
SIJUNJUNG, AmanMakmur —Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sijunjung kembali menyalurkan dana zakat sebesar Rp1,8 miliar untuk 3.189 orang mustahik bidang kemanusiaan dan pendidikan tahun I tahun 2024.
Penyaluran dana zakat tahap 1 ini di-launching Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, di halaman Kantor Camat Sijunjung, sekaligus menyerahkan secara simbolis kepada beberapa orang penerima, Selasa (11/6/2024).
Dalam sambutannya, Bupati Benny Dwifa mengatakan bahwa dana zakat yang diserahkan tersebut bersumber dari zakat ASN se Kabupaten Sijunjung, para muzaki swasta dan perorangan lainnya.
“Penyaluran dana zakat ini merupakan bukti bahwasanya dana zakat yang dititipkan dan diamanahkan melalui Baznas telah disalurkan dengan sebaik-baiknya dan secara transparan oleh Baznas kepada yang berhak menerima,” ujar Bupati Benny.
Dengan adanya dana zakat yang terhimpun dan dikelola oleh Baznas ini, lanjut Benny, Pemerintah Kabupaten Sijunjung sangat terbantu dalam meringankan beban para mustahik.
“Oleh karena itu kami mengajak seluruh lapisan masyarakat yang mampu untuk berzakat, berinfak dan bersedekah, mari kita tingkatkan pembayaran zakat kita melalui UPZ OPD maupun UPZ Nagari kepada Baznas Kabupaten Sijunjung setiap bulannya, sehingga nantinya Baznas bisa lebih meningkat lagi jumlah penyaluran nya melalui berbagai program guna meringankan beban hidup mustahik yang ada,” harap bupati.
Kepada penerima zakat, Bupati Benny Dwifa berpesan agar dapat menggunakan dana ini dengan baik sesuai kebutuhan, serta berharap agar mendoakan para muzaki agar diberikan kesehatan, ditambahkan rezeki dan segera dibalas oleh Allah dengan yang lebih baik.
Sementara itu, Ketua Baznas Sijunjung Hidayatullah, menyampaikan bahwa dana ZIS tahap 1 yang disalurkan ini hampir mencapai Rp2 miliar yang akan diserahkan kepada 3.189 orang mustahik penerima manfaat se Kabupaten Sijunjung
Adapun rincian penerima bantuan ini lanjut Hidayatullah yaitu berupa bantuan biaya hidup untuk fakir miskin sebanyak 1.800 orang mustahik masing masing menerima Rp400 ribu dengan total bantuan Rp720 juta rupiah, dan untuk pembangunan rumah layak huni sebanyak 25 unit sebesar Rp635 juta rupiah.
Sementara itu untuk bantuan biaya hidup siswa SD sebanyak 790 orang siswa yang masing masing menerima Rp300 ribu dengan total Rp237 juta rupiah.
Selanjutnya bantuan biaya hidup untuk siswa SMP bagi 474 orang yang masing masing menerima Rp400 ribu rupiah dengan total dana Rp165,9 juta rupiah. Dan bantuan biaya pendidikan bagi siswa SMA sebanyak 37 orang masing masing menerima Rp400 ribu dengan total dana Rp14,8 juta
“Dana zakat ini langsung kami serahkan secara tunai kepada mustahik yang berhak menerimanya se Kabupaten Sijunjung yang akan kami laksanakan secara maraton di UDKP Kecamatan Sijunjung,” ujarnya
Khusus di Kecamatan Sijunjung, tambah Hidayatullah, akan di serahkan biaya santunan hidup untuk 673 orang mustahik senilai Rp269,2 juta rupiah dan biaya pembangunan untuk 4 buah rumah layak huni senilai Rp100 juta rupiah serta 1 buah gerobak sate senilai Rp3,5 juta rupiah.
Adapun jadwal penyaluran dana ZIS ini, jelas Hidayatullah, adalah pada hari Selasa tanggal 11 Juni 2024 di Kecamatan Sijunjung, Kecamatan Tanjung Gadang, dan Kecamatan Kamang Baru. Sementara itu pada Rabu 12 Juni 2024 akan disalurkan di Kecamatan IV Nagari dan Kecamatan Kupitan
“Penyaluran dana zakat pada Selasa dan Rabu nantinya akan dihadiri oleh Bupati Sijunjung Benny Dwifa sekaligus menyerahkan secara simbolis kepada beberapa orang penerima. Sementara pada hari Kamis 13 Juni 2024 akan disalurkan di Kecamatan Lubuk Tarok, Kotor VII dan Sumpur Kudus yang dihadiri Wakil Bupati Sijunjung Iraddatillah,” lanjutnya.
Adapun rincian dana yang akan disalurkan ini, Kecamatan Sijunjung sebanyak 673 mustahik, Kecamatan Tanjung Gadang sebanyak 107 orang mustahik, Kecamatan Kamang Baru sebanyak 130 orang mustahik, Kecamatan IV Nagari 124 muathik, di Kecamatan Kupitan sebanyak 102 orang mustahik, Kecamatan Kecamatan Sumpur Kudus 122 orang mustahik, Kecamatan Kotor VII sebanyak 274 orang mustahik, dan di Kecamatan Lubak Tarok sebanyak 68 orang
“Kita berharap dengan adanya dana ZIS ini akan dapat membantu pada mustahik dalam memenuhi kebutuhan hidup dan kebutuhan biaya sekolah serta dapat menempati rumah layak huni.
(Alex)











