• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Fateta Unand Patenkan Nasi Padang Instan yang Tahan Satu Tahun

Jumat, 25/6/21 | 13:24 WIB
in Berita
0
Penyerahan dokumen pendaftaran paten Nasi Padang Instan oleh Tim Peneliti Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta)  Unand kepada Ketua LPPM Unand. (Foto : fateta)

PADANG, AmanMakmur.com —Tim peneliti dari Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Unand, yang terdiri dari Dr Ir Feri Arlius Datuak Sipado, MSc, Daimon Syukri, SSi, MSi, PhD, Cesar Welya Refdi, STP, MSi, mendaftarkan paten untuk Nasi Padang Instan, Jumat (25/6), ke Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unand

Ketua tim peneliti, Feri Arlius menyampaikan bahwa paten ini didaftarkan atas inovasi penelitian mereka menciptakan nasi, rendang, dendeng dan sayuran yang dapat disimpan sampai 1 tahun pada suhu ruangan biasa, dan pemanas air instan (self heating) untuk memasak dan menghangatkan kembali nasi, randang, dendeng, dan sayuran tersebut.

Kemudian, anggota tim peneliti, Daimon Syukri dan Cesar Welya menambahkan bahwa dari penelitian yang dilakukan sejak 3 bulan yang lalu di Laboratorium Pangan dan Hasil Pertanian Fateta Unand, tim peneliti berhasil mendapatkan metode yang tepat untuk mengawetkan nasi, rendang, dendeng dan sayuran sehingga bisa tahan lama dalam penyimpanan.

LihatJuga

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Kamis, 16/4/26 | 21:39 WIB
10
Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Kamis, 16/4/26 | 11:55 WIB
10
KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

Kamis, 16/4/26 | 10:31 WIB
7

“Dehidrasi atau pengurangan kadar air dari nasi dan sayuran yang dilakukan pada suhu dan waktu tertentu menghasilkan nasi dan sayuran dehidrasi yang kemudian disimpan dalam kemasan vacuum. Untuk rendang dan dendeng juga dilakukan sterilisasi dan pengemasan vacuum,” ucap Feri.

Untuk dapat dikonsumsi, lanjutnya, maka nasi, rendang, dendeng dan sayuran tersebut perlu dipanaskan lagi selama 5–10 menit.

“Untuk ini, tim peneliti juga menciptakan kantong pemanas instan yang apabila direndam dengan air, maka akan membuat air menjadi panas dan mendidih. Pemanas instan ini didisain untuk mendapatkan suhu yang tepat untuk memanaskan nasi, randang, dendeng dan sayuran pada berbagai kemasan,” terangnya.

Dengan metode ini, sebut Pak Datuak, demikian Feri biasa disapa, tanpa menggunakan zat-zat kimia dalam pengawetan, nasi, randang, dendeng dan sayuran dapat tahan sampai 1 tahun lebih dan dapat disajikan untuk dikonsumsi hangat-hangat seperti baru saja dimasak dengan cita rasa yang tidak berubah atau tidak berbeda dari makanan biasa.

Lebih lanjut Feri Arlius, yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Unand menjelaskan  bahwa saat ini beberapa pihak swasta sudah menghubungi pihaknya dan menyatakan tertarik untuk bekerjasama dalam memproduksi Nasi Padang Instan ini, sehingga produk ini bisa segera tersedia di pasar.

Alat-alat yang diperlukan dalam memproduksi Nasi Padang Instan ini, menurut Feri tidak memerlukan biaya investasi yang tinggi sehingga produk ini nantinya dapat dijual dalam harga yang tidak mahal dan sesuai dengan kemampuan konsumen.

“Nasi Padang Instan ini dapat menjadi produk alternatif yang digunakan masyarakat untuk kebutuhan pangan pada berbagai keadaan seperti naik haji, mendaki gunung, camping, dan bantuan pangan untuk daerah yang sedang terkena bencana alam,” tukasnya.

Pada saat menerima pendaftaran paten Nasi Padang Instan ini, Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unand, Dr Ir Uyung Gatot, MT yang didampingi oleh Ketua Pusat Kekayaan Intelektual dan Layanan Teknis Unand, Hanalde Andre, ST, MT, menyampaikan bahwa dalam waktu 2 hari ini akan mengeluarkan sertifikat pendaftaran paten dan menyampaikan dokumen paten kepada Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia untuk diproses lebih lanjut.

Rektor Universitas Andalas, Prof Dr Yuliandri, SH, MH, sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh Tim Peneliti Fateta dan berharap hasil penelitian ini dapat segera diproduksi bekerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI).

Lebih lanjut Rektor menyampaikan bahwa tim peneliti, telah melakukan suatu langkah inovasi, terutama dalam menghasilkan berbagai produk unggulan yang dapat dimaanfaatkan oleh masyarakat, apalagi dengan makanan khas Nasi Padang, yang sudah dikenal luas oleh masyarakat.

(Rel/fateta)

Post Views: 288
ShareSendShare
Previous Post

Remabuk Mania dan Bukikmart Family Bantu Panti Asuhan di Solsel

Next Post

Ketua DPD RI Sesalkan Pengeroyokan yang Menewaskan Santri di Ponorogo

Next Post
Ketua DPD RI Sesalkan Pengeroyokan yang Menewaskan Santri di Ponorogo

Ketua DPD RI Sesalkan Pengeroyokan yang Menewaskan Santri di Ponorogo

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,147)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,348)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,974)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,632)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,610)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,920)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,029)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,454)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,387)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,479)

Berita Lainnya

Peduli UMKM, Tanti Endang Lestari Viralkan Batik Motif Korona dari Lunang Pessel

Peduli UMKM, Tanti Endang Lestari Viralkan Batik Motif Korona dari Lunang Pessel

Selasa, 06/4/21 | 03:49 WIB
19

PADANG, AmanMakmur.com --- Pandemi Covid-19 memang membuat masyarakat terdampak secara ekonomi karena terbatasnya aktivitas. Tapi hal itu masih mempunyai sisi...

Hadapi Kompetisi Global, LaNyalla: Kita Butuh SDM yang Kompetitif dan Berhati Indonesia

Hadapi Kompetisi Global, LaNyalla: Kita Butuh SDM yang Kompetitif dan Berhati Indonesia

Jumat, 20/10/23 | 10:52 WIB
14

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti memantau kegiatan "Upgrading Asesor Kompetensi LSP Pekerja Domestik" yang diselenggarakan KADIN Institute di...

Pascalebaran, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Cek Kelaikan Kendaraan Dinas

Pascalebaran, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Cek Kelaikan Kendaraan Dinas

Rabu, 17/4/24 | 20:41 WIB
4

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan melakukan inspeksi kendaraan dinas. (Foto : kominfo) DHARMASRAYA, AmanMakmur---Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan...

Darul Siska: Politik Uang Jadikan Demokrasi Seperti Proses Jual Beli

Darul Siska: Politik Uang Jadikan Demokrasi Seperti Proses Jual Beli

Sabtu, 04/11/23 | 19:30 WIB
27

Dts H Darul Siska, Anggota DPR RI. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur ---Pemilu merupakan mekanisme pemilihan oleh publik untuk memilih...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.