• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Sorot PP Nomor 57/2021, Ketua DPD RI Minta Mendikbud Hindari Trial and Error

Sabtu, 17/4/21 | 11:15 WIB
in Berita
0

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com —Kontroversi Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP), turut menyita perhatian Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

PP tersebut jadi masalah lantaran tidak memuat pendidikan Pancasila dan Bahasa Indonesia sebagai pelajaran wajib bagi siswa pendidikan dasar dan menengah serta mahasiswa pendidikan tinggi.

Belakangan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, menyatakan akan mengajukan revisi. Nantinya Pancasila dan Bahasa Indonesia akan tetap menjadi aspek wajib dalam kurikulum Pendidikan.

LihatJuga

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

Selasa, 13/1/26 | 15:33 WIB
3
Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Senin, 12/1/26 | 15:50 WIB
8
PT Brantas Abipraya Perkuat Sinergi dengan Pemkab Agam dalam Percepatan Rehab-Rekon

PT Brantas Abipraya Perkuat Sinergi dengan Pemkab Agam dalam Percepatan Rehab-Rekon

Senin, 12/1/26 | 15:45 WIB
5

Kegaduhan ini yang akhirnya disorot LaNyalla Mattalitti. Senator asal Jawa Timur ini meminta penetapan kurikulum tidak sembarangan.

“Kita meminta kepada Mendikbud untuk tidak melakukan trial and error dalam menetapkan kuriukulum sekolah. Karena hal ini menjadikan kontroversi melalui PP Nomor 57 Tahun 2021 tentang Standar Nasional Pendidikan (SNP),” tutur LaNyalla yang mengisi agenda reses di dapilnya, Sabtu (17/4).

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur ini mengatakan, seharusnya Mendikbud sudah memahami mengenai mata pelajaran wajib di sekolah menengah dan tinggi.

“Jadi tidak harus mencoba bongkar pasang kurikulum yang membuat kegaduhan,” pintanya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang ini menambahkan, mata pelajaran yang menjadi pilar kekuatan dan pondasi nilai bagi bangsa semestinya jangan coba-coba dihapus, karena itu merupakan langkah mundur.

“Justru yang baik itu adalah penguatan mata pelajaran wajib di sekolah agar substansinya lebih mendalam dan menjadi karakter generasi penerus,” ujar pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI itu.

(Rel/dpd)

ShareSendShare
Previous Post

Ketua DPD RI: Peran Mahasiswa Sukseskan Generasi Emas 2045 Sangat Besar

Next Post

Anggota DPD RI SBANL Tutup Rangkaian Program Padat Karya Gelombang Kedua

Next Post
Anggota DPD RI SBANL Tutup Rangkaian Program Padat Karya Gelombang Kedua

Anggota DPD RI SBANL Tutup Rangkaian Program Padat Karya Gelombang Kedua

Berita Lainnya

Anggap Dikecualikan, PN Padang Tolak Beri Informasi ke Warga

Anggap Dikecualikan, PN Padang Tolak Beri Informasi ke Warga

Selasa, 17/1/23 | 20:49 WIB
12

Suasana sidang di KI Sumbar. (Foto : ki) PADANG, AmanMakmur ---Sekitar 50 orang sejak 2013 menempati lahan seluas 3,3 hektare...

Lahan Dipaksa untuk Tol, Warga Sumedang Mengadu ke Ketua DPD RI

Lahan Dipaksa untuk Tol, Warga Sumedang Mengadu ke Ketua DPD RI

Senin, 21/3/22 | 09:53 WIB
24

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menerima sejumlah warga asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang mengadu terkait lahan yang...

HBH Silaturahmi Akbar Alumni Hukum Unand se-Dunia Bertabur Doorprize Rp25 Juta

HBH Silaturahmi Akbar Alumni Hukum Unand se-Dunia Bertabur Doorprize Rp25 Juta

Rabu, 26/4/23 | 11:29 WIB
5

Panitia Pelaksana HBH Silaturahmi Akbar Alumni Hukum Unand se-Dunia berfoto bersama sehabis rapat. (Foto : Adr) PADANG, AmanMakmur--- H-4 jelang...

Pelayanan Kesehatan Muhammadiyah Harus Kedepankan Nilai Kemanusiaan serta Empati pada Pasien

Pelayanan Kesehatan Muhammadiyah Harus Kedepankan Nilai Kemanusiaan serta Empati pada Pasien

Kamis, 08/1/26 | 17:53 WIB
6

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir sedang memberikan sambutan. (Foto : muhammadiyah.or.id) JAWA TENGAH, AmanMakmur ---Ketua Umum Pimpinan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.