• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kasus Covid di 9 Provinsi Masih Tinggi, LaNyalla Minta Posko Desa Dioptimalkan

Jumat, 20/8/21 | 12:27 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com—Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan perhatian terhadap tingginya peningkatan kasus Covid-19 di 9 provinsi. LaNyalla meminta pemerintah provinsi terkait melakukan penanganan pandemi Covid dengan lebih serius.

Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, 9 provinsi yang masih menunjukkan peningkatan kasus mingguan adalah Jawa Tengah (naik 2.952 kasus), Bali (naik 1.094 kasus), Papua Barat (naik 667 kasus), Kalimantan Tengah (naik 553 kasus), Sulawesi Barat (naik 295 kasus), Aceh (naik 247 kasus), NTB (naik 208 kasus), Maluku (naik 167 kasus), dan Jambi (naik 41 kasus).

“Peningkatan kasus yang masih terjadi memang perlu menjadi perhatian mengingat pemberlakuan PPKM sudah dilakukan cukup lama, tapi belum ada kemajuan signifikan di 9 daerah. Pemda harus mengevaluasi di mana letak kekurangannya sehingga PPKM belum menunjukkan hasil optimal,” kata LaNyalla, Jumat (20/8).

LihatJuga

Audy Joinaldi Lantik Eka Putra Jadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Tanah Datar

Audy Joinaldi Lantik Eka Putra Jadi Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Tanah Datar

Sabtu, 23/5/26 | 15:46 WIB
3
Kejari Agam Musnahkan Barang Bukti 76 Perkara Pidana yang Sudah Inkrah

Kejari Agam Musnahkan Barang Bukti 76 Perkara Pidana yang Sudah Inkrah

Sabtu, 23/5/26 | 15:24 WIB
3
DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

DPD RI Resmi Sepakati Pembentukan Pansus Penanganan Konflik dan Kemanusiaan Papua

Sabtu, 23/5/26 | 15:09 WIB
5

Senator asal Jawa Timur ini mengingatkan kepala daerah di 9 provinsi tersebut untuk segera mengambil tindakan penanganan ekstra. Menurutnya, hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus Covid.

“Forkopimda di 9 daerah yang tingkat kasusnya masih tinggi harus merapatkan barisan. Cari akar permasalahan, kemudian temukan solusinya, dan implementasikan secara bersama,” tuturnya.

LaNyalla juga menyoroti laporan Organisasi Kesehatan Dunia, WHO, per 18 Agustus. Dalam Situation Report-68 WHO,  disebutkan masih ada 6 provinsi di Indonesia yang berada di tingkat penularan tinggi Corona, yakni Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, DI Yogyakarta, Bali, dan Sulawesi Tengah.

Ke-6 provinsi itu masih berada di level tertinggi penularan komunitas (CT4) dalam kasus mingguan Covid-19 per 100 ribu populasi, dan tingkat kematian per 100 ribu populasinya pun masih tinggi. WHO menyarankan pembatasan tetap dilakukan dan vaksinasi Covid di wilayah ini dipercepat.

“Laporan dari Satgas Covid dan WHO itu menunjukkan pembentukan dan kinerja
posko yang belum maksimal, maka harus segera diperbaiki, mulai dari tingkat posko terkecil di desa-desa yaitu posko RT/RW,” ungkap LaNyalla.

Jika masih ada daerah yang belum membentuk posko RT/RW, Ketua DPD RI meminta pengurus desa segera membentuknya. LaNyalla mengingatkan agar produktivitas posko-posko desa ditingkatkan.

“Agar mempermudah koordinasi dalam usaha penanganan pertama pada kasus Covid di lingkungan RT/RW. Karena pengurus RT/RW ini berada di garis paling depan dalam berinteraksi dengan masyarakat. Mereka penyangga utama pengawasan lingkungan,” sebutnya.

Dalam penanganan kasus Covid yang masih tinggi, LaNyalla pun mengingatkan Pemda untuk memperbaiki sarana fasilitas kesehatan. Baik itu dengan memperbanyak bed occupancy rate (BOR) maupun menyiapkan tempat isolasi terpusat.

“Pastikan juga pemantauan kepada pasien yang melakukan isolasi mandiri dilakukan secara maksimal. Penuhi segala kebutuhan mereka khususnya obat-obatan dan suplemen atau vitamin,” ujar LaNyalla.

Mantan Ketua Umum PSSI ini meminta pemda-pemda yang masih mendapat rapor merah untuk menggencarkan vaksinasi. Ia mengimbau agar sentra-sentra vaksinasi di sejumlah daerah itu diperbanyak dan gencarkan program vaksin jemput warga dengan mendatangi warga.

“Dalam penanganan kasus Covid bersamaan dengan program vaksinasi di daerah, kita tidak bisa menjalankan satu penanganan dan mengabaikan yang lainnya, jadi keduanya harus dilaksanakan bersamaan agar hasilnya dapat maksimal,” paparnya.

LaNyalla pun setuju apabila belum ada perbaikan indikator-indikator penanganan Covid, maka pelonggaran PPKM di daerah tersebut tidak dilakukan.

“Bahkan jika dinilai perlu, lakukan peningkatan pengetatan PPKM. Jadi sekarang kepala daerah yang tingkat kasus Covid dan daerah yang laju penularannya masih tinggi, harus berupaya ekstra keras lagi memperbaiki penanganan Covid di wilayahnya,” tutup LaNyalla.

(Rel/dpd)

Post Views: 272
ShareSendShare
Previous Post

Pengawal Covid-19 Minta Pemprov Sumbar Tunda Event TdS 2021

Next Post

Prihatin dengan Kehidupan Janda Empat Anak, Program JBB Bantu Modal Usaha

Next Post
Prihatin dengan Kehidupan Janda Empat Anak, Program JBB Bantu Modal Usaha

Prihatin dengan Kehidupan Janda Empat Anak, Program JBB Bantu Modal Usaha

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,183)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,382)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,021)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,666)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,647)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,965)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,066)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,498)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,433)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,507)

Berita Lainnya

Ini Sikap Senator Filep Tentang Pemekaran di Papua

Ini Sikap Senator Filep Tentang Pemekaran di Papua

Jumat, 01/4/22 | 03:14 WIB
7

Senator Papua Barat, Filep Wamafma. (Foto : dpd) PAPUA BARAT, AmanMakmur.com --- Gonjang-ganjing pemekaran Papua semakin menjadi-jadi. Peluang implementasi Pasal...

Ketua DPD RI Dorong PGRI Rumuskan Metode Pembelajaran Simpel Saat Pandemi

Ketua DPD RI Dorong PGRI Rumuskan Metode Pembelajaran Simpel Saat Pandemi

Kamis, 09/9/21 | 10:17 WIB
12

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta Persatuan...

Nevi Zuairina Minta Pemerintah Cari Solusi Tepat Jaga Stabilisasi Harga Pangan

Nevi Zuairina Minta Pemerintah Cari Solusi Tepat Jaga Stabilisasi Harga Pangan

Jumat, 09/6/23 | 07:17 WIB
9

Anggota Komisi VI DPR RI Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur — Anggota Komisi VI DPR RI Hj...

LaNyalla: Konsep Blue Economy Harus Diaplikasikan dalam Program Riil

LaNyalla: Konsep Blue Economy Harus Diaplikasikan dalam Program Riil

Senin, 07/6/21 | 07:44 WIB
9

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) YOGYAKARTA, AmanMakmur.com ---Saat ini, pembangunan wilayah pantai di seluruh Indonesia...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.