• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Dalam Aksi Kemanusiaan di ASEAN, Muhammdiyah Lebih Berperan Sebagai Peace Building

Rabu, 13/5/26 | 20:53 WIB
in Berita
0
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir hadir pada Sidang Terbuka Pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). (Foto : muhammadiyah.or.id)

YOGYAKARTA, AmanMakmur —– Sebagai organisasi non pemerintah (NGO), Muhammadiyah dalam aksi kemanusiaan lebih mengedepankan peace building, daripada peace making. Situasi itu dilakukan Muhammadiyah dalam konflik kemanusiaan di kawasan ASEAN.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir pada Selasa (12/5/2026) dalam agenda Sidang Terbuka Pascasarjana di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).

Sebagai Guru Besar Ilmu Sosiologi, Haedar melihat peran untuk menciptakan perdamaian atau peace making lebih tepat dilakukan oleh aktor negara. Sementara membangun perdamaian (peace building) dapat diperankan oleh NGO.

LihatJuga

Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Konflik Perbatasan Memanas dengan Kabupaten Solok, Bupati Tanah Datar Datangi Kemendagri

Senin, 08/6/26 | 21:43 WIB
5
Macab Laskar Merah Putih (LMP) Padang dan Padang Pariaman Dukung Pelaksanaan Rapimnas LMP 2026

Macab Laskar Merah Putih (LMP) Padang dan Padang Pariaman Dukung Pelaksanaan Rapimnas LMP 2026

Senin, 08/6/26 | 21:33 WIB
16
Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
10

“Kalau dianya menyeberang ke peace making, itu nggak bisa. Karena itu peran negara dan institusi-institusi yang punya otoritas,” ungkap Haedar, seperti dilansir muhammadiyah.or.id.

Mengambil contoh gerakan kemanusiaan Muhammadiyah di Rohingnya, Haedar menjelaskan, meski peran dan posisi antara Muhammadiyah dengan pemerintah beda, namun kerja sama dan kolaborasi tetap berjalan.

Dari peristiwa itu, Muhammadiyah mengetahui peran peace making yang diambil pemerintah tidaklah mudah. Sebab banyak faktor yang turut mempengaruhi terciptanya perdamaian sebuah bangsa – meski itu di kawasan ASEAN.

“Bahwa kemudian kita tidak bisa menghentikan konflik, jangan kan ormas, negara pun tidak bisa menghentikan konflik sebesar itu,” katanya.

“Siapa yang bisa menghentikan Amerika, Israel menggempur Iran atau juga terjadi perang akibat aksi-aksi? Mestinya kan PBB atau lembaga-lembaga internasional yang punya otoritas,” sambung Haedar.

Berkaca dari berbagai fenomena tersebut, Haedar menambahkan, menjadi kurang bijak jika menuntut Muhammadiyah atau organisasi sejenis untuk menghentikan perang. Langkah yang bisa diambil biasanya seruan moral.

Meski demikian, Muhammadiyah tidak kemudian berpangku tangan dalam usaha menciptakan perdamaian. Misalnya dalam konflik Filipina, Muhammadiyah berusaha hadir agak dalam untuk peace making, namun tetap menggandeng pemerintah.

“Mungkin ada yang bisa waktu itu kita lakukan di Filipina, kita bisa peace making, tapi tetap lewat negara, lewat diplomasi ke Filipina maupun Indonesia. Jadi hanya itu yang bisa kita lakukan,” tutur Haedar.

(R/pp-muhammadiyah)

Post Views: 56
ShareSendShare
Previous Post

Ketua DPD RI Sultan Terima Kunjungan Dirjen Badan Atom Rusia, Bahas Potensi Pengembangan PLTN

Next Post

Hujan Deras Guyur Tanah Datar, Beberapa Daerah Terkena Banjir dan Longsor

Next Post
Hujan Deras Guyur Tanah Datar, Beberapa Daerah Terkena Banjir dan Longsor

Hujan Deras Guyur Tanah Datar, Beberapa Daerah Terkena Banjir dan Longsor

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,206)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,400)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,043)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,686)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,668)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,988)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,081)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,523)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,455)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,523)

Berita Lainnya

DPD Siap Jadi Palang Pintu Hadang Penundaan Pemilu, LaNyalla: Tak Ada Urusan dengan Oligarki

DPD Siap Jadi Palang Pintu Hadang Penundaan Pemilu, LaNyalla: Tak Ada Urusan dengan Oligarki

Senin, 21/3/22 | 09:57 WIB
5

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,...

Tinjau Potensi Ekonomi, Komisi II DPRD Sumbar Kunker ke Padang Pariaman

Tinjau Potensi Ekonomi, Komisi II DPRD Sumbar Kunker ke Padang Pariaman

Kamis, 13/1/22 | 16:29 WIB
25

Suasana pertemuan Komisi II DPRD Sumbar dengan Pemkab Padang Pariaman. (Foto : Prokopim) PADANG PARIAMAN, AmanMakmur.com ---Dalam rangka meninjau perkembangan...

DPR RI Sahkan Kemenristek Digabung Lagi ke Kemendikbud

DPR RI Sahkan Kemenristek Digabung Lagi ke Kemendikbud

Jumat, 09/4/21 | 13:36 WIB
9

JAKARTA, AmanMakmur.com ---DPR RI menyetujui penggabungan Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) ke Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjadi Kemendikbud dan...

Hadiri FGD tentang Utusan Golongan, LaNyalla Ingatkan Tidak Bisa Tanpa Kembali ke Sistem Asli

Hadiri FGD tentang Utusan Golongan, LaNyalla Ingatkan Tidak Bisa Tanpa Kembali ke Sistem Asli

Senin, 16/1/23 | 17:21 WIB
13

Suasana Focus Grup Diskusi (FGD) yang diselenggarakan Yayasan Membangun Nusantara Kita di Museum Balai Kirti Istana Kepresidenan Bogor. (Foto :...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.