• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

“Salah Tembak”, Seharusnya Bukan Ahmad Karim Tapi Makmur Hendrik

Rabu, 26/3/25 | 23:29 WIB
in Sejarah
0
Makmur Hendrik, Angkatan 66/Pelaku Sejarah. (Foto : Dok)

Oleh: Makmur Hendrik
(Angkatan 66/Pelaku Sejarah)

TAHUN 1966 adalah tahun yang merobah sejarah Republik Indonesia!

Pada saat itu, Partai Komunis Indonesia (PKI) adalah partai yang paling dekat dengan Presiden Soekarno.

LihatJuga

Tan Bertepuk Sebelah Tangan

Tan Bertepuk Sebelah Tangan

Senin, 21/2/22 | 06:10 WIB
35

Setelah peristiwa G30S-PKI di tahun 1965, demonstrasi memenuhi jalan-jalan raya di Republik Indonesia, menuntut agar PKI dibubarkan.

Yang menjadi motor demonstrasi itu adalah Mahasiswa (KAMI/Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia), Pemuda dan Pelajar (KAPPI/Kesatuan Aksi Pemuda dan Pelajar Indonesia), Guru-guru (KAGI/Kesatuan Aksi Guru Indonesia), dan lain-lain.

Saat itu saya Kelas II, Jurusan Mesin STM Negeri Bukittinggi. Atas kesepakatan belasan Ketua OSIS SLTA dan SLTP, saya ditunjuk sebagai Ketua KAPPI Bukittinggi, membawahi Kota-kota di Sumbarut (Sumatera Barat Utara) meliputi; Bukitinggi, Padang Panjang, Payakumbuh, Batusangkar dan sekitarnya.

Saya memimpin belasan kali demonstrasi, yang diikuti siswa-siswi dari belasan SLTA dan SLTP.

Demonstrasi selalu dipusatkan di Kampung Cina. Sebab wilayah itu adalah pusat pemukiman warga Tionghoa, yang menurut data intelijen, 80% warganya pro Partai Komunis Cina.

Kendati demonstrasi sudah berhari-hari, namun Presiden Soekarno tidak bersedia membubarkan PKI.

Aksi demontrasi di Bukittinggi waktu tahun 1966. (Foto : Dok/Makmur Hendrik)

“Salah Tembak”

Dalam demo tanggal 14 September 1966, seorang siswa kelas II STM Negeri Bukittinggi, bernama Ahmad Karim, tewas ditembak dari jarak dekat.

Dalam Sidang Mahmil (Mahkamah Militer) di Padang, tahun 1967 saya hadir sebagai saksi.

Saat duduk, saya terkejut, di sana juga hadir ayah saya, Hendrik Pangandaheng, asal Sulawesi Utara.

Dia adalah Letnan Satu Brimob, dengan jabatan Komandan Kompi di Pekanbaru.

Mengapa dia hadir?

Sebab dalam sidang, terbuka fakta bahwa Ahmad Karim adalah korban “salah tembak”!

Yang “disuruh tembak” adalah Makmur HP, begitu nama saya kala itu.

Mengapa sampai salah tembak?

Karena Ahmad Karim mirip dengan saya.

Baik tinggi badan, model sisir rambut dan kumis tipis.

Yang menembak adalah tentara dari Batalyon 132. Asramanya, kala itu, di Birugo, di depan kampus IKIP Bahasa Inggris.

Namanya Z Aspar, pangkat (kalau tidak salah) Prajurit Satu (dua garis merah). Dia orang Padang.

Pada tahun 1967 itu dia dihukum 7 tahun penjara dan dipecat dari TNI.

Kunjungan Bung Hatta ke Bukittinggi. (Foto : Dok/Makmur Hendrik)

Bertemu Bung Hatta

Setelah peristiwa itu, saya dan beberapa tokoh KAMI Pusat, di antaranya Darlis Zakaria, Presidium KAMI Pusat asal Koto Gadang-Agam, bertemu dengan Wakil Presiden RI Bung Hatta dan mengusulkan agar Batalyon 132 dipindahkan dari Bukittinggi.

Atas wewenang Bung Hatta, Batalyon 132 dipindahkan dari Birugo Bukittinggi ke pinggir Kota Bangkinang di Riau.

Di sana kedudukan Batalyon 132 sampai hari ini!

PKI Dibubarkan Soeharto

PKI akhirnya dibubarkan oleh Jenderal TNI Soeharto, selaku Penerima SP 11 Maret, dari Presiden Soekarno!

Sebagai penerima SP 11 Maret, Jenderal Soeharto tidak hanya membubarkan PKI, tapi sekaligus juga ‘mengambil alih’ Pemerintahan.

Dia memimpin negara sebagai Presiden RI selama 32 tahun!

Terlepas dari masalah politik, suka atau tidak, selama Soeharto menjadi Presiden, negeri ini aman dan sejahtera. Harga-harga murah. Indonesia adalah negara yang disegani serta dihormati oleh negara-negara lain!

Sidang terbunuhnya Ahmad Karim. (Foto : Dok/Makmur Hendrik)

Kenapa Jadi Target Pembunuhan?

Kembali ke awal cerita, mengapa saya yang akan dijadikan target pembunuhan?

Karena:
1. Selaku Ketua KAPPI Bukittinggi, saya belasan kali memimpin demonstrasi menuntut agar PKI dibubarkan.
2. Komandan KOREM yang berkedudukan di Bukittinggi, Kolonel Majiman, adalah “orang PKI”!

Dalam sebuah demo, dia menusukkan tongkat komandonya ke dada saya, sambil mendesis tajam: Jika demo ini tidak kau bubarkan dalam lima menit, berapa Pahlawan Ampera kau mau? Lima atau sepuluh? Kuberi!

Membubarkan demo ratusan siswa dalam 5 menit?

MUSTAHIL!!

Saat itu berpuluh puluh tentara, bersenjata lengkap, dengan bedil berisi peluru tajam, mengawasi demo tersebut dengan wajah beku!

Siap menerima apapun perintah dari Komandan KOREM mereka!

Untung di saat amat kritis itu muncul Ir Januar Muin. Dia adalah tokoh masyarakat yang sangat dihormati siapapun!

Perlahan dia pegang tangan Komandan KOREM, membawanya pergi, sambil berkata:

“Mari Pak Dan Rem, biarkan mereka demo. Mereka kan anak-anak kita,”

Ir Januar Muin berhasil membawa pergi Kolonel Majiman.

Jika tidak, belasan siswa akan jadi korban!

Alhamdulillah. Terimakasih Pak Januar Muin.

Terimakasih.

Jauh hari kelak, kami dengar Kolonel Majiman terlibat PKI, dibuang ke Pulau Buru, dan meninggal disana.

Pulau Buru adalah pulau terpencil di Kepulauan Maluku.

Ke pulau ini orang-orang PKI yang ditangkap dibuang/diasingkan!

Menurut informasi, terdapat belasan ribu orang-orang PKI yang dibuang ke Pulau Buru ini! *)

Post Views: 352
ShareSendShare
Previous Post

Perusahaan Asuransi PT Prudential Life Assurance Disomasi Nasabah

Next Post

Bupati Mentawai Perjuangkan Transportasi Gratis untuk Warga Berduka dan Pasien Rujukan

Next Post
Bupati Mentawai Perjuangkan Transportasi Gratis untuk Warga Berduka dan Pasien Rujukan

Bupati Mentawai Perjuangkan Transportasi Gratis untuk Warga Berduka dan Pasien Rujukan

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,157)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,357)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,990)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,640)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,624)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,934)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,043)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,464)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,405)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,485)

Berita Lainnya

Di Forum COP26, Sultan Tegaskan Peran Penting Mayarakat Adat dalam Perlindungan Kawasan Hutan

Di Forum COP26, Sultan Tegaskan Peran Penting Mayarakat Adat dalam Perlindungan Kawasan Hutan

Selasa, 09/11/21 | 04:51 WIB
20

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin ikut menjadi salah satu pembicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi perubahan iklim COP26. (Foto...

Caleg DPRD Sumbar Partai Ummat Indah Iswantari: Jadikan Tapan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Selatan Pesisir Selatan

Caleg DPRD Sumbar Partai Ummat Indah Iswantari: Jadikan Tapan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Selatan Pesisir Selatan

Jumat, 02/2/24 | 22:16 WIB
18

Flyer Indah Iswantari bersama Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi. (Foto : Dok) PESISIR SELATAN, AmanMakmur---Pembangunan daerah bagian selatan Kabupaten Pesisir...

Kapal Tambang Tenggelam Lagi, Ketua DPD Minta Pemda Perhatikan Keselamatan Moda Rakyat

Kapal Tambang Tenggelam Lagi, Ketua DPD Minta Pemda Perhatikan Keselamatan Moda Rakyat

Senin, 27/3/23 | 14:33 WIB
3

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Tenggelamnya perahu tambangan di Sungai Brantas, di kawasan...

Rayakan Lebaran di Tarakan, Senator DPD RI Fernando Sinaga Silaturahmi Bersama Pendukungnya

Rayakan Lebaran di Tarakan, Senator DPD RI Fernando Sinaga Silaturahmi Bersama Pendukungnya

Rabu, 26/4/23 | 11:20 WIB
1

Anggota DPD RI Fernando Sinaga silaturahmi dengan pendukungnya Nur Rohmad, seorang pengusaha perikanan. (Foto : dpd) KALIMANTAN UTARA, AmanMakmur ---...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.