• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Berkat Penelitian Ridho, Sampah di TPAS Padang Panjang Tak Lagi Bau

Rabu, 04/1/23 | 21:19 WIB
in Berita
0
Suasana TPAS Sungai Andok Padang Panjang. (Foto : Adr)

PADANG PANJANG, AmanMakmur — Aroma busuk dari dampak penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Sungai Andok, kini sudah tak lagi berbau. Bau tak sedap yang kerap kali menusuk hidung warga yang melintas, baik di kawasan tersebut maupun sekitarnya, sekarang sudah tak lagi tercium.

Hal ini berkat penelitian yang dilakukan Ridho Fermana Kusuma, warga Kelurahan Tanah Hitam, Kecamatan Padang Panjang Barat. Ia telah melakukan riset dan penelitian bersama Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Padang Panjang selama kurun waktu tiga tahun dan diujicobakan pada November tahun lalu.

Disampaikan Ridho, teknik pengurangan bau sampah yang didapatkannya setelah melakukan penelitian selama tiga tahun.

LihatJuga

Sudah 8 Bulan Belum Juga Ada Kabar, Sivitas Akademika Unand: “Ryan Pulanglah”

Sudah 8 Bulan Belum Juga Ada Kabar, Sivitas Akademika Unand: “Ryan Pulanglah”

Senin, 13/7/26 | 16:52 WIB
11
Secara Aklamasi, Alexandra Ilyas Diamanahkan Jadi Ketua Umum SPSC Periode 2026-2030

Secara Aklamasi, Alexandra Ilyas Diamanahkan Jadi Ketua Umum SPSC Periode 2026-2030

Senin, 13/7/26 | 14:35 WIB
7
Muhammadiyah Siapkan Gedung Auditorium Senilai Rp235 Miliar Sebagai Lokasi Muktamar ke-49 di Deli Serdang Sumut

Muhammadiyah Siapkan Gedung Auditorium Senilai Rp235 Miliar Sebagai Lokasi Muktamar ke-49 di Deli Serdang Sumut

Minggu, 12/7/26 | 15:08 WIB
10

Ia menamakan teknik penggunungan. Dulu, sampah yang dibawa dump truck atau truk sampah ke TPAS, langsung ditumpuk-tumpuk. Sekarang teknik itu diubah dengan cara digunung-gunungkan.

“Dulu sampah yang ditumpuk itu akan padat dan menghasilkan gas NH3, H2S (Hidrogen Sulfida), serta gas Metana yang menimbulkan bau tidak sedap. Setelah dengan teknik penggunungan ini, sampah yang telah digunungkan tersebut akan lebih banyak dapat menyerap oksigen sehingga menghasilkan gas CO2 dan H2O. Hal inilah yang dapat mengurangi bau yang tidak sedap dari TPAS,” ujar Ridho, Rabu (4/1/2022).

Ridho mengungkapkan, dari teknik penggunungan sampah ini, banyak sekali dampak positif dan manfaat yang didapat. Baik dari segi waktu, lingkungan maupun efisiensi dalam bekerja. Salah satunya, alat berat yang bekerja dapat lebih mudah dalam memindahkan sampah. Populasi lalat dapat dikendalikan dengan sudah adanya hewan seperti burung yang berterbangan untuk bermain dan mencari makan di TPSA.

“Banyak sekali manfaat yang kita dapat dengan teknik penggunungan ini. Salah satunya, dari segi lingkungan jadi lebih terjaga. Dulu burung saja tidak mau terbang di atas tumpukan sampah ini. Sekarang sudah bermain dan mencari makan ke sini. Seperti burung balam, walet, sriti, pipit dan lainnya. Hal ini juga dapat menekan perkembangbiakan lalat di TPSA, dan dapat mempercepat sampah organik untuk menjadi kompos,” ungkapnya.

Sebelum adanya metode penggunungan sampah ini, bau tidak sedap yang dihasilkan sampah yang menumpuk di TPAS bisa tercium hingga radius 2 km dari lokasi. Apalagi ditambah dengan cuaca Padang Panjang yang sering hujan dan cenderung lembab pada sore hari menjelang masuknya waktu Magrib. Ini juga menambah bau busuk yang dihasilkan dari TPSA.

“Dulu baunya sampah di TPSA ini sudah sampai ke Kelurahan Silaing Bawah, Kampung Manggis dan Silaing Atas dengan radius 2 km dari lokasi. Alhamdulillah setelah kita terapkan teknik penggunungan ini, selama kurang lebih dua bulan tidak ada lagi bau busuk yang keluar,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim LH, Alvi Sena menyambut baik dan mengapresiasi atas penelitian yang telah dilakukan sehingga dapat mengurangi bau sampah yang muncul dari TPAS.

“Ini sangat baik sekali, khususnya untuk lingkungan di sekitar TPAS. Kalau dulu kita keluar dari sini bau itu bisa menempel ke baju dan harus diganti sampai di rumah. Sekarang untuk menghirup udara saja sudah lepas, sudah tidak terlalu bau lagi sampahnya. Kalaupun ada bau, itu palingan sampah yang baru datang,” sebutnya.

Ke depan Alvi Sena berharap TPAS ini dapat menjadi salah satu eduwisata di Kota Padang Panjang. Pihaknya juga berencana untuk menjadikan TPAS sebagai salah satu pusat pengolahan pupuk kompos terbesar khususnya di Sumatera Barat bahkan tidak tertutup kemungkinan di Indonesia.

“Di sini kita juga memiliki tempat pengolahan pupuk kompos yang berpusat di TPAS. Ini bisa menjadi salah satu eduwisata di Kota Padang Panjang dengan tempat pengolahan kompos terbesar. Sehingga nanti orang-orang bisa belajar cara membuat kompos di sini. Bisa juga jadi tempat untuk pembuatan eco enzym bahkan pelatihan untuk mengembangbiakan maggot. Kita juga sedang berusaha untuk plastik yang tidak bisa diolah, bisa menjadi nilai jual. Kami juga tengah meneliti apa saja yang bisa dihasilkan dari sampah ini,” tutupnya.

(Rel/Adr)

Post Views: 308
ShareSendShare
Previous Post

Sejak di DPRD Sumbar, Muzli M Nur Sudah Salurkan Alsintan Senilai Rp45 Miliar ke Pasaman

Next Post

KAI dan Pemda Harus Cari Solusi Agar Pintu Perlintasan Kereta Tak Renggut Korban Jiwa

Next Post
KAI dan Pemda Harus Cari Solusi Agar Pintu Perlintasan Kereta Tak Renggut Korban Jiwa

KAI dan Pemda Harus Cari Solusi Agar Pintu Perlintasan Kereta Tak Renggut Korban Jiwa

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,266)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,456)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,094)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,741)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,715)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,053)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,124)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,566)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,519)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,571)

Berita Lainnya

5 Qori Terbaik Tanah Datar Wakili Sumbar di Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis Tingkat Nasional

5 Qori Terbaik Tanah Datar Wakili Sumbar di Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis Tingkat Nasional

Jumat, 03/11/23 | 21:38 WIB
94

5 Qori Tanah Datar berpamitan mengikuti STQH. (Foto : Feri Maulana) TANAH DATAR, Aman Makmur ---5 Qori terbaik Tanah Datar...

TSR I Pemkab Sijunjung Bantu Masjid Baitussalam Muaro Takung Rp10 Juta

TSR I Pemkab Sijunjung Bantu Masjid Baitussalam Muaro Takung Rp10 Juta

Jumat, 31/3/23 | 07:44 WIB
35

TSR) I Pemkab Sijunjung yang dipimpin Bupati Benny Dwifa Yuswir bantu Masjid Baitussalam, Jorong Koto Ranah Nagari Muaro Takung Kecamatan...

Dinobatkan Srikandi Tangguh 2022, Fahira Idris: Perempuan Itu Penggerak dan Pembawa Perubahan

Dinobatkan Srikandi Tangguh 2022, Fahira Idris: Perempuan Itu Penggerak dan Pembawa Perubahan

Minggu, 01/5/22 | 08:25 WIB
20

Fahira Idris, Anggota DPD RI yang juga Senator DKI Jakarta. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Anggota DPD RI yang juga...

IKASMA 2 Padang Gelar Mubes Februari 2022

IKASMA 2 Padang Gelar Mubes Februari 2022

Rabu, 08/12/21 | 22:36 WIB
65

Suasana rapat persiapan pelaksanaan Mubes IKASMA 2 Padang. (Foto : Ad) PADANG, AmanMakmur.com --- Suksesi Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.