• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Bahrum Rajo Sampono, Sosok Dibalik Bandara BIM

Selasa, 26/11/24 | 03:54 WIB
in Biografi
0
Bahrum Hikmah Rajo Sampono bersama kontraktor dari Jepang. (Foto : Dok)

Oleh: Wiztian Yoetri
(Wartawan Senior)

BERLOKASI, sekitar 23 Kilometer dari pusat Kota Padang, Bandara Internasional Minangkabau (BIM), mulai dibangun sejak tahun 2001. Ada sosok dibalik keberadaan bandara pengganti Bandara Tabing itu. Perannya sangat strategis, dialah Bahrum Hikmah Rajo Sampono.

Bahrum adalah pemegang kuasa tanah Ulayat Nagari Ketaping, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Ditempat mana BIM berada. Bahrum terlibat sejak awal pembangunan bandara di atas lahan seluas 458 hektar dengan landasan pacu sepanjang 3000 meter, serta memiliki lebar 45 meter.

LihatJuga

LKBH Unitas Padang Gelar Diklat, Cetak Paralegal Muda yang Berintegritas dan Peduli Keadilan

LKBH Unitas Padang Gelar Diklat, Cetak Paralegal Muda yang Berintegritas dan Peduli Keadilan

Jumat, 19/6/26 | 15:55 WIB
40
Siap Layani Masyarakat, KAI Divre II Sumbar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026

Siap Layani Masyarakat, KAI Divre II Sumbar Apel Gelar Pasukan Angkutan Lebaran 2026

Jumat, 13/3/26 | 12:56 WIB
10
Dato’ Sri Prof DR Tahir, Sosok Pemimpin Teladan

Dato’ Sri Prof DR Tahir, Sosok Pemimpin Teladan

Kamis, 16/1/25 | 16:17 WIB
30

Kisah Rajo Sampono berawal dari kedatangan Menteri Perhubungan Agum Gumelar ke Padang. Bertemu dengan Gubernur Zainal Bakar, dan Rajo Sampono, juga diajak ke pertemuan itu oleh Bupati Padang Pariaman Muslim Kasim.

Rajo Sampono masih ingat pembicaraan Menhub Agum ketika itu, kepada Gubernur Zainal, “Saya ini urang sumando Pariaman, selagi saya Menhub, pembangunan bandara di Sumbar ini harus terlaksana,” ujar Agum Gumelar.

Waktu itu dijawab Gubenur Zainal Bakar, “Baik pak Menteri, jika gagal saya siap mundur dari Gubernur,” jawab pak Zainal.

Pertanyaan yang sama diteruskan ke Bupati Muslim Kasim, “Kami juga siap berjuang pak Menhub,” ujar Bupati MK.

Maka tibalah giliran Menhub bertanya kepada Rajo Sampono, “Bagaimana dengan pak Datuk?,” tanya Menhub.

Rajo Sampono berkata, “Jawab saya berbeda dari pak gubernur dan pak bupati. Mohon maaf, pak Menteri saya tak punya jabatan di pemerintahan. Namun, saya akan pertaruhkan kepala saya demi pembangunan bandara di Ketaping,” jawab Rajo Sampono tegas.

Mendengar itu, Menhub langsung berdiri dari duduknya, dan memeluk Rajo Sampono dengan sukacita.

Lantas, setelah pertemuan itu, seperti dituturkan Rajo Sampono dalam berdiskusi ringan di lepas Walikorong Talao Mundam di seputar Bandara BIM, Rajo Sampono disuruh besoknya ke Jakarta, untuk menerima arahan dari Menhub.

“Saya masih ingat, begitu sampai di Jakarta, karena sudah sore, langsung ke rumah dinas Menhub. Dan Menhub menyampaikan beberapa pesan, antara lain, jangan sampai pihak Jepang yang mengerjakan pembangunan terganggu di lapangan. Karena Bandara ini, proyek rugi. MOU ditandatangani sebelum kebijakan moneter, mau tidak mau pihak Jepang harus mengerjakan. Bila sampai terganggu yang rugi Sumatera Barat,” begitu pesan Menhub, ungkap Rajo Sampono masih mengingatnya.

Benar, saja dugaan pak Menhub, ungkap Rajo Sampono, begitu pihak kontraktor Jepang mulai bekerja membangun, yakni kontraktor Shimizu dan Marubeni JO serta PT Adhi Karya, sangat banyak gangguan dan tantangan dari masyarakat, terutama menyangkut soal pembebasan lahan. Dan sampai berita ini ke DPR RI.

Bahrum Hikmah Rajo Sampono bersama Agum Gumelar, Menhub (saat itu). (Foto : Dok)

Dan, cukup sengit perdebatan di Komisi II DPR RI itu. Bahkan, DPR RI, sempat minta ditangguhkan pembanguan Bandara. “Di sinilah saya yang hadir di gedung DPR itu, angkat bicara, saya menjamin tidak ada masalah dalam soal pembebasan lahan pembangunan bandara. Mulanya saya dibentak oleh pimpinan sidang, orang Batak ketika itu. “Saudara siapa?”, bentak pimpinan sidang itu.

Langsung saya jawab, ujar Rajo Sampono, “Kalau di Jogya, Hemengkubowono, di Sumatera Barat saya Rajo Sampono. Dia nangkono, saya nangkene. Urusan tanah di Sumbar urusan saya, karena saya seorang raja, dan itu urusan tanah Ulayat saya, masyarakat cuma punya hak garap bukan hak milik. Dan, kalau ada masyarakat yang kurang puas, tuntut saya ke pengadilan, bila saya kalah saya akan penuhi tuntutan masyarakat.

Rajo Sampono masih ingat, tiba-tiba dalam persidangan itu, muncul seorang dari Fraksi ABRI, dia menginterupsi pimpinan sidang, sambil menegaskan, ini bukan masalah kita, ini masalah adat, kita serahkan saja kepada pimpinan adatnya.

Akhirnya sidang memutuskan masalah tanah bandara, diserahkan sepenuhnya kepada Rajo Sampono, selaku pemegang hak Ulayat.

Begitulah, Rajo Sampono, pasang badan demi pembangunan bandara Ketaping (sebelum bernama BIM). Dan, sesuatu yang luarbiasa sempat juga terjadi ketika perusahaan dari Jepang, sedang bekerja.

“Saya terpaksa angkat pengganggu itu, ke kantor polisi. Saya terpaksa main keras dan tegas, untuk kenyamanan pelaksanaan pembangunan. Dan, itu tidak sekali kejadiannya, bahkan berkali-kali,” ujar Rajo Sampono sambil mengenang masa-masa pembangunan bandara.

Pekerjaan pembangunan bandara, menelan dana 9,4;Milyar Yen, atau setara dengan Rp990 Miliar. Sepuluh persen merupakan pinjaman dari pihak Jepang dari Japan Bank Internasional Coorporation. Bandara yang dibangun tahun 2001 itu, mulai difungsikan 22 Juli 2005 sebagai pengganti Bandar Udara Tabing.

Pada tahun 2006, Kementerian Agama, menetapkan BIM sebagai embarkasi dan debarkasi haji wilayah Sumbar, Bengkulu dan sebagian Jambi. Pada awalnya BIM beroperasi hingga pukul 21.00 wib, namun sejak 1 Januari 2012 PT Angkasa Pura II, menetapkan jam operasi diperpanjang menjadi pukul 00,00 wib.

Bandara BIM, mampu menampung berbagai jenis pesawat, di antaranya, Air Bus A-300, Air Bus A-320, Air 72, Boeing 747, Boeing 777, dan jenis pesawat lain.

Demikian, sekilas, kebaradaan Bandara Internasional Minangkabau, dimana sosok Rangkayo Rajo Sampono, ada dibalik perjuangannya, dengan Bupati Muslim Kasim, serta Gubernur Zainal Bakar, sebagai legacy dari buah kepemimpinan.*)

 

Wiztian Yoetri, Wartawan Senior. (Foto : Dok)
Post Views: 210
ShareSendShare
Previous Post

DPRD Agam Gelar Rapat Gabungan Komisi Bahas RAPBD Tahun 2025

Next Post

Senator Erni Daryanti Ajak Pilih Pemimpin yang Mengedepankan Kepentingan Rakyat, Jangan yang Transaksional

Next Post
Senator Erni Daryanti Ajak Pilih Pemimpin yang Mengedepankan Kepentingan Rakyat, Jangan yang Transaksional

Senator Erni Daryanti Ajak Pilih Pemimpin yang Mengedepankan Kepentingan Rakyat, Jangan yang Transaksional

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,286)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,478)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,117)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,759)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,736)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,081)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,136)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,587)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,541)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,590)

Berita Lainnya

Sosiolog IPDN Jose Rizal: Beri Ruang Kabinet Baru Jawab Persoalan Masyarakat

Sosiolog IPDN Jose Rizal: Beri Ruang Kabinet Baru Jawab Persoalan Masyarakat

Rabu, 15/6/22 | 14:20 WIB
62

Jose Rizal, Sosiolog IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri). (Foto : rzl) JAKARTA, AmanMakmur.com -- Kocok ulang kabinet telah digelar istana,...

Genjot Peningkatan Kualitas SDM, Pemkab Pasaman Anggarkan Rp1,2 M untuk Beasiswa 

Genjot Peningkatan Kualitas SDM, Pemkab Pasaman Anggarkan Rp1,2 M untuk Beasiswa 

Jumat, 17/11/23 | 07:53 WIB
16

Plt Bupati Pasaman Sabar AS memberi sambutan dalam peringatan HUT PGRI dan HGN ke-78 tingkat Kecamatan Rao Utara. (Foto :...

Angka Pengangguran Tinggi, LaNyalla: Perlu Treatment Khusus Tingkatkan Ekonomi dan Serapan SDM

Angka Pengangguran Tinggi, LaNyalla: Perlu Treatment Khusus Tingkatkan Ekonomi dan Serapan SDM

Selasa, 21/2/23 | 22:36 WIB
8

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur --- Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud...

Komite IV DPD RI Uji Shahih RUU Usul Inisiatif DPD RI tentang Pinjaman Daerah

Komite IV DPD RI Uji Shahih RUU Usul Inisiatif DPD RI tentang Pinjaman Daerah

Senin, 27/9/21 | 16:30 WIB
13

Komite IV DPD RI melakukan uji shahih RUU Pinjaman Daera di Aula Fakultas Hukum Universitas Udayana, Bali. (Foto : dpd)...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.