• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kesejahteraan Dosen, Pilar Pendidikan yang Terabaikan

Kamis, 16/1/25 | 15:51 WIB
in Opini
0
H Al Hidayat Samsu, SPd, MPd, Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Selatan (B-106). (Foto : dpd)

Oleh: H Al Hidayat Samsu, SPd, MPd

POTRETkesejahteraan pengajar di perguruan tinggi Indonesia saat ini berada dalam kondisi yang memilukan. Hasil riset yang dilakukan tim dosen Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), dan Universitas Mataram (Unram) pada tahun 2023, menunjukkan bahwa 42 persen pengajar di Indonesia masih mendapatkan gaji di bawah Rp3 juta per bulan.

Dosen swasta menghadapi nestapa yang lebih parah. Mereka menerima gaji Rp45.000 per jam dengan total penghasilan bulanan tidak lebih dari Rp900.000.

LihatJuga

Tulisan Riri Satria Memperingati Hari Puisi Nasional 2026: Saya dan Puisi

Tulisan Riri Satria Memperingati Hari Puisi Nasional 2026: Saya dan Puisi

Selasa, 28/4/26 | 18:08 WIB
11
Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Fadly Amran Kandidat Kuat Gubernur Sumbar ke Depan

Senin, 27/4/26 | 11:17 WIB
44
Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

Hendra Aswara, Energi Baru Padang Pariaman

Minggu, 26/4/26 | 17:33 WIB
6

Ini merupakan fakta yang ironis, mengingat para pengajar merupakan garda terdepan pendidikan tinggi yang menjadi pilar esensial dalam menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.

Ini menunjukkan ada pengabaian yang serius di dunia pendidikan tinggi negara kita. Ketidakadilan ini tidak hanya menunjukkan kelemahan dalam sistem penggajian pendidik, tetapi juga menimbulkan ketidaksetaraan yang merusak ekosistem pendidikan tinggi.

Sudah banyak biaya dan waktu yang dikorbankan para dosen untuk menyelesaikan pendidikan S2 dan S3 demi mencetak generasi penerus, yang justru harus berhadapan dengan kenyataan pahit berupa ketidakpastian ekonomi.

Lebih buruk lagi, dalam 12 tahun terakhir, tunjangan kinerja bagi dosen ASN yang diatur dalam Perpres No 136/2018, Permendikbud No 49/2020, serta Keputusan Mendikbudristek No 447/2024 belum juga direalisasikan. Kenyataan ini sangat berbeda dengan cita-cita besar yang sering disuarakan oleh pemerintah.

Dalam pertemuan dengan Komite III DPD RI yang pertama dan terakhir pada 2024, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjelaskan perlunya percepatan kualitas pendidikan tinggi untuk merealisasikan visi Asta Cita Presiden RI. Namun, apa jaminan yang diberikan oleh Pak Menteri? Ketidaksesuaian antara retorika dan kenyataan ini semakin mengurangi kepercayaan dosen terhadap pemerintah, yang terlihat jelas melalui tagar #JanganJadiDosen yang viral di platform media sosial.

Diperlukan langkah strategis dan penyelesaian yang nyata dari permasalahan ini. Pertama, kami mendesak pemerintah agar segera menyelesaikan permasalahan nomenklatur dosen sehingga tunjangan kinerja yang telah tertunda selama bertahun-tahun bisa dicairkan.

Kedua, perubahan sistem gaji dosen menjadi sangat penting. Perlu peningkatan gaji dosen sesuai dengan beban pekerjaan dan tanggung jawab yang mereka jalani.

Ketiga, alokasi anggaran yang cukup untuk mendukung kesejahteraan dosen, termasuk peningkatan tunjangan profesi adalah keharusan.

Selain itu, pengawasan yang ketat terhadap pelaksanaan kebijakan di lapangan harus dilakukan sehingga kebijakan yang ada seharusnya tidak hanya berfungsi sebagai dokumen administratif yang tidak memberikan dampak nyata.

Pemerintah perlu membangun dialog terbuka dan sarat makna dengan serikat dosen untuk memahami kebutuhan mereka secara langsung dan membangun kembali kepercayaan yang telah menurun serta menyinergikan arah kebijakan pemerintah.

Bonus demografi yang berkualitas takkan kita dapatkan ketika dosen masih dihantui dengan minimnya kesejahteraan mereka. Menjamin dan memastikan kesejahteraan mereka bukan hanya tuntutan ekonomi, tetapi juga gambaran sejauh mana bangsa ini menghormati pendidikan dan masa depan anak-anaknya.

Saatnya pemerintah menunjukkan dukungan yang konkret kepada dosen, karena meningkatkan kesejahteraan mereka merupakan investasi penting untuk kesinambungan pembangunan nasional. *)

Penulis adalah Anggota DPD RI Dapil Sulawesi Selatan (B-106)

Post Views: 136
ShareSendShare
Previous Post

Di Sidang Paripurna DPD RI, Senator Asal Aceh Haji Uma Sampaikan Beberapa Permasalahan Daerah

Next Post

Dato’ Sri Prof DR Tahir, Sosok Pemimpin Teladan

Next Post
Dato’ Sri Prof DR Tahir, Sosok Pemimpin Teladan

Dato' Sri Prof DR Tahir, Sosok Pemimpin Teladan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,155)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,357)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,988)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,638)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,622)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,932)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,041)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,463)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,404)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,483)

Berita Lainnya

Sabtu 31 Januari 2026, Sekjen Kemenlu RI Denny Abdi Dilantik Jadi Ketua Umum DPP IKA Unand Periode 2025-2029

Sabtu 31 Januari 2026, Sekjen Kemenlu RI Denny Abdi Dilantik Jadi Ketua Umum DPP IKA Unand Periode 2025-2029

Selasa, 27/1/26 | 20:50 WIB
105

Denny Abdi, Ketua Umum DPP IKA Unand Periode 2025-2029. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur---Rencananya Sekjen Kementerian Luar Negeri RI, Denny...

Terkait Gagal ke SEA Games, Ketua DPD RI Berharap Pesenam Sutjiati Diberi Kesempatan

Terkait Gagal ke SEA Games, Ketua DPD RI Berharap Pesenam Sutjiati Diberi Kesempatan

Kamis, 21/4/22 | 12:47 WIB
10

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud...

Sah! Pasangan Benny-Radi Dapatkan Nomor Urut 1 

Sah! Pasangan Benny-Radi Dapatkan Nomor Urut 1 

Senin, 23/9/24 | 22:14 WIB
13

Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir dan Iraddatillah dapat nomor urut 1. (Foto : Alex) SIJUNJUNG,...

Muhaimin Siap Fasilitasi Sumbar untuk Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Muhaimin Siap Fasilitasi Sumbar untuk Pemulihan Ekonomi di Masa Pandemi

Senin, 14/6/21 | 08:39 WIB
45

Wakil Ketua DPR RI Muhaimin Iskandar. (Foto : mic) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Masa pandemi sudah berlangsung 67 minggu. Eskalasi kasus...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.