• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Rifo Darma Saputra Sayangkan Kebijakan Mendikbudristek Soal Ekskul Pramuka

Kamis, 04/4/24 | 00:08 WIB
in Berita
0
Rifo Darma Saputra, SH, MM, Ketua DPW Perindo Sumbar. (Foto : Dok)

PADANG, AmanMakmur —Rifo Darma Saputra, SH, MM, Ketua DPW Perindo Sumbar sangat menyayangkan sikap Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mencabut Permendikbud yang mengatur Ekstrakurikuler6 Wajib Pendidikan Pramuka lewat pemberlakuan Permendikbudristek Nomor 12 Tahun 2024.

Dalam peraturan baru itu mengatur bahwa keikutsertaan murid dalam kegiatan ekskul Pramuka di sekolah bersifat sukarela. Kebijakan Menteri Nadiem mencabut ekskul Pramuka itu kemudian menuai polemik publik.

Rifo menyesalkan kebijakan Menteri Nadiem Makarim perihal penghapusan dan pencabutan ekskul Pramuka tidak lagi menjadi ekskul wajib.

LihatJuga

IKAL Lemhanas RI Sumbar Soft Launching Bela Negara Fun Run 2026

IKAL Lemhanas RI Sumbar Soft Launching Bela Negara Fun Run 2026

Selasa, 25/8/26 | 19:33 WIB
22
Kuda Zara Dynamite Milik Edi LO Juara IHR Merdeka Cup 2026, Menerima Hadiah Rp80 Juta

Kuda Zara Dynamite Milik Edi LO Juara IHR Merdeka Cup 2026, Menerima Hadiah Rp80 Juta

Senin, 24/8/26 | 11:38 WIB
6
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir Apresiasi PCIM Britania Raya, Dorong Dakwah Islam Berkemajuan

Sabtu, 22/8/26 | 22:22 WIB
9

“Keputusan ini sangat tidak matang dan sangat prematur. Karena Pramuka sangat lah penting dalam pembentukan karakter kepemimpinan, belajar disiplin dan bekerja sama di antara anggota Pramuka, serta cara bersosialisasi di tengah masyarakat dimulai dari pendidikan Pramuka,” ujar Rifo, yang pernah punya program pembagian sejuta sajadah ini.

Karena ekskul Pramuka itu, lanjut Rifo, sangat kuat membentuk karakter rasa cinta Tanah Air, dan semangat Bela Negara yang ditanamkan sejak dini oleh kegiatan Pramuka ini.

Terlebih tantangan zaman saat ini, dimana anak-anak muda atau generasi Z yang cenderung lebih memilih game dan judi online ketimbang kegiatan positif dan kegiatan formal seperti olahraga dan Pramuka

“Kita menyadari betul akan pentingnya pendidikan Pramuka, maka kami berharap Anggota DPR RI dari Komisi terkait bisa mengembali kegiatan ekskul Pramuka ini di sekolah-sekolah seperti sediakala,” tukas Rifo.

“Untuk itu, Anggota DPR RI Komisi X yang membidangi Pendidikan harus memanggil Menteri Nadiem Makarim untuk rapat dengar pendapat,” tegas Rifo, yang merupakan putra Muaro Paneh Solok ini.

Lanjutnya, dampak pengapusan ekskul Pramuka harus di lihat secara luas dan jangka panjang, karena kebijakan ini mengakibatkan kerugian pada sektor pendukung, seperti para pedagang UMKM di bidang garmen dan pedagang pakaian anak sekolah.

Mereka sudah menyetok banyak baju Pramuka, dan terancam hilangnya omset mereka karena Pramuka tidak lagi menjadi ekskul wajib, sehingga yang membeli pakaian Pramuka turus drastis.

“Harus dilihat betul secara utuh efek akibat kebijakan ini. Semoga kebijakan ini bisa direvisi dan kembali kepada peraturan sebelumnya,” tambah pengusaha nasional ini.

Menurutnya, sejarah pembentukan dan eksistensi Gerakan Pramuka di Indonesia merupakan keputusan negara dan pemerintahan. “Adanya Gerakan Pramuka berperan terhadap pembangunan karakter bangsa,” tukuknya.

Dalam sejarahnya, kata Rifo, sudah banyak regulasi yang menyatakan dukungan negara terhadap Gerakan Pramuka. Ia menyebut misalnya Kepres Nomor 238 Tahun 1961 tentang Gerakan Pramuka, Kepres Nomor 104 Tahun 2004 tentang Pengesahan Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, sampai UU Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka.

“Jadi kalau melihat perkembangan Gerakan Pramuka sampai sekarang sangatlah strategis, terlebih dalam membantu pencapaian tujuan pendidikan nasional, yaitu menciptakan manusia Indonesia yang bermartabat, cerdas, dan bertakwa,” katanya.

Gerakan Pramuka sebetulnya sejalan dengan upaya dari Kemendikbudristek serta berbagai kementerian dan lembaga negara lainnya. Hal itu dibuktikan dengan adanya Satuan Karya Pramuka di sejumlah kementerian dan lembaga negara.

Keberadaan Pramuka, menurut dia, juga tidak lepas dari paradigma pendidikan, yang menyatakan bahwa proses pendidikan dipengaruhi oleh tiga aspek utama. Yakni, aspek pendidikan formal, informal, dan non-formal.

Karena itu, ia menilai semestinya Kemendikbudristek menjadi motor Gerakan Pramuka yang utama.

“Jadi dalam melihat keberadaan Gerakan Pramuka janganlah fatalistis, tetapi holistis yang memperhitungkan berbagai aspek dan mampu mencegah konflik yang tidak diharapkan,” tegasnya.

Meski menyayangkan kebijakan Mendikbudristek Nadiem soal tidak wajibnya kegiatan Pramuka ini, ia menyatakan bahwa Gerakan Pramuka membuka diri untuk perbaikan agar bisa lebih baik dan maju, serta dapat membantu program pemerintah maupun masyarakat umum.

“Kami mengakui bahwa Pramuka ke depannya masih memerlukan kolaborasi dan sinergi bersama stakeholder lainnya untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara Indonesia,” tutupnya.

(Rel/Irsal)

Post Views: 428
ShareSendShare
Previous Post

Amril ‘Aciak’ Amin: Safari Ramadhan Jemput Aspirasi!

Next Post

Menilik Kebijakan Perhutanan Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat

Next Post
Menilik Kebijakan Perhutanan Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat

Menilik Kebijakan Perhutanan Sosial untuk Pemberdayaan Masyarakat

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,336)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,527)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,167)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,809)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,785)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,139)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,180)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,641)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,596)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,631)

Berita Lainnya

Ketua DPD Minta Polisi Tangkap Pihak yang Ancam Pelapor Pemotongan Bansos

Ketua DPD Minta Polisi Tangkap Pihak yang Ancam Pelapor Pemotongan Bansos

Kamis, 22/4/21 | 10:14 WIB
8

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com ---Sejumlah warga Desa Klapanunggal, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mendapat ancaman setelah melaporkan pemotongan Bantuan Sosial Tunai (BST)...

Hadir di Acara Disability Fest, GKR Hemas: Kita Harus Wujudkan Pembangunan yang Inklusif

Hadir di Acara Disability Fest, GKR Hemas: Kita Harus Wujudkan Pembangunan yang Inklusif

Kamis, 05/12/24 | 16:28 WIB
10

Wakil Ketua DPD RI GKR Hemas hadir pada acara Hanenda Disability Fest 2024. (Foto : dpd) YOGYAKARTA, AmanMakmur ---Setiap individu...

Nevi Zuairina Desak Pemerintah Sanksi Keras Pegawai yang Lakukan Kekerasan Seksual

Nevi Zuairina Desak Pemerintah Sanksi Keras Pegawai yang Lakukan Kekerasan Seksual

Selasa, 01/11/22 | 01:34 WIB
0

Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKS Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Anggota Komisi VI...

Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024

Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024

Jumat, 25/8/23 | 22:31 WIB
92

Gedung MPR/DPR/DPD RI. (Foto : Dok) Oleh: Isa Kurniawan KOMISI PEMILIHAN UMUM (KPU) sudah mengumumkan Daftar Calon Sementara (DCS) bakal...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.