• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ketua DPD RI: Peran Mahasiswa Sukseskan Generasi Emas 2045 Sangat Besar

Sabtu, 17/4/21 | 06:31 WIB
in Berita
0

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com —Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menilai mahasiswa mempunyai peran yang sangat penting untuik mendukung Generasi Emas 2045.

Menurut LaNyalla, mahasiswa bisa berperan sesuai kapasitas dan bidang ilmu yang dimilikinya.

Penjabaran tersebut disampaikan secara virtual saat LaNyalla dipercaya menjadi Keynote Speech dalam Webinar Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Bengkulu, Sabtu (17/4).

LihatJuga

Tabligh Akbar dan Penyerahan Hadiah Lomba Adzan Jadi Penutup Kegiatan Semarak Tahun Baru Islam IKAPS 

Tabligh Akbar dan Penyerahan Hadiah Lomba Adzan Jadi Penutup Kegiatan Semarak Tahun Baru Islam IKAPS 

Kamis, 18/6/26 | 22:44 WIB
3
Muhammadiyah Perkuat Dakwah Berbasis Masjid Lewat Program Kajian Inspiratif Subuh

Muhammadiyah Perkuat Dakwah Berbasis Masjid Lewat Program Kajian Inspiratif Subuh

Rabu, 17/6/26 | 20:13 WIB
5
Tanah Datar Dorong Pengelolaan Sampah Melalui Optimalisasi Bank Sampah

Tanah Datar Dorong Pengelolaan Sampah Melalui Optimalisasi Bank Sampah

Rabu, 17/6/26 | 19:56 WIB
4

Webinar yang mengangkat tema “Peluang dan Tantangan Kampus dalam Mempersiapkan Generasi Emas 2045”, juga diikuti Anggota Komisi VIII DPD RI yang juga Ketua IKA Universitas Bengkulu, Muhammad Saleh, Rektor dan Dekan Fakultas Hukum Universitas Bengkulu, Gubernur Mahasiswa Universitas Bengkulu, Maulana Taslam, dan jajaran pengurus BEM Universitas Bengkulu.

Senator asal Jawa Timur ini menjelaskan, peran mahasiswa dalam menyukseskan Generasi Emas 2045 sangat besar.

“Mahasiswa sebagai bagian dari stakeholders kampus, memiliki peran dan fungsi yang sangat besar dalam aspek moral, sosial dan intelektual. Dalam aspek moral mahasiswa dianggap sudah dewasa, dalam memilih kehidupannya sendiri,” katanya.

Menurut LaNyalla, mahasiswa dalam memahami peranan dirinya dalam peningkatan mutu kualitas pendidikan di Indonesia sepatutnya memiliki kerangka acuan dan penafsiran yang jelas, atau lebih sering disebut dengan kesadaran ideologi.

“Kesadaran ideologi itu sebagai akibat internalisasi ideologi secara menyeluruh. Artinya, mengupayakan setiap potensi yang ada untuk menjalankan dan mempertahankan ideologinya,” urainya.

Lebih lanjut Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur menjelaskan jika setiap tingkah laku dari individu atau kelompok ini sebagai tafsir terhadap ideologi.

“Dengan kematangan jasmani, perasaan dan akalnya, sangat wajar jika mahasiswa memiliki potensi yang besar dibandingkan dengan kelompok masyarakat lainnya. Apalagi tongkat estafet peralihan suatu peradaban terletak di pundak mereka. Karena itu, baik buruknya nasib umat kelak, bergantung pada kondisi pemuda dan mahasiswa sekarang ini,” ujarnya.

Menurutnya, mahasiswa dapat berperan sesuai dengan kapasitas dan bidang ilmu yang dimiliki untuk bersinergi dalam konsep yang dicanangkan dari bonus demografi menuju Generasi Emas 2045.

Namun, hal ini membutuhkan peran dari negara, yaitu melalui penyiapan roadmap. “Negara harus hadir dalam menyiapkan roadmap penyiapan infrastruktur pendidikan di Indonesia,” katanya.

Ada tiga tahapan yang terukur yang bisa dilakukan. Pada tahap pertama, bisa dimulai dari sekarang hingga tahun 2025. Yaitu dengan fokus pembangunan pendidikan pada peningkatan kapasitas satuan pendidikan, sebagai penyelenggara pendidikan dalam memperluas layanan dan meningkatkan modernisasi penyelenggaraan proses pembelajaran, serta mendorong penguatan layanan, sehingga pendidikan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Sementara tahap kedua, terang LaNyalla, ada para periode tahun 2026 hingga 2035. Di tahap ini, pembangunan pendidikan direncanakan sebagai tahap mewujudkan manusia Indonesia yang mandiri, maju, adil dan makmur melalui percepatan pembangunan di segala bidang, dengan struktur perekonomian yang kokoh berlandaskan keunggulan kompetitif.

“Untuk mencapai tujuan pendidikan tahap kedua ini pemerintah harus memprioritaskan penguatan pendidikan karakter,” jelasnya.

Sebagai tahap terakhir, menurut LaNyalla, adalah tahun 2036 hingga 2045.

“Dalam tahap ketiga atau terakhir ini, pembangunan pendidikan diarahkan pada meningkatnya taraf pendidikan rakyat Indonesia yang mampu menciptakan Sumber Daya Manusia unggul dan berdaya saing internasional. Dengan begitu, di tahun 2045, usia produktif Indonesia yang melimpah mampu mengubah tantangan menjadi peluang di tengah era disrupsi dan era industri 4.0,” urainya.

Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu menambahkan, dengan berbagai tahapan yang disiapkan, bonus demografi yang dimiliki Indonesia akan menjadi berkah, sekaligus mampu menghadirkan Generasi Emas di tahun 2045.

“Sekali lagi, kampus harus menjadi ujung tombak dalam proses perjuangan, pembaharuan dan pembangunan bangsa. Mahasiswa sebagai salah satu aktor intelektual, sudah seharusnya kehadirannya diharapkan mampu membawa bangsa ini bertransformasi menuju ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 368
ShareSendShare
Previous Post

Perusahaan Harus Jujur, LaNyalla Minta Pemprov Jatim Kawal Pembayaran THR

Next Post

Sorot PP Nomor 57/2021, Ketua DPD RI Minta Mendikbud Hindari Trial and Error

Next Post
Sorot PP Nomor 57/2021, Ketua DPD RI Minta Mendikbud Hindari Trial and Error

Sorot PP Nomor 57/2021, Ketua DPD RI Minta Mendikbud Hindari Trial and Error

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,224)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,415)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,056)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,708)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,681)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,012)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,097)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,538)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,481)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,542)

Berita Lainnya

Plt Ketua KONI Sumbar Hamdanus Minta Porprov Jangan Ditunda

Plt Ketua KONI Sumbar Hamdanus Minta Porprov Jangan Ditunda

Senin, 06/6/22 | 15:24 WIB
36

Plt Ketua KONI Sumbar Hamdanus hadir dalam Rakor Kepala Daerah se Sumbar. (Foto : Nov) PADANG, AmanMakmur.com  --- Pelaksanaan Pekan...

Bantu 57 Mustahik, Baznas Agam Salurkan Dana Zakat Sebanyak Rp95,5 Juta

Bantu 57 Mustahik, Baznas Agam Salurkan Dana Zakat Sebanyak Rp95,5 Juta

Kamis, 29/1/26 | 20:43 WIB
5

Baznas Agam salurkan dana zakat kepada 57 mustahik. (Foto : Kominfo) AGAM, AmanMakmur ---Baznas Kabupaten Agam menyalurkan zakat sebesar Rp95,5...

Sultan B Najamudin: Minat Milenial Jadi Petani Mengkhawatirkan

Sultan B Najamudin: Minat Milenial Jadi Petani Mengkhawatirkan

Minggu, 18/4/21 | 14:08 WIB
22

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan pada 2063 tak ada lagi profesi petani seiring dengan turunnya pekerja di...

Komite I DPD RI Rumuskan RUU Perubahan Kedua Atas UU Desa

Komite I DPD RI Rumuskan RUU Perubahan Kedua Atas UU Desa

Senin, 14/6/21 | 09:28 WIB
17

Suasana Uji Sahih perubahan UU tentang Desa yang diselenggarakan Komite I DPD RI di Universitas Sumatera Utara (USU). (Foto :...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.