis (9/2/2023).
Disampaikan Taslim, Rakernas merupakan ajang konsolidasi partai di tingkat nasional, dan pengurus DPW hingga DPD-DPD se-Sumbar akan turut hadir nantinya. “Partai Ummat Sumbar akan membawa beberapa aspirasi ke Rakernas, di antaranya Anies Baswedan untuk diusung sebagai calon presiden (Capres),” tukas Taslim
Di samping persiapan Rakernas, katanya, saat ini Partai Ummat Sumbar sedang melakukan proses penjaringan bakal calon anggota legislatif (bacaleg), mulai untuk DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI.
“Setelah daerah pemilihan (Dapil) disahkan oleh KPU, maka Partai Ummat Sumbar sudah mulai menjaring para bacaleg sampai akhir Februari 2023 ini. Dan mudah-mudahan sudah tersusun,” ungkap Anggota DPR RI periode 2009-2014 ini.
Begitu juga, lanjut Taslim, DPD-DPD Partai Ummat se-Sumbar telah mulai melakukan penjaringan bacaleg, disesuaikan dengan dapil yang ada di masing-masing daerah.
“Target kita minimal 1 anggota dewan per dapil, mulai dari DPRD Kabupaten/Kota, DPRD Provinsi dan DPR RI,” tukas Taslim optimis, mengingat antusiasnya masyarakat Sumbar menerima kehadiran Partai Ummat.

Menurut Taslim, saat penjaringan bacaleg akan ditanyakan; pertama, sejauhmana bacaleg mengetahui visi dan misi Partai Ummat, yang tegakkan keadilan lawan kezaliman.
Kedua, sejauhmana bacaleg mengetahui secara dalam situasi yang ada di tengah-tengah masyarakat. Dan kemudian, ketiga, sejauhmana bacaleg mengetahui dan memahami tentang aturan-aturan dan perundang-undangan yang ada, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
“Hal ini penting agar para bacaleg memahami apa yang menjadi perjuangan Partai Ummat, serta tahu dengan tugasnya kalau duduk nantinya,” ucap mantan Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumbar ini.
Begitu juga dengan persoalan kuota 30 persen bacaleg perempuan, disebutkan Taslim bahwa bagi partai dengan nomor 24 itu tidak ada masalah, karena banyak tokoh-tokoh perempuan di Sumbar maupun di daerah, untuk bergabung dengan Partai Ummat, dengan menjadi bacaleg.
Kemudian soal strategi pemenangan Pemilu 2024, Partai Ummat Sumbar terus mengonsolidasikan jaringan partai sampai ke tingkat nagari/desa, bahkan jorong.”Saat pendaftaran partai tempo hari hanya sampai DPC, atau kecamatan. Maka saat ini terus bergerak ke nagari/desa, dan jorong-jorong,” pungkas Taslim.
(Ika)











