• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kemenkes: Vaksinasi Booster Jadi Syarat yang Tepat Bagi Mobilitas Mudik yang Masif

Sabtu, 26/3/22 | 06:09 WIB
in Berita
0
Suasana masyarakat mudik. (Foto : Dok)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Mobilitas mudik dinilai lebih masif karena melibatkan puluhan juta orang daripada mobilitas acara MotoGP Mandalika, sehingga perlu vaksinasi booster untuk mengurangi risiko jika tertular Covid-19.

Pemerintah mewajibkan vaksinasi booster untuk meningkatkan kekebalan imunitas masyarakat mengingat mobilitasnya lebih masif daripada acara MotoGP Mandalika.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi, mengatakan diwajibkannya vaksinasi booster tidak semata-mata tanpa pertimbangan yang jelas.

LihatJuga

Tanah Datar Percepat Peningkatan Sarana Pendidikan Melalui Dana TKD

Tanah Datar Percepat Peningkatan Sarana Pendidikan Melalui Dana TKD

Sabtu, 24/10/26 | 20:29 WIB
2
BRI Peduli Salurkan 270 Unit Pompa Air, Dukung Penanganan Karhutla di Kalbar

BRI Peduli Salurkan 270 Unit Pompa Air, Dukung Penanganan Karhutla di Kalbar

Sabtu, 24/10/26 | 20:23 WIB
4
Pabrik Sabu 1,2 Ton Terungkap di Pidie, Senator Aceh Darwati Desak Jaringan Diusut Tuntas Hingga ke Akar

Pabrik Sabu 1,2 Ton Terungkap di Pidie, Senator Aceh Darwati Desak Jaringan Diusut Tuntas Hingga ke Akar

Sabtu, 24/10/26 | 20:19 WIB
12

“Mobilitas masyarakat yang masif memungkinkan penularan Covid-19 yang lebih tinggi. Maka dari itu vaksinasi booster penting dilakukan untuk membantu mengurangi dampak kesakitan jika tertular Covid-19,” katanya di kantor Kementerian Kesehatan RI, Jakarta, Jumat (25/3).

Hasil survei Badan Penelitian dan Pengembangan Perhubungan, Kementerian Perhubungan tentang mudik lebaran 2022 diketahui potensi masyarakat yang akan melakukan mudik berjumlah sekitar 80 juta orang. Jumlah tersebut jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan jumlah penonton acara MotoGP Mandalika yang dibatasi maksimal sebanyak 60 ribu orang.

Selanjutnya, mudik merupakan momentum bersilaturahmi dan mengunjungi orang tua. Risiko penularan akan lebih berbahaya jika penularan terjadi pada orang tua atau lansia di kampung halaman.

Dengan demikian, lanjut dr Nadia, vaksinasi booster tetap harus dilaksanakan. Pemberian vaksinasi booster tetap mengacu pada interval pemberian vaksinasi, mulai dari vaksinasi pertama, vaksinasi kedua, hingga vaksinasi booster.

“Bagi masyarakat yang belum vaksinasi booster dan kebetulan akan melakukan mudik, diharapkan segera melakukan vaksinasi jika telah tiba waktunya. Vaksinasi booster bisa disuntikkan minimal setelah tiga bulan kepada orang yang sudah divaksinasi lengkap,” ucap dr Nadia.

Dengan masifnya vaksinasi, merupakan upaya komunal, tidak hanya untuk melindungi diri, juga sekaligus melindungi masyarakat Indonesia terutama para orang tua dari risiko kematian dan kesakitan akibat Covid-19.

“Mari hentikan perdebatan. Tujuan vaksinasi utk melindungi masyarakat dari kematian akibat Covid-19. Bukan untuk mempersulit mobilitas” tutup dr Nadia

(Rel/kemenkes)

Views: 411
ShareSendShare
Previous Post

Sultan B Najamudin Harap Smeshub Indonesia Bisa Bawa UMKM ke Pasar Global

Next Post

Sultan Apresiasi Tingginya Dukungan Anggaran Presiden Jokowi di Sektor UMKM

Next Post
Sultan Apresiasi Tingginya Dukungan Anggaran Presiden Jokowi di Sektor UMKM

Sultan Apresiasi Tingginya Dukungan Anggaran Presiden Jokowi di Sektor UMKM

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,436)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,625)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,261)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,916)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,868)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,250)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,274)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,732)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,704)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,711)

Berita Lainnya

DPD RI Bahas 5 RUU tentang Provinsi

DPD RI Bahas 5 RUU tentang Provinsi

Selasa, 31/5/22 | 12:52 WIB
16

Wakil Ketua I Komite I DPD RI Dr Filep Wamafma SH, MHum menyampaikan Pandangan Komite I terhadap 5 RUU tentang...

Ketua DPD RI Sampaikan Perlunya Pertumbuhan Ekonomi Didukung Stabilitas Politik

Ketua DPD RI Sampaikan Perlunya Pertumbuhan Ekonomi Didukung Stabilitas Politik

Selasa, 15/3/22 | 12:15 WIB
12

Ketua DPD RI AA Lanyalla Mattalitti menerima Audiensi dari Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Himpunan Pengusaha Bugis Indonesia, di Jakarta, Senin...

Senator Hasan Basri Apresiasi Kerja Cerdas Bupati Tana Tidung

Senator Hasan Basri Apresiasi Kerja Cerdas Bupati Tana Tidung

Sabtu, 16/10/21 | 03:09 WIB
9

Anggota Komite III DPD RI, Hasan Basri melakukan silaturahmi dengan Bupati Kabupaten Tana Tidung (KTT) beserta Forkopimda setempat. (Foto :...

Anggota DPD RI Syukur Pertanyakan Kebijakan Karantina Sepulang dari Luar Negeri

Anggota DPD RI Syukur Pertanyakan Kebijakan Karantina Sepulang dari Luar Negeri

Selasa, 25/1/22 | 09:28 WIB
26

Anggota DPD RI asal Provinsi Jambi, Syukur. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com ---Anggota DPD RI asal Provinsi Jambi, Syukur mempertanyakan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.