• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

LaNyalla: Masuk Era Industri 4.0, Pemerintah Perlu Perbanyak Pendidikan Vokasi

Kamis, 11/11/21 | 12:34 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto ; dpd)

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com —Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti berharap pemerintah memperbanyak pendidikan vokasi daripada tenaga profesional. Sebab, di era revolusi industri 4.0 menuntut semakin banyak lulusan berketerampilan daripada tenaga profesional.

“Indonesia harus sudah memiliki langkah-langkah teknis mempersiapkan sumber daya manusia yang terampil mengisi dunia usaha dan dunia industri melalui pendidikan tinggi yang berbasis pendidikan vokasi,” kata LaNyalla saat kunjungan dapil di Jawa Timur, Kamis (11/11).

Menurut LaNyalla, Indonesia memerlukan keberimbangan dalam hal penyediaan tenaga terampil melalui pendidikan vokasi dan pendidikan profesional.

LihatJuga

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Sabtu, 22/8/26 | 22:22 WIB
3
Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Bencana Karhutla Kalimantan, Ketua DPD RI Sultan Minta Peran Badan Restorasi Gambut Diperkuat

Sabtu, 22/8/26 | 22:03 WIB
6
Bupati Agam Bersama Dandim Agam Tampil di Podcast TVRI Sumbar

Bupati Agam Bersama Dandim Agam Tampil di Podcast TVRI Sumbar

Sabtu, 22/8/26 | 21:56 WIB
6

Keduanya dibutuhkan untuk menekan laju pertambahan jumlah pengangguran terselubung dari jumlah lulusan pendidikan tinggi.

Menurut LaNyalla, sampai sekarang belum terlihat ada gerakan masif dalam merombak format pendidikan tinggi dari pendidikan profesional akademis yang sudah banyak untuk kemudian diubah menjadi pendidikan vokasional.

“Selama ini pendidikan vokasi relatif sedikit. Oleh karena perlu adanya pembaharuan regulasi yang memungkinkan penyediaan pendidikan tinggi vokasi yang lebih besar agar kebutuhan dunia industri dan dunia usaha terpenuhi,” tegasnya.

LaNyalla ingin agar penyerapan tenaga ahli dan terampil nantinya dipenuhi dari lulusan dalam negeri. Bukan malah mendapatkan tenaga ahli dari luar negeri.

“Kebutuhan dalam negeri besar, jangan sampai diisi oleh tenaga ahli dari luar. Prinsipnya di tanah air sendiri, kita adalah tuan rumah, bukan tamu. Makanya disitulah perlunya bekal keterampilan yang sesuai,” jelasnya.

LaNyalla juga menyorot permasalahan utama dalam dunia pendidikan di Indonesia yakni masih belum adanya kesesuaian lulusan SMA/SMK/MA dengan dunia kerja.

Hal itu masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah yang belum terselesaikan.

“Soal link and match ini persoalan lama dan belum terselesaikan sampai sekarang. Di sinilah pentingnya bagaimana para pakar, guru, ataupun dosen kependidikan bisa merumuskan teori-teori pendidikan yang memang applicable untuk Indonesia, yang sesuai kebutuhan dunia usaha dan industri,” tegasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 352
ShareSendShare
Previous Post

Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer DPD RI: Ketersediaan Guru Masih Jauh dari Harapan

Next Post

Diundang Loughborough University, Waket DPD RI Bicara Tentang Relasi Islam dan Demokrasi

Next Post
Diundang Loughborough University, Waket DPD RI Bicara Tentang Relasi Islam dan Demokrasi

Diundang Loughborough University, Waket DPD RI Bicara Tentang Relasi Islam dan Demokrasi

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,332)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,520)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,161)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,804)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,780)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,136)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,176)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,634)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,589)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,627)

Berita Lainnya

Sultan B Najamudin Minta 135 Warga India Dikarantina Dua Pekan

Sultan B Najamudin Minta 135 Warga India Dikarantina Dua Pekan

Jumat, 23/4/21 | 12:00 WIB
14

BENGKULU, AmanMakmur.com ---Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) Sultan B Najamudin meminta Pihak karantina kesehatan kementerian kesehatan memperpanjang masa karantina...

TP2Dewi Sumbar Gali Potensi Pariwisata Sambil Memberi Solusi

TP2Dewi Sumbar Gali Potensi Pariwisata Sambil Memberi Solusi

Kamis, 07/7/22 | 15:16 WIB
21

Luhur Budianda, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sumbar. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur.com ---Sektor pariwisata Sumbar terus berbenah. Hal ini ditandai...

Ketua DPD RI Ziarah ke Makam Pangeran Sambernyawa dan Presiden Soeharto

Ketua DPD RI Ziarah ke Makam Pangeran Sambernyawa dan Presiden Soeharto

Sabtu, 05/6/21 | 05:02 WIB
128

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menyempatkan diri berziarah ke Astana Mangadeg dan Astana Giribangun, Jumat (4/6) malam. (Foto...

Terkait BLT Migor, Nevi Zuairina: Pemerintah Harus Selesaikan Akar Masalahnya

Terkait BLT Migor, Nevi Zuairina: Pemerintah Harus Selesaikan Akar Masalahnya

Kamis, 07/4/22 | 08:03 WIB
46

Anggota DPR RI asal Sumatera Barat II, Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur.com--- Anggota DPR RI asal Sumatera...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.