• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Usia Kepala Pemerintahan

Minggu, 15/10/23 | 16:06 WIB
in Opini
0
Djohermansyah Djohan, Guru Besar IPDN, Dirjen Otda Kemendagri 2013-2014, Pendiri i-Otda. (Foto : Dok)

Oleh: Djohermansyah Djohan
(Guru Besar IPDN, Dirjen Otda Kemendagri 2013-2014, Pendiri i-Otda)

BANYAK berjalan banyak yang ditempuh.
Banyak usia banyak pengalaman.
Banyak makan “asam garam”.

Pemimpin perlu banyak pengalaman. Lewat segudang pengalaman, malang melintang di dunia pemerintahan baik di tingkat lokal maupun nasional akan timbul kematangan kepemimpinan.

LihatJuga

193th Padang Pariaman, Menuju Bangkit Lebih Kuat

193th Padang Pariaman, Menuju Bangkit Lebih Kuat

Senin, 12/1/26 | 15:06 WIB
6
PNS dan Mobil Dinas

PNS dan Mobil Dinas

Rabu, 09/4/25 | 16:10 WIB
14
Katanya Biang Demokrasi?

Katanya Biang Demokrasi?

Senin, 07/4/25 | 12:06 WIB
25

Maka, dia akan cukup baik dalam mengambil keputusan. Dia akan memiliki kewibawaan. Dia ditaati dengan sukarela, bukan terpaksa. “Lidahnya masin, pintanya kabul”.

Itulah sebabnya dalam teori kepemimpinan pemerintahan dikenal batas awal orang dianggap matang jadi pemimpin, yaitu sekitar usia 40 tahun.

Rinciannya dari aspek pendidikan, tamat SLTA usia 18-19 tahun, tamat S-1 usia 22-23 tahun, dan tamat S-2 usia 24-25 tahun. Lalu, selama 14-15 tahun dia mencari pengalaman dalam berbagai jabatan pemerintahan seperti jadi anggota dewan, walikota/bupati/gubernur dan menteri, sehingga pada usia 40 tahun dia sudah layak diorbitkan menjadi calon presiden/wakil presiden.

Dari teori kepemimpinan pemerintahan tadi turun ke regulasi. Dibuatlah Undang-Undang sebagai “rule of the game” yang mengatur ambang batas terendah seorang menjabat kepala daerah.

Untuk menjadi calon bupati/walikota berusia sekurang-kurangnya 30 tahun, dan untuk menjadi calon gubernur berusia sekurang-kurangnya 35 tahun (lihat UU Pemda No 5 Tahun 1974). Kemudian, untuk menjadi calon presiden/wakil presiden berusia paling rendah 40 tahun (lihat UU Pemilu No 7 Tahun 2017).

Di dalam praktik empirik di Indonesia, syarat usia minimal itu di tingkat pemerintahan lokal, baik provinsi maupun kabupaten/kota, umumnya terlampaui. Rata-rata usia gubernur/wakil gubernur di atas 35 tahun.

Begitu pula dengan usia bupati/walikota beserta wakilnya yang rata-rata di atas usia 30 tahun. Bisa dibilang, kecil sekali yang menyimpang, tak sampai 10 jari.

Itu artinya, syarat usia paling rendah bagi kepala daerah/wakil kepala daerah diterima publik sebagai praktik dalam rekrutmen pemerintahan yang baik.

Bagaimana dengan tingkat negara? Sejak Indonesia merdeka tahun 1945 hingga zaman reformasi kini, setahu saya tak seorangpun presiden/wakil presiden berusia di bawah 40 tahun. Malah belakangan ini cenderung usia pasangan presiden/wakil presiden makin menua (geronthology) seperti, Jokowi-Ma’ruf Amin, Jokowi-Jusuf Kalla, SBY-Boediono.

Maknanya adalah, syarat usia terendah dalam pencalonan presiden/wakil presiden kita sudah “going on the right track”.

Jadi, kalau ada judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) soal batas usia terendah calon presiden/wakil presiden yang minta diturunkan dengan alasan konstitusi, hak asasi, atau alasan apapun yang mengada-ada, seyogianya MK tidak mengabulkannya. Karena akan sangat merusak tatanan usia kepemimpinan pemerintahan yang sudah apik terbangun.

Ke depan baiknya, dibuat sebuah UU pemilu yang komprehensif mengatur semua pemilu di Indonesia, baik pilpres, pileg, dan pilkada, bahkan mungkin juga pilkades, termasuk syarat usia minimal masing-masing kepala pemerintahan itu.

Selain itu, ada baiknya pula bila ditata kembali batas pendidikan terendah para calon kepala pemerintahan kita mulai dari tingkat presiden hingga kepala desa. Jangan syarat pendidikan calon presiden/wakil presiden lebih rendah dari syarat pendidikan calon gubernur/wakil gubernur. *)

Post Views: 359
ShareSendShare
Previous Post

Forum Pemuda Sumbar Kompak Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024

Next Post

Anggota DPD RI Asal Aceh Haji Uma Wisuda Sarjana Ilmu Politik di Unas, Raih Predikat Cumlaude

Next Post
Anggota DPD RI Asal Aceh Haji Uma Wisuda Sarjana Ilmu Politik di Unas, Raih Predikat Cumlaude

Anggota DPD RI Asal Aceh Haji Uma Wisuda Sarjana Ilmu Politik di Unas, Raih Predikat Cumlaude

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,060)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,262)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,888)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,560)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,533)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,833)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (6,952)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,382)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,296)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,423)

Berita Lainnya

Kisruh Soal Pemekaran, Yorrys Ungkap Pentingnya Komunikasi dan Dialog

Kisruh Soal Pemekaran, Yorrys Ungkap Pentingnya Komunikasi dan Dialog

Kamis, 10/3/22 | 07:36 WIB
6

Ketua Komite II DPD RI, Yorrys Raweyai menyerap aspirasi masyarakat Papua. (Foto : dpd) PAPUA, AmanMakmur.com --- Setelah pengesahan UU...

Nilai Setwan DPRD Sumbar Gede Narayana dan Ayu Riskia Cek Fakta Inovasi KIP

Nilai Setwan DPRD Sumbar Gede Narayana dan Ayu Riskia Cek Fakta Inovasi KIP

Selasa, 11/4/23 | 07:22 WIB
7

Sekwan DPRD Sumbar Raflis didampingi Wagub Audy dinilai tim Anugerah TinarBuka 2023 KI Pusat. (Foto : ki) PADANG, AmanMakmur ---Sekretariat...

Di Masjid Baiturahim Bangkinang Kota, Kurbannya 8 Ekor Kerbau dan 4 Ekor Kambing

Di Masjid Baiturahim Bangkinang Kota, Kurbannya 8 Ekor Kerbau dan 4 Ekor Kambing

Senin, 17/6/24 | 21:46 WIB
44

Daging yang siap dibagikan. (Foto : Feri Maulana) BANGKINANG, AmanMakmur ---Warga RT 06 RW 08 Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar menggelar...

Sejalan dengan Nilai-Nilai Pancasila, LaNyalla Puji Rekomendasi Munas-Konbes NU

Sejalan dengan Nilai-Nilai Pancasila, LaNyalla Puji Rekomendasi Munas-Konbes NU

Kamis, 21/9/23 | 12:58 WIB
21

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Rekomendasi Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.