• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Terancam Defisit, Ketua DPD RI Minta Pemerintah Siapkan Skema Baru Datangkan Vaksin Covid-19

Jumat, 09/4/21 | 12:03 WIB
in Berita
0

BENGKULU, AmanMakmur.com —-Indonesia terancam kehilangan 10 juta dosis vaksin AstraZeneca. Pasalnya, Indonesia yang awalnya akan mendapat 30 juta dosis untuk Maret-April, ternyata hanya mendapatkan 20 juta dosis saja akibat pemblokiran atau embargo.

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan perhatian serius terhadap masalah ini. Apalagi pemerintah sedang serius untuk memutus penyebaran Covid-19.

“Menanggapi defisit vaksin yang dialami Indonesia karena pemberlakuan embargo hingga kita kehilangan 10 juta dosis vaksin, bukan hal yang mudah untuk diselesaikan. Untuk itu, pemerintah pun harus memberikan perhatian serius,” katanya, sesaat setelah mendarat di Bengkulu, Jumat (9/4).

LihatJuga

Djohermansyah Djohan: Politik Mahal dan Lemahnya Pengawasan Jadi Persoalan Serius Tata Kelola Daerah

Djohermansyah Djohan: Politik Mahal dan Lemahnya Pengawasan Jadi Persoalan Serius Tata Kelola Daerah

Senin, 19/10/26 | 15:56 WIB
2
Amien Rais Ingatkan Prabowo, Kalau Gibran Tidak Mau Mundur Khawatir Picu Kemarahan Masyarakat Sipil

Amien Rais Ingatkan Prabowo, Kalau Gibran Tidak Mau Mundur Khawatir Picu Kemarahan Masyarakat Sipil

Minggu, 18/10/26 | 20:33 WIB
5
BNPB Bangun Kolaborasi dengan BMKG, Cari Terobosan yang Efektif dalam Penanggulangan Bencana

BNPB Bangun Kolaborasi dengan BMKG, Cari Terobosan yang Efektif dalam Penanggulangan Bencana

Minggu, 18/10/26 | 20:11 WIB
8

Senator asal Jawa Timur ini mengatakan, defisit vaksin memang sudah diperkirakan sejak dari awal.

“Semestinya, Kementerian Kesehatan sudah memiliki roadmap yang jelas. Sehingga skema pemberian vaksin sesuai dengan jadwal. Atau, Kemenkes membuat skema opsi lain jika vaksin tidak dapat didatangkan,” katanya.

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu meminta pemerintah memberikan skema lain yang lebih konkret jika ketidakpastian kedatangan vaksin sangat tinggi.

“Selain itu pemerintah perlu keterbukaan kepada publik agar dipahami keadaan yang sebenarnya, sehingga memunculkan kesadaran untuk mengubah prilaku masyarakat,” kata LaNyalla.

Ditambahkannya, Indonesia harus terus melobi negara-negara produsen vaksin untuk mencukupi kebutuhan vaksinasi.

“Kita jangan menyerah, terus upayakan dengan mengoptimalkan sumber daya yang kita miliki agar menjadi opsi lain dalam penyediaan vaksin, jika pun tidak berhasil kita telah belajar mengenai science vaksin yang sangat mahal,” katanya.

Masalah ini muncul setelah ketahui jika AstraZeneca belum mendapat izin emergency authorization dari Food and Drug Administration (FDA) atau Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat.

(Rel/dpd)

Views: 440
ShareSendShare
Previous Post

Senator Oni Suwarman Dorong Pelabuhan Bojong Salawe Segera Beroperasi

Next Post

DPD RI Gelar Sidang Paripurna Bahas Otsus Papua Hingga PON XX dan Peparnas XVI

Next Post
DPD RI Gelar Sidang Paripurna Bahas Otsus Papua Hingga PON XX dan Peparnas XVI

DPD RI Gelar Sidang Paripurna Bahas Otsus Papua Hingga PON XX dan Peparnas XVI

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,424)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,617)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,250)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,906)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,863)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,238)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,266)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,722)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,697)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,704)

Berita Lainnya

Prabowo Sebut Pilkada Mahal, Sultan: Sistem Politik Perlu Disempurnakan

Prabowo Sebut Pilkada Mahal, Sultan: Sistem Politik Perlu Disempurnakan

Jumat, 13/12/24 | 12:00 WIB
9

Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin bersama Presiden Prabowo Subianto. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD)...

Berkat Penelitian Ridho, Sampah di TPAS Padang Panjang Tak Lagi Bau

Berkat Penelitian Ridho, Sampah di TPAS Padang Panjang Tak Lagi Bau

Rabu, 04/1/23 | 21:19 WIB
23

Suasana TPAS Sungai Andok Padang Panjang. (Foto : Adr) PADANG PANJANG, AmanMakmur --- Aroma busuk dari dampak penumpukan sampah di...

Nevi Zuairina Kritisi BUMN yang Tidak Layak Terima PMN

Nevi Zuairina Kritisi BUMN yang Tidak Layak Terima PMN

Selasa, 13/9/22 | 00:13 WIB
22

Hj Nevi Zuairina, Anggota Komisi VI DPR Fraksi PKS. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Anggota Komisi VI DPR Fraksi...

Kendalikan Inflasi, Sultan Minta Pemda Tingkatkan Kolaborasi Bersama BI

Kendalikan Inflasi, Sultan Minta Pemda Tingkatkan Kolaborasi Bersama BI

Kamis, 21/4/22 | 12:37 WIB
12

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.