
PADANG, AmanMakmur — Pemilu masih lama, tapi Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Andalas (Unand) harus tuntas tahun ini. Dan Majelis Wali Amanat (MWA) Unand sudah memutuskan dan menetapkan panitia Pilrek, sekaligus tahapan Pilrek itu sendiri.
Bahkan untuk Pilrek Unand masa bakti 2023-2027 itu, dilakukan secara terbuka, ditandai dengan digelarnya jumpa pers, di kampus Unand Limau Manis Padang, Rabu (16/8/2023).
“Pemilihan Rektor harus terbuka dan transparan, ini ujud Unand sebagai kampus terbuka kepada publik dan konsekuensi Unand kampus berbadan hukum atau PTNBH,” ujar Rektor Unand Prof Yuliandri.
Prof Yuliandri sendiri karena aturan tidak bisa maju untuk periode kedua.
“Tidak bisa karena ketentuan, sehingga itu Pilrek Unand tidak ada inkumben, dan saya memosisikan diri sebagai sosok yang netral, alias tidak punya putra mahkota pada Pilrek kali ini,” ujar Prof Yuliandri.
Sementara rumor berkembang, banyak guru besar dan tokoh yang dikenal publik Sumbar dan nasional berebut Rektor Unand.
Bahkan jajaran Wakil Rektor dan Dekan Unand disebut-sebut bakal meramaikan Pilrek Unand.
“Semua bisa ikut. Pemilihannya terbuka, tentu ada syarat dan ketentuan yang mengikat yang harus dipenuhi pada kandidat rektor tersebut,” ujar Prof Yuliandri.
(Rel/Adr)












