• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Hamid Jabbar, Penyair Profetik

Minggu, 19/5/24 | 18:32 WIB
in Opini
0
Musfi Yendra, Ketua Komisi Informasi Sumbar/Pecinta Puisi.(Foto : Dok)

Oleh: Musfi Yendra

(Ketua Komisi Informasi Sumbar/Pecinta Puisi)

HAMID JABBAR adalah seorang wartawan, sastrawan dan penyair Indonesia asal Minangkabau. Karyanya lebih banyak memberi pesan religi. Tentang Islam. Parni Hadi, seorang wartawan senior, ia juga ayah angkat saya, menulis sebuah buku berjudul Jurnalisme Profetik. Pemberitaan yang menyampaikan pesan kenabian, memberi kabar gembira atau juga petakut bagi umat manusia.

LihatJuga

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

Kamis, 11/6/26 | 09:25 WIB
3
Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

Senin, 08/6/26 | 18:00 WIB
10
Menata Ulang MBG: Selamat Datang Kantin Sekolah

Menata Ulang MBG: Selamat Datang Kantin Sekolah

Senin, 08/6/26 | 12:48 WIB
9

Izinkan saya menyebut Hamid Jabbar sebagai Penyair Profetik. Melalui puisinya ia mengingatkan kita tentang Tuhan, Kenabian, Kehidupan dan Kematian. Karya-karya Hamid Jabbar bagi saya mengandung kekuatan ruhiyah yang amat dalam.

Puisi berjudul Setitik Nur yang ia tulis tahun 1973, merupakan metafora bagi kesadaran spiritual dan pemahaman yang mendalam akan keberadaan Tuhan dalam kehidupan manusia. Saya yakin Hamid Jabbar pernah mengalami perjalanan spritual hebat dalam hidupnya. Mungkin saja ia mendapat ilham. Sehingga karya Setitik Nur yang ia tulis 51 tahun silam itu akan tetap bermakna dan ber-ibroh hingga kehidupan dunia ini berakhir.

Sepintas sulit memaknai puisi Setitik Nur. Sebab bahasanya yang sangat sufistik.  Membaca Setitik Nur harus disertai dengan iman, untuk mengungkap maknanya.

…Bumi yang dipijak dan terisak dan tak kuasa mengelak dari kuasa-Mu selalu…

Maknanya amat dalam. Allahuakbar!

Almarhum Hamid Jabbar. (Foto : Dok)

Menurut saya karya sastra seperti yang ditulis oleh Hamid Jabbar itu harus terus dilanjutkan generasi sekarang. Pesan dan nilainya jadi wasilah dakwah untuk dunia yang sudah tua, dan semakin banyak penyakitnya. Ini akhir zaman. Sahabat Rosul dan ulama-ulama besar Islam banyak menciptakan syair. Syair yang mengingatkan manusia dari keterpurukan untuk kembali bangkit sesuai ajaran Qur’an dan Assunnah.

Menurut saya konten seni yang edukatif dan relijius bisa menjadi sarana efektif untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada generasi gen-z dan milenial saat ini. Sarananya pun lebih mudah melalui sosial media. Seni tidak boleh larut dalam nuansa melow, yang membuat generasi kita menjadi murung dan sulit move on.

Hamid Jabbar sudah lama meninggalkan kita, 20 tahun ia berpulang. Ia meninggal pada 29 Mei 2004 ketika sedang membacakan puisi karyanya yang berjudul Merajuk Budaya Menyatukan Indonesia. Begitu cinta ia dengan puisi, berangkatnya saat membaca puisi. Insya Allah husnul khotimah. Amin.

Kita kenang Hamid Jabbar. Jasadnya telah tiada. Namun karya-karyanya tetap harus kita hidupkan untuk generasi kini dan berikutnya. *)

Post Views: 266
ShareSendShare
Previous Post

Masyarakat Tanah Datar Terdampak Banjir Bandang dan Galodo Masih Trauma, Lalu Mengungsi di Pondok-pondok

Next Post

Tokoh Piaman di Rantau Sebut JKA Sosok yang Tepat Pimpin Padangpariaman 

Next Post
Tokoh Piaman di Rantau Sebut JKA Sosok yang Tepat Pimpin Padangpariaman 

Tokoh Piaman di Rantau Sebut JKA Sosok yang Tepat Pimpin Padangpariaman 

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,210)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,403)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,045)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,689)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,671)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,991)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,083)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,525)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,461)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,528)

Berita Lainnya

DPD dan DPR RI Asal Aceh Tak Diizinkan Besuk Korban Penembakan di Malaysia

DPD dan DPR RI Asal Aceh Tak Diizinkan Besuk Korban Penembakan di Malaysia

Selasa, 04/2/25 | 17:43 WIB
6

Anggota DPD RI dan DPR RI asal Aceh di Malaysia. (Foto : dpd) KUALA LUMPUR, AmanMakmur --- Senator DPD RI...

Mediasi Antara LBH Padang dengan Pemprov Sumbar Gagal, Sengketa Lanjut ke Pembuktian

Mediasi Antara LBH Padang dengan Pemprov Sumbar Gagal, Sengketa Lanjut ke Pembuktian

Selasa, 26/3/24 | 10:25 WIB
0

Suasana sidang di KI Sumbar. (Foto : ki) PADANG, AmanMakmur --- Mediasi sengketa informasi antara Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang...

Sempat Dibuka, Akhirnya Pariaman Putuskan Tutup Semua Objek Wisata

Sempat Dibuka, Akhirnya Pariaman Putuskan Tutup Semua Objek Wisata

Sabtu, 15/5/21 | 23:02 WIB
61

PARIAMAN, AmanMakmur.com ----Sehubungan dengan perkembangan Covid-19 di daerah tetangga Kota Pariaman yang saat ini berada zona orange dan merah, Walikota...

Jembatan Menuju Kantor Camat Sasak Ranah Pasisir Ambruk

Jembatan Menuju Kantor Camat Sasak Ranah Pasisir Ambruk

Sabtu, 04/2/23 | 23:10 WIB
13

Jembatan menuju dan keluar dari kantor camat Kecamatan Sasak Ranah Pasisir Kabupaten Pasaman Barat, ambruk. (Foto : gmz) PASAMAN BARAT,...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.