• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

DPD RI Minta Permasalahan PON XXI Aceh-Sumut Tidak Terulang Lagi

Selasa, 15/10/24 | 22:51 WIB
in Berita
0
Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur — Komite III DPD RI melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terkait penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh dan Sumatra Utara (Aceh-Sumut).

Dalam RDP dengan Sekretaris Kemenpora Gunawan Suswantoro tersebut, Komite III DPD RI menyampaikan beberapa permasalahan dalam penyelenggaraan PON XXI di Aceh-Sumut yang digelar tanggal 9 sampai 20 September 2024 lalu.

“Jika dibandingkan dengan PON Papua, itu meriah sekali, bahkan sepertinya PON XX di Papua terbesar di seluruh Indonesia. Hal yang sama seharusnya dialami oleh PON Aceh-Sumut, tapi kita tidak melihat itu,” ucap Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma, Selasa (15/10/2024).

LihatJuga

Bupati Tanah Datar Sahur Bersama Penghuni Huntara di Guguak Malalo

Bupati Tanah Datar Sahur Bersama Penghuni Huntara di Guguak Malalo

Kamis, 12/3/26 | 19:48 WIB
4
Wakil Bupati Mentawai Serahkan Bantuan Saat Safari Ramadan di Desa Malancan Siberut Utara

Wakil Bupati Mentawai Serahkan Bantuan Saat Safari Ramadan di Desa Malancan Siberut Utara

Kamis, 12/3/26 | 18:39 WIB
7
Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Kunjungi Makam Syekh Burhanuddin di Ulakan

Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon Kunjungi Makam Syekh Burhanuddin di Ulakan

Kamis, 12/3/26 | 18:28 WIB
9

Berdasarkan hasil pengawasan Komite III DPD RI, lanjut Filep, terdapat beberapa permasalahan yang ditemukan dalam penyelenggaraan PON XXI tersebut.

Pertama, adanya keterbatasan dalam kesiapan infrastruktur, di mana sebagian venue masih belum selesai dibangun dan masih dilakukan renovasi.

Kedua, ditemukannya keterbatasan anggaran, terutama dengan adanya pemotongan anggaran dari pemerintah pusat untuk kegiatan PON XXI di Sumut.

Ketiga, banyak keluhan dari atlet terkait akomodasi yang kurang layak.

Keempat, kurangnya koordinasi yang baik antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan PON XXI.

“Dan kelima, persiapan atlet dan kontingen kurang didukung dengan sarana dan prasarana latihan untuk meningkatkan daya saing,” imbuh Filep yang merupakan Senator dari Papua Barat ini.

Terkait penyelenggaraan PON XXI, Gunawan Suswantoro tidak menampik adanya permasalahan dalam iven nasional terbesar di Indonesia tersebut.

Meski begitu, Gunawan mengklaim bahwa penyelenggaraan PON XXI di Aceh-Sumut terbukti sukses dan menjadi iven PON terbesar dalam sejarah.

PON XXI juga dinilai menghasilkan peningkatan prestasi atlet. Selain itu, PON XXI juga dianggap telah sukses memberdayakan ekonomi daerah.

“Hal ini terlihat dengan adanya peningkatan Pendapatan Domestik Regional Bruto di Aceh dan Sumut sebesar 2,1% dan mampu mendorong peningkatan sektor pariwisata dan UMKM,” imbuh Gunawan.

Meski diklaim sukses oleh Kemenpora, Anggota DPD RI dari Sumut Dedi Iskandar Batubara menyampaikan kekecewaannya terkait penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut yang dianggap belum optimal dari segi fasilitas dan pendanaan ke Kemenpora.

Dedi juga mengkritik pemerintah pusat yang dinilainya kurang mendukung sepenuhnya dari segi pendanaan PON. Dari usulan anggaran sebesar Rp7 triliun untuk membangun venue, diturunkan menjadi Rp1,1 triliun, dan akhirnya hanya memperoleh Rp400 miliar.

“Ini sangat tidak fair, soal anggaran yang harusnya disiapkan secara utuh oleh pemerintah. Ini kekecewaaan masyarakat Sumut yang harus saya sampaikan. Kami harap ini tidak terjadi lagi di masa depan, terutama di PON selanjutnya yang akan diselenggarakan di NTB dan NTT,” ucapnya.

Sementara itu, Anggota DPD RI dari Lampung Ahmad Bastian SY, turut mengungkapkan keprihatinannya terkait penyelenggaraan PON XXI di Aceh-Sumut yang dinilai kurang mendapatkan perhatian dari pemerintah pusat, terutama dari segi anggaran yang menyebabkan pelaksanaan PON XXI memunculkan berbagai permasalahan yang disorot masyarakat.

“Saya memahami betapa terpukulnya Pak Dedi (Iskandar Batubara) karena sebagai perwakilan daerah, kami membawa nama daerah di mata nasional. Saat PON (Aceh-Sumut) menjadi sorotan seluruh masyarakat Indonesia, kami juga merasa terbebani dengan permasalahan yang ada,” jelasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Ketua Komite III DPD RI Erni Daryanti, menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab penuh dalam menyukseskan penyelenggaraan PON, baik dari penyiapan infrastruktur, non-fisik, maupun anggaran.

Ia menekankan bahwa keterlibatan pemerintah pusat, termasuk Kemenpora bersifat wajib tanpa membebani provinsi tuan rumah secara berlebihan.

“Karena PON adalah tanggung jawab pemerintah, bukan sekadar bantuan. Anggaran untuk PON harus dipastikan adil dan seimbang, baik untuk PON di Papua, Aceh-Sumut, maupun nanti (PON XXII) di NTB dan NTT,” ujar Erni yang merupakan wakil dari Kalimantan Tengah ini.

(Rel/dpd)

Post Views: 184
ShareSendShare
Previous Post

Kolaborasi Korem 032/Wirabraja dan BWS Sumatera V dalam Pemeliharaan Berkala Danau Maninjau Diapresiasi Kapas

Next Post

DPD RI Tindak Lanjuti Kerja Sama dengan Pemerintah Republik Ceko

Next Post
DPD RI Tindak Lanjuti Kerja Sama dengan Pemerintah Republik Ceko

DPD RI Tindak Lanjuti Kerja Sama dengan Pemerintah Republik Ceko

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,111)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,313)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,941)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,601)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,581)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,883)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (6,995)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,421)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,345)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,456)

Berita Lainnya

Sutan Riska: Keterbukaan Informasi Publik itu Penting dan Harus

Sutan Riska: Keterbukaan Informasi Publik itu Penting dan Harus

Sabtu, 29/7/23 | 09:23 WIB
0

Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, sedang memberikan sambutan pada acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kelembagaan PPID se-Pemkab Dharmasraya. (Foto...

Disaksikan Amien Rais, DPW Partai Ummat Sumbar Resmi Dilantik

Disaksikan Amien Rais, DPW Partai Ummat Sumbar Resmi Dilantik

Rabu, 19/1/22 | 12:25 WIB
40

Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Ummat Ridho Rahmadi melantik DPW Partai Ummat Sumbar. (Foto : Ika) PADANG, AmanMakmur.com...

Ketua DPD RI Apresiasi Kekompakan Bupati dan Kades Jadikan Banyuwangi Berprestasi

Ketua DPD RI Apresiasi Kekompakan Bupati dan Kades Jadikan Banyuwangi Berprestasi

Selasa, 12/12/23 | 16:40 WIB
3

LaNyalla hadir di acara Sarasehan dan Serap Aspirasi Masyarakat Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur...

Pemkab Agam Gelar Workshop Tingkatkan Inovasi dalam Pelayanan Publik

Pemkab Agam Gelar Workshop Tingkatkan Inovasi dalam Pelayanan Publik

Kamis, 07/11/24 | 08:13 WIB
6

Pembukaan acara workshop. (Foto : Kominfo) AGAM, AmanMakmur ---Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Agam menggelar Workshop Inovasi Daerah Kabupaten...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.