• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Pasca Kenaikan Harga BBM, Sultan Minta Pemerintah Perbarui Definisi Kemiskinan

Selasa, 06/9/22 | 14:39 WIB
in Berita
0
Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta Pemerintah melalui lembaga terkait untuk memperbarui definisi standar kemiskinan dan data kemiskinan saat ini.

Hal ini disampaikan Sultan mengingat adanya potensi ancaman inflasi harga bahan pangan dan transportasi pasca pemerintah menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Kami ingin pemerintah memiliki alasan yang kuat dan jelas berbasis data dalam kebijakan mengalihkan subsidi energi khususnya BBM yang selama ini dinilai salah sasaran, kepada kompensasi pemenuhan kebutuhan ekonomi masyarakat yang dinilai tidak mampu. Maka menjadi penting bagi pemerintah memiliki definisi dan alat ukur yang jelas tentang masyarakat yang dinilai berhak atas kebijakan subsidi ini”, ujar Sultan melalui keterangan resminya, Selasa (6/9/2022).

LihatJuga

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
2
PP Muhammadiyah Usung Konsep Eco-frendly dalam Penyembelihan Hewan Kurban

PP Muhammadiyah Usung Konsep Eco-frendly dalam Penyembelihan Hewan Kurban

Sabtu, 30/5/26 | 21:53 WIB
2
Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Jenis Simental Seberat 1,2 Ton Disembelih di Koto Baru

Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Jenis Simental Seberat 1,2 Ton Disembelih di Koto Baru

Rabu, 27/5/26 | 21:27 WIB
4

Menurutnya, terdapat banyak metode dan standar yang selama ini digunakan untuk mengukur kemiskinan. BKKBN mempunyai kriteria kemiskinan sendiri. Demikian juga dengan lembaga-lembaga asing seperti World Bank. BPS pun menggunakan konsep garis kemiskinan atau poverty line yang berbeda.

“Metode pengukuran angka kemiskinan harus konsisten untuk menghasilkan data jumlah penduduk miskin dengan lebih tepat. Data inilah yang akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai program pengentasan kemiskinan melalui kompensasi dan lainnya”, tegas mantan Wakil Gubernur Bengkulu itu.

Penyajian data yang tidak konsisten dan tidak sesuai dengan kondisi riilnya, kata Sultan, akan berdampak pada rendahnya efektifitas program. Data yang tidak tepat juga menyebabkan efisiensi anggaran kemiskinan yang rendah.

Kami mengamati bahwa masih ada ketimpangan cukup dalam antara desa dan kota serta ketimpangan antar wilayah atau provinsi. Untuk itu, perlu akselerasi program bantuan sosial dan jaminan sosial pasca dilakukannya penyesuaian harga BBM, dengan agenda pemberdayaan perekonomian masyarakat miskin.

Pemerintah daerah juga harus aktif melakukan pembaruan data kemiskinan secara rutin. Terutama dalam proses Penetapan Upah minimum Provinsi (UMP), harus disesuaikan dengan potensi tekanan inflasi dan sesuai standar pemenuhan kebutuhan pokok bulanan di setiap daerah.

(Rel/dpd)

Post Views: 297
ShareSendShare
Previous Post

Ketua DPD RI Sebut UU MLA Efektif Atasi Krisis Keuangan Negara

Next Post

Komite III DPD RI: Pemerintah Harus Serius Tangani Kesehatan Jiwa di Indonesia

Next Post
Komite III DPD RI: Pemerintah Harus Serius Tangani Kesehatan Jiwa di Indonesia

Komite III DPD RI: Pemerintah Harus Serius Tangani Kesehatan Jiwa di Indonesia

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,189)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,386)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,028)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,675)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,655)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,970)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,072)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,504)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,441)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,510)

Berita Lainnya

Kapolsek Lubeg Hadir, JBB Amal Salih Dipenuhi Para Remaja

Kapolsek Lubeg Hadir, JBB Amal Salih Dipenuhi Para Remaja

Sabtu, 08/10/22 | 17:13 WIB
31

Panit Bhabinma Polsek Lubeg Ipda Ahraf  foto bersama dengan pengurus JBB Amal Salih dan anak-anak yatim. (Foto : Lih) PADANG,...

Beberapa Kepala Daerah Enggan Beri Izin Penggunaan Lapangan untuk Salat Id Muhammadiyah, Sultan Minta Pemerintah Beri Teguran

Beberapa Kepala Daerah Enggan Beri Izin Penggunaan Lapangan untuk Salat Id Muhammadiyah, Sultan Minta Pemerintah Beri Teguran

Selasa, 18/4/23 | 16:04 WIB
24

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin meminta...

Diusulkan Bubar, Sultan B Najamudin Sebut MPR Wujud Sesungguhnya Lembaga Demokrasi Pancasila

Diusulkan Bubar, Sultan B Najamudin Sebut MPR Wujud Sesungguhnya Lembaga Demokrasi Pancasila

Sabtu, 22/1/22 | 14:04 WIB
23

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin menegaskan...

Nevi Zuairina Ingatkan Dampak Negatif Pemakaian Gadget yang Berlebihan

Nevi Zuairina Ingatkan Dampak Negatif Pemakaian Gadget yang Berlebihan

Minggu, 16/10/22 | 15:36 WIB
16

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Hj Nevi Zuairina menjadi salah satu narasumber pada Seminar Parenting yang digelar...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.