• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kasus BLBI, Fuad Bawazier: Ini Merupakan Perampokan pada Negara

Selasa, 20/6/23 | 22:56 WIB
in Berita
0
Fuad Bawazier selaku mantan Menteri Keuangan di tahun 1998 serahkan dokumen pada Pansus BLBI DPD RI. (Foto : Dok)

JAKARTA, AmanMakmur — Pansus BLBI DPD RI tengah berusaha untuk menggali berbagai informasi terkait dengan kasus BLBI melalui RDPU dengan Dr Fuad Bawazier selaku mantan Menteri Keuangan di tahun 1998.

Dalam sambutannya, Ketua Pansus BLBI Bustami Zainudin, yang merupakan Senator dari Lampung menyampaikan bahwa Pansus ingin lebih mendalami kasus BLBI dari sumber yang kompeten yang memahami tentang kronologis kasus BLBI.

“Terima kasih kepada Bapak Fuad Bawazier yang telah berkenan hadir untuk melakukan RDPU dengan pansus BLBI DPD RI dan perlu kami sampaikan bahwa tujuan kami melakukan RDPU ini adalah untuk mendapatkan informasi secara jelas serta mendalami permasalahan BLBI, dimana Pansus BLBI DPD RI menemukan adanya beban APBN yang berupa obligasi rekap senilai Rp47,78 triliun per September 2022 dalam kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) ini” kata Bustami.

LihatJuga

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 13/1/26 | 17:12 WIB
29
GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

Selasa, 13/1/26 | 15:33 WIB
3
Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Senin, 12/1/26 | 15:50 WIB
8

Membuka paparannya Fuad Bawazier menyampaikan bahwa semasa menjadi Menteri Keuangan, pernah berkirim surat kepada Presiden Soeharto terkait dengan BLBI ini. “Saya sampaikan kepada Presiden dalam surat pada 18 Mei 1998 terkait laporan BPPN yang menyimpulkan bahwa jumlah dana yang dipinjamkan kepada 54 bank yang berada di bawah BPPN (yang berarti hutang Pemerintah kepada Bank Indonesia) per tanggal 12 Mei 1998 berjumlah Rp109,5 triliun, dimana hampir 50% nya atau Rp53,4 triliun diberikan kepada 2 bank yaitu BDNI (Rp27,6 triliun) dan Bank Danamon (Rp25,8 triliun)” ungkap Fuad Bawazier.

“Saya pernah sampaikan juga ketika itu bahwa saya bahagia dengan langkah panja BLBI (DPR) untuk mengusut kasus BLBI, namun saya juga tetap cemas bahwa langkah pengusutan akan bernasib sama dengan pengusutan-pengusutan BLBI sebelumnya yang kandas di tengah jalan yang salah satu sebabnya adalah pihak yang diusut sangat kuat dengan kekuatan finansial yang mampu membiayai keputusan politik” kata Fuad Bawazier.

“Saya juga melihat ada ketidakterbukaan mengenai data terkait dengan kasus BLBI ini,” tambahnya.

Anggota Pansus Fahira Idris, Senator asal DKI menanyakan tentang pandangan Fuad Bawazier terkait dengan penyelesaian kasus BLBI saat ini yang ditangani oleh satgas BLBI. “Pencerahan yang luar biasa bagi kami Anggota Pansus BLBI. Saat ini pemerintah membentuk Satgas yang arahnya lebih soft dalam penanganan BLBI ini, kira-kira bagaimana tanggapan Bapak tentang langkah pemerintah dalam menyelesaikan BLBI melalui Satgas ini?” tanya Fahira.

“Lalu bagaimana tanggapan Bapak tentang perbedaan perhitungan antara obligor dengan pemerintah ini? Apakah tidak menghambat penyelesaian nantinya?” tambah Fahira.

Amaliah, Senator dari Sumatera Selatan juga menggali informasi terkait bank penerima BLBI. “Dari banyak bank penerima BLBI, bank apa yang menerima paling banyak dana BLBI, dan mengapa mendapat paling banyak?” tanya Amalia.

Sejalan dengan Anggota pansus lainnya Eva Apita Maya Anggota dari NTB juga menanggapi apa yang disampaikan Fuad Bawazier. “Sebagaimana tadi yang Bapak sampaikan, yang terlibat dalam kasus BLBI ini adalah orang dengan kekuatan ekonomi besar yang bisa mengalahkan kekuatan hukum dan politik di negara ini, jadi kira-kira bagaimana Langkah untuk menghadapi orang seperti ini?’

Tamsil Linrung, Anggota Pansus dari Sulawesi Selatan menanggapi tentang paparan Fuad Bawazier mengenai peran IMF dalam penyelesaian krisis tahun 1998.

“Saya melihat tidak ada historical dari IMF ini untuk menangani krisis sebagaimana yang kita alami di tahun 1998 sehingga bisa dikatakan bahwa ada kekuatan yang bermaksud tidak baik bagi Indonesia” kata Tamsil.

Wakil Ketua Pansus BLBI Pangeran Syarif Abdurrahman Bahasyim dari Kalimantan Selatan ingin menggali tentang bagaimana kaitan Budi Hartono dalam kasus BLBI ini. “Kami telah bersurat kepada Budi Hartono untuk bisa mendapat penjelasan terkait dengan BLBI ini, namun menurut Budi Hartono dalam suratnya, dia tidak ada kaitan dengan BLBI karena kasus BLBI terjadi sebelum Budi Hartono membeli BCA, terkait hal ini apakah sebelum 1998 memang tidak ada kaitannya”, tanya Senator Kalsel yang akrab dipanggil Habib ini.

Dalam tanggapannya, Fuad Bawazier menegaskan bahwa semua yang terkait dengan kasus BLBI adalah kasus pidana, sehingga perlu ketegasan dalam penyelesaian kasus ini secara hukum, perlu penegakan dan ketegasan hukum. “Ini sudah masuk dalam kategori kriminal, tegas Fuad bawazier”

Menutup RDPU, Ketua pansus Bustami menyampaikan apresiasi pada Fuad bawazier yang telah berkenan menyampaikan informasi terkait dengan BLBI.

(Rel/dpd)

ShareSendShare
Previous Post

Mertuanya Anas Malik Dapat Penghargaan, Leonardy Harmainy: Terima Kasih PKDP

Next Post

Ketua DPD RI Bertekad Lanjutkan Perjuangan Raja Denpasar IX Soal Sistem Bernegara

Next Post
Ketua DPD RI Bertekad Lanjutkan Perjuangan Raja Denpasar IX Soal Sistem Bernegara

Ketua DPD RI Bertekad Lanjutkan Perjuangan Raja Denpasar IX Soal Sistem Bernegara

Berita Lainnya

Hasil Pemilu 2024, 45 Orang Anggota DPRD Padang Periode 2024-2029 Ditetapkan KPU Padang

Hasil Pemilu 2024, 45 Orang Anggota DPRD Padang Periode 2024-2029 Ditetapkan KPU Padang

Minggu, 05/5/24 | 00:20 WIB
89

Suasana ekspos KPU Padang. (Foto : Riko) PADANG, AmanMakmur ---Komisi Pemilihan Umum (KPU) Padang menggelar acara, "Ekspos Hasil Pemungutan dan...

TP2Dewi Sumbar Gali Potensi Pariwisata Sambil Memberi Solusi

TP2Dewi Sumbar Gali Potensi Pariwisata Sambil Memberi Solusi

Kamis, 07/7/22 | 15:16 WIB
16

Luhur Budianda, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sumbar. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur.com ---Sektor pariwisata Sumbar terus berbenah. Hal ini ditandai...

MK Nyatakan UU Omnibus Law Inkonstitusional, Sultan: MK Telah Mewujudkan Harapan Daerah dan Rakyat

MK Nyatakan UU Omnibus Law Inkonstitusional, Sultan: MK Telah Mewujudkan Harapan Daerah dan Rakyat

Kamis, 25/11/21 | 13:34 WIB
23

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin...

Meski Turun Naik, Nagari III Koto Aur Malintang Komit dengan Keterbukaan Informasi Publik

Meski Turun Naik, Nagari III Koto Aur Malintang Komit dengan Keterbukaan Informasi Publik

Kamis, 03/11/22 | 15:23 WIB
4

Tim Verfak Monev KI Sumbar berfoto bersama dengan Walinagari III Koto Aur Malintang di depan kantor walinagari setempat. (Foto :...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.