• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Pengawasan ke Aceh, Senator Mirah Tekankan Hilirisasi Migas dan Ketahanan Energi Harus Jadi Prioritas

Rabu, 19/2/25 | 21:35 WIB
in Berita
0
Senator Mirah Midadan Fahmid. (Foto : dpd)

ACEH, AmanMakmur —-Senator Mirah Midadan Fahmid menegaskan pentingnya hilirisasi minyak dan gas (migas) sebagai pilar utama dalam mewujudkan ketahanan energi nasional, terutama di wilayah Aceh yang memiliki potensi migas menjanjikan.

Hal tersebut disampaikan saat Senator Mirah bersama Komite II DPD RI melakukan pengawasan Undang-Undang Migas di Bumi Rencong beberapa waktu lalu.

Menurutnya, sumber daya alam yang melimpah di Aceh harus dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat, bukan sekadar diekspor sebagai bahan mentah.

LihatJuga

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
10
Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
6
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
6

“Potensi Hilirisasi migas bukan hanya tentang menambah nilai tambah, tetapi juga bagian dari strategi besar dalam transisi energi nasional. Aceh memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan lebih efektif dan efisien agar memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujar Senator Mirah, melalui keterangan persnya, Rabu (19/2/2025).

Aceh dikenal sebagai salah satu wilayah dengan cadangan gas bumi yang signifikan. Potensi ini menjadi berkah bagi daerah, sekaligus peluang besar dalam mendukung ketahanan energi nasional.

Saat ini, hilirisasi migas telah menjadi agenda strategis yang dicanangkan di Aceh, terutama dalam pembangunan infrastruktur jaringan gas (jargas) rumah tangga.

Hingga kini, lebih dari 20 ribu rumah di lima kabupaten/kota di Aceh telah terhubung dengan jargas. Namun, cakupan ini dinilai masih jauh dari ideal. Senator Mirah menekankan bahwa perluasan jargas untuk rumah tangga harus menjadi prioritas dalam pengelolaan migas di Aceh.

“Jargas adalah solusi nyata untuk meningkatkan akses energi bersih dan murah bagi masyarakat. Namun, jumlah rumah tangga yang terhubung masih terbatas. Pemerintah harus mempercepat ekspansi jargas agar manfaat gas bumi ini dapat dirasakan oleh lebih banyak warga,” tegasnya.

Selain jargas, hilirisasi migas di Aceh juga mencakup pengembangan industri berbasis gas bumi. Menurut Senator Mirah, industri hilir seperti pengolahan gas menjadi LNG, LPG, atau bahan baku petrokimia harus diperkuat guna menciptakan dampak ekonomi yang lebih luas, termasuk peningkatan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Dalam pernyataannya, Senator Mirah juga menyoroti pentingnya revisi Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (UU Migas) sebagai instrumen utama dalam meningkatkan pengelolaan sumber daya energi nasional.

Menurutnya, regulasi yang ada harus lebih berpihak pada optimalisasi sumber daya migas untuk kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar menguntungkan pihak tertentu.

“UU Migas harus menjadi alat untuk memastikan pengelolaan migas yang lebih efektif dan efisien. Perusahaan yang mengelola sumber daya ini harus memiliki kewajiban yang jelas dalam memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekitar, termasuk dalam bentuk pembangunan infrastruktur energi dan pemberdayaan ekonomi lokal. Terlebih lagi karen kita memiliki daerah otonomi khusus, seperti Aceh dengan potensi migasnya yang luar biasa,” jelasnya.

Senator Mirah menekankan bahwa pengelolaan migas di Aceh juga harus memperhitungkan aspek keberlanjutan. Transisi energi yang sedang digalakkan pemerintah harus berjalan seiring dengan pemanfaatan gas bumi sebagai energi perantara yang lebih bersih dibandingkan bahan bakar fosil lainnya.

Dengan potensi besar yang dimiliki, Aceh bisa menjadi model dalam implementasi hilirisasi migas di Indonesia. Namun, hal ini membutuhkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Senator Mirah menegaskan bahwa upaya ini tidak hanya membutuhkan investasi dalam infrastruktur, tetapi juga kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Percepatan pembangunan kawasan industri berbasis gas, insentif bagi investor yang berkomitmen pada hilirisasi, serta penguatan regulasi yang mendorong penggunaan gas domestik harus menjadi prioritas.

“Jangan sampai Aceh hanya menjadi lumbung energi tanpa mendapatkan manfaat maksimal dari sumber dayanya sendiri. Kita harus memastikan bahwa migas Aceh dikelola dengan pendekatan hilirisasi yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat, bukan hanya keuntungan bagi segelintir pihak,” pungkasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 111
ShareSendShare
Previous Post

Pelantikan Kepala Daerah

Next Post

Revisi UU Minerba Dinilai Memangkas Kewenangan Daerah dan Merugikan Masyarakat Akar Rumput

Next Post
Revisi UU Minerba Dinilai Memangkas Kewenangan Daerah dan Merugikan Masyarakat Akar Rumput

Revisi UU Minerba Dinilai Memangkas Kewenangan Daerah dan Merugikan Masyarakat Akar Rumput

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,203)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,393)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,039)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,684)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,665)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,979)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,079)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,521)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,449)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,520)

Berita Lainnya

Demi Kepercayaan Publik, Sultan Minta Menko Polhukam Tuntaskan Kasus TPPU di Kemenkeu

Demi Kepercayaan Publik, Sultan Minta Menko Polhukam Tuntaskan Kasus TPPU di Kemenkeu

Minggu, 26/3/23 | 14:22 WIB
12

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur--Dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) di Dirjen Pajak...

Terkait Gagal ke SEA Games, Ketua DPD RI Berharap Pesenam Sutjiati Diberi Kesempatan

Terkait Gagal ke SEA Games, Ketua DPD RI Berharap Pesenam Sutjiati Diberi Kesempatan

Kamis, 21/4/22 | 12:47 WIB
12

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud...

Pemerintah akan Impor 2 Juta Ton Beras, Sultan: Standar BCP Merusak Mekanisme Pasar Beras Nasional

Pemerintah akan Impor 2 Juta Ton Beras, Sultan: Standar BCP Merusak Mekanisme Pasar Beras Nasional

Selasa, 28/3/23 | 18:16 WIB
11

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Perum Bulog diketahui baru saja diperintahkan oleh Badan...

Porang Sangat Menjanjikan, Senator Hasan Basri Dorong Milenial Jadi Petani

Porang Sangat Menjanjikan, Senator Hasan Basri Dorong Milenial Jadi Petani

Selasa, 08/6/21 | 07:10 WIB
10

Wakil Ketua Komite II DPD RI Hasan Basri (HB) ikut mendampingi Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo (SYL) saat berkunjung...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.