
PADANG, forumsumbar —— Menurut rencananya Riri Satria, Penyair, Penulis dan Dosen, akan memberikan Orasi Budaya di acara; 70 Tahun Penyair ASEAN Syarifuddin Arifin, yang digelar oleh Hamas (Himpunan Media Sumbar) yang bekerjasama dengan PSH Unand (Pusat Studi Humaniora Universitas Andalas), pada 3 Juni 2026 yang akan datang.
Hal itu disampaikan oleh Isa Kurniawan dari Hamas, Senin (6/4/2026), setelah mendapatkan kabar dari Riri Satria melalui telpon.
“Kami sudah memasukkan surat ke Pak Riri Satria sehubungan dengan permohonan untuk memberikan Orasi Budaya dan sekaligus Baca Puisi pada acara 70 Tahun Sang Penyair ASEAN Syarifuddin Arifin” ujar Isa.
“Karena acaranya masih bulan Juni, saya akan mengagendakan acara ini ke jadwal saya. Mudah-mudahan tidak ada acara yang lebih penting,” ujar Isa menyampaikan jawaban Riri Satria.
“Bang If (panggilan akrab Syarifuddin Arifin) itu seorang penyair senior. Kami sering bertemu di acara baca puisi, baik di Padang maupun di Jakarta. Meskipun kami sering berbeda pendapat, tapi hubungan silaturahmi tetap terjaga,” ungkap Riri.
Adapun tema Orasi Budaya yang akan disampaikan Riri Satria: Teknologi AI dan Deepfake yang Mendisrupsi Dunia Sastra.
Inilah, lanjut Isa, yang perlu didengar dari pakarnya langsung, persoalan Artificial Intelligence (AI) dan Society 5.0, serta pengaruhnya terhadap berkesenian dan berkebudayaan.
“Digitalisasi itu adalah sebuah keniscayaan. Dan proses berkebudayaan dan berkesenian pun tidak bisa tidak, akan terdampak. Sehingganya perlu dilakukan kajian-kajian, sehingganya digitalisasi tadi tidak membawa mudarat, tapi bermanfaat bagi kebudayaan tadi, dalam upaya membangun peradaban yang lebih baik lagi ke depannya,” tukas Owner forumsumbar.com ini.
Ditambahkan Isa, Riri Satria itu meskipun menekuni bidang yang sangat serius di dunia akademis dan profesional, seperti itu juga Riri menekuni dunia seni dan budaya, khususnya puisi.
“Puisi adalah salah satu cara saya untuk menyeimbangkan diri dengan sisi lain kehidupan saya yang sarat dengan sains, teknologi, ekonomi, riset dan sebagainya,” ungkap Riri, yang saat ini menjadi Komisaris Utama ILCS Pelindo Solusi Digital dalam sebuah kesempatan.
Pada 27 Februari 2024 lalu, Riri Satria juga pernah memberikan Orasi Budaya dan sekalian Baca Puisi di acara 88 Tahun Rusli Marzuki Saria yang diadakan di Hotel Daima Padang.

Sekilas Riri Satria
Riri Satria lahir di Padang, Sumatera Barat 14 Mei 1970, merupakan alumni SMAN 2 Padang, dan Sarjana Ilmu Komputer lulusan Universitas Indonesia (UI), serta menempuh program S3 atau Doktor di bidang Manajemen Bisnis pada PSB Paris School of Business, Paris, Prancis.
Riri adalah salah seorang pendiri, dan saat ini menjabat sebagai Ketua Komunitas Jagat Sastra Milenia (JSM), serta Pimpinan Umum sebuah jurnal sastra daring Sastramedia.com.
Puisinya sudah diterbitkan dalam empat buku puisi tunggal, yaitu Jendela (2016), Winter in Paris (2017), Siluet, Senja, dan Jingga (2019), dan Metaverse (2022), serta sebuah buku kumpulan puisi duet bersama penyair Emi Suy berjudul Algoritma Kesunyian (2023), di samping lebih dari 60 buku kumpulan puisi bersama penyair lainnya.
Riri juga menulis esai yang dibukukan dalam; Untuk Eksekutif Muda: Paradigma Baru dalam Perubahan Lingkungan Bisnis (2003), trilogi Proposisi Teman Ngopi (2021), yang terdiri tiga buku; Ekonomi, Bisnis, dan Era Digital; Pendidikan dan Pengembangan Diri; Sastra dan Masa Depan Puisi (2021), serta Jelajah (2022).
Sehari-hari ia adalah CEO pada Value Alignment Advisory (VA2) Group, dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (UI), Komisaris Utama di sebuah BUMN yaitu ILCS Pelindo Solusi Digital, Anggota Dewan Penasihat Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI), serta pernah menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Komputer UI periode 2011-2018.
Di samping itu, ayah dua anak dengan istrinya yang juga dosen ini, sering diundang sebagai narasumber untuk topik ekonomi digital dan transformasi digital di berbagai perusahaan dan instansi pemerintah, termasuk untuk Program Pendidikan di Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas) RI.
(Ika)











