• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Haedar Nashir Dorong Kampus Muhammadiyah Bangun Konsolidasi dan Kemandirian Finansial

Jumat, 13/3/26 | 15:18 WIB
in Berita
0
Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir di UMS Surakarta. (Foto : muhammadiyah.or.id)

JAWA TENGAH, AmanMakmur —Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menegaskan pentingnya konsolidasi institusi dan penguatan kemandirian bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) dalam menghadapi dinamika persaingan dunia yang semakin kompleks.

Mengawali ceramahnya dalam Pengajian Ramadan 1447 H di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Haedar menyampaikan apresiasi tinggi atas capaian UMS yang terus berkembang dari fase ke fase dan mampu menghadirkan kebanggaan bagi persyarikatan Muhammadiyah.

Menurutnya, dengan capaian yang signifikan itu, UMS bersama persyarikatan harus mampu menjaga, merawat, dan mengembangkannya melalui pengelolaan institusi yang kuat dan berkelanjutan.

LihatJuga

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Jaga Ketahanan Pangan, Pemkab Agam Komit Kendalikan Alih Fungsi Lahan Pertanian

Kamis, 09/7/26 | 22:00 WIB
6
Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Bupati Eka Putra Kunjungi Kementerian PU, Bahas Soal Teknis Pembangunan Sekolah Rakyat

Kamis, 09/7/26 | 21:47 WIB
3
Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Menteri PU Dody Hanggodo Kunjungi Jembatan Enang-Enang yang Dibangun Masyarakat Bener Meriah Aceh Secara Swadaya

Kamis, 09/7/26 | 21:32 WIB
9

“Mengelola Universitas besar tentu tidak mudah. Tuntutannya banyak, problem internal yang harus dikelola tentu tidak sedikit, sementara persaingan di eksternal juga semakin tinggi. Karena itu kita memerlukan konsolidasi institusi yang dilakukan secara rutin dan terus menerus,” ujar Haedar pada Kamis malam, (12/3/2026) bertempat di Ruang Seminar Utama Gedung Induk Siti Walidah UMS, Surakarta, seperti dilansir oleh muhammadiyah.or.id.

Selain konsolidasi institusi, Haedar turut menekankan pentingnya konsolidasi finansial, mengingat bahwa kondisi ekonomi global yang semakin penuh dengan ketidakpastian. Maka ia menekankan bahwa PTMA selaku lembaga pendidikan perlu memiliki tata kelola keuangan yang bijak, berimbang, dan mampu mengisi problem-problem masa depan.

“Sikap yang seperti ini bagus, di mana di Al Quran sendiri mengajarkan kita untuk tidak boros, juga tidak kikir. Tentu itu bisa kita terapkan dalam mengelola organisasi dalam mengelola amal usahanya,” jelasnya.

Lebih lanjut, Haedar menjelaskan terkait dinamika pengelolaan perguruan tinggi yang terbilang tidak sederhana. Dalam hal ini, Haedar turut menyoroti dinamika yang juga di alami Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang juga mengadapi tatangan yang tidak ringan.

Ia menilai bahwa dengan berkembangnya arus zaman, saat ini PTN tak hanya mengandalkan adanya APBN, namun juga menekankan etos kemandirian dalam kerja-kerjanya.

“PTN-BH itu ibaratkan gabungan sosialisme dan kapitalisme. Sementara kita murni mengembangkan institusi dengan kekuatan kita sendiri,” ucap Haedar.

Meski begitu, Haedar beroptimis bahwa PTMA akan terus mampu berkembang. Hal itu diyakininya karena Muhammadiyah sejak awal telah memiliki etos perjuangan yang kuat (badlul juhdi) yaitu kesungguhan, keikhlasan, dan pengabdian dalam memajukan persyarikatan dan Amal Usaha.

Maka dari itu, dengan adanya kesungguhan etos kerja tersebut, Haedar turut mengingatkan warga persyarikatan untuk tidak melupakan adanya kekuatan doa. Menurutnya, perjuangan perlu disertai dengan doa yang menyatu dalam setiap ikhtiar kehidupan.

“Sejak kita berniat berjuang, di situlah doa harus sudah masuk. Jawaban atas doa itu menjadi misteri Allah. Kadang kegagalan yang dirasakan justru menjadi jalan menuju keberhasilan yang lebih besar,” pesan Haedar.

Dalam konteks inilah kemudian Haedar berharap, pengembangan PTMA kedepan harus semakin modern, profesional dan maju sebagaimana yang menjadi amanat muktamar Muhammadiyah, yaitu menjadikan persyarikatan dan amal usahanya semakin modern, profesional, dan maju.

“PTMA perlu melampaui etos kerja swasta yang biasa-biasa saja. Kita perlu menuju kepada etos super swasta atau beyond, yaitu semangat kerja yang berani, kreatif, inovatif, dan mandiri,” tuturnya.

Poin selanjutnya yang disoroti oleh Haedar adalah terkait tujuan PTMA yang sebenar-benarnya. Etos kerja yang ditekankannya akan sangat berdampak kepada kualitas PTMA dan mahasiswanya.

Ia menegaskan bahwa tujuan utama Muhammadiyah menghadirkan mahasiswa di PTMA nya adalah untuk mendidik generasi bangsa yang tercerahkan, baik secara spiritual, alam pikiran, maupun perjalanan hidup di masa depan.

“Maka mindset kita perlu dirubah. Sistem jaringan harus terus dibangun dengan baik, karena AUM akan sangat terkait dan terikat dengan ekosistem di lingkungannya,” jelas Haedar.

Terakhir, dengan disampaikannya poin penting di atas, Haedar meyakini dan optimis bahwa Muhammadiyah di masa depan akan semakin dahsyat. Ia menekankan bahwa kekuatan kemandirian itu harus senantiasa hadir namun juga tidak perlu mengisolasikan diri atau bersikap anti terhadap sistem yang ada di luar.

“Saya yakin ke depan Muhammadiyah akan semakin dahsyat. Kekuatan kemandirian itu hadir tanpa harus mengisolasi diri atau bersikap antik terhadap sistem yang berkembang di luar,” pungkasnya.

Pengajian Ramadan 1447 H, di UMS tersebut turut dihadiri oleh beberapa jajaran Pimpinan Pusat Muhammadiyah di antaranya: Saad Ibrahim, Agus Taufiqurrahman, Dahlan Rais, dan Syafiq Mughni. Selain itu turut hadir, jajaran PWM, PWA, Rektor UMS beserta jajaran pimpinan universitas.

Agenda ini menjadi bagian sekaligus momentum refleksi bagi pengembangan AUM. Maka dari itu, diperlukan sinergi, etos kerja yang unggul, serta pengoptimalan potensi jaringan Muhammadiyah agar kedepan mampu menghadirkan perguruan tinggi yang maju, profesional dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan, kesejahteran umat dan bangsa.

(R/pp-muhammadiyah)

Post Views: 56
ShareSendShare
Previous Post

Dorong Integrasi Perekonomian Kawasan, Ketua DPD RI Sultan: Senator se-Sumatera Gagas One Sumatera Initiative

Next Post

Hari Raya Idul Fitri Berpotensi Berbeda Hari, Pemkab Tanah Datar Tetap Fasilitasi Salat Ied di Lapangan Cindua Mato

Next Post
Hari Raya Idul Fitri Berpotensi Berbeda Hari, Pemkab Tanah Datar Tetap Fasilitasi Salat Ied di Lapangan Cindua Mato

Hari Raya Idul Fitri Berpotensi Berbeda Hari, Pemkab Tanah Datar Tetap Fasilitasi Salat Ied di Lapangan Cindua Mato

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,262)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,450)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,087)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,737)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,711)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,047)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,118)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,562)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,514)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,564)

Berita Lainnya

Pamong Senior Buyung ‘Boy’ Lapau Digadang-gadang Jadi Bakal Calon Walikota Pariaman

Pamong Senior Buyung ‘Boy’ Lapau Digadang-gadang Jadi Bakal Calon Walikota Pariaman

Rabu, 24/4/24 | 04:53 WIB
170

H Buyung 'Boy' Lapau, SSos, MSi, Bakal Calon Walikota Pariaman. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior) PEPATAH Minang...

Sumbar Segera Punya Perda Keterbukaan Informasi Publik

Sumbar Segera Punya Perda Keterbukaan Informasi Publik

Rabu, 13/7/22 | 11:49 WIB
22

Suasana rapat kerja finalisasi Ranperda KIP antara Komisi I DPRD Sumbar, Komisi Informasi (KI) Sumbar dan Kepala Biro Hukum Setprov...

Pengamat: Sudah Saatnya Kelembagaan DPD RI Diperkuat

Pengamat: Sudah Saatnya Kelembagaan DPD RI Diperkuat

Rabu, 27/10/21 | 13:40 WIB
9

Senator asal Aceh, Fachrul Razi saat menjadi pembicara FGD di IAIN Pontianak, Rabu (27/10), bersama Senator asal Lampung Bustami Zainudin...

Mahasiswa KKN PNP Kolaborasi dengan Masyarakat Nagari Lawang Gelar Pagelaran Seni dan Budaya

Mahasiswa KKN PNP Kolaborasi dengan Masyarakat Nagari Lawang Gelar Pagelaran Seni dan Budaya

Rabu, 11/12/24 | 16:29 WIB
18

Tari-tarian ditampilkan saat pagelaran seni. (Foto : Kominfo) AGAM, AmanMakmur ---Dalam rangka mengangkat potensi seni dan budaya yang dimiliki oleh...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.