• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Menjomplang-jomplangkan Akal Budi

Minggu, 07/1/24 | 21:01 WIB
in Opini
0
Nazwar, S. Fil. I., M. Phil, Penulis Lepas Yogyakarta. (Foto : Dok)

Oleh: Nazwar, S. Fil. I., M. Phil
(Penulis Lepas Yogyakarta)

PENULIS kali ini mengangkat tema bahasan tentang akal budi. Akal budi yang dimaksud adalah segala sesuatu yang melekat pada manusia yang digunakan untuk memahami, mengatakan, juga melakukan sesuatu.

Beranjak dari fenomena atau fakta yang terjadi, terutama berbagai fenomena yang mendunia, penulis mengangkat persoalan kejomplangan sebagai persoalan ide atau pemikiran.

LihatJuga

Bonus Kepala Daerah

Bonus Kepala Daerah

Sabtu, 13/6/26 | 11:20 WIB
9
Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

Ujian Nyata Desentralisasi Fiskal di 39 Daerah

Kamis, 11/6/26 | 09:25 WIB
4
Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

Nagari Ketapiang Menuju Sebuah Kecamatan Otonom

Senin, 08/6/26 | 18:00 WIB
10

Menjomplangkan maksudnya adalah; menjadikan akal budi tersebut tidak berfungsi secara tidak seimbang. Akal sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan dalam diri manusia.

Arti menjadi kesatuan yang tidak terpisahkan, termasuk dalam perbuatan atau dalam manusia melakukan suatu perbuatan.

Namun kenyataannya, seringkali terjadi tidak hanya dalam kehidupan sehari-hari, namun juga kejomplangan bahkan terjadi pada akal budi para pencetus atau para peletak dasar pemikiran atau ide-ide di Indonesia, khususnya sebelum akhirnya menyebar dan dikonsumsi oleh masyarakat luas.

Terlebih, tersedianya berbagai alat yang memfasilitasi terbukanya ruang gerak dan akses terhadapnya seperti media sosial, broadcasting video seperti postcast, dan lain sebagainya.

Kondisi ini membuat peluang persoalan ini semakin melebar dan akibat yang ditimbulkan pun semakin meluas.

Sebagai contoh kecenderungan para tokoh tersebut untuk menyeru mengedepankan akal ketimbang iman dalam melihat berbagai persoalan bangsa.

Mungkin tidak sepenuhnya, namun sikap atau usaha untuk meninggalkan iman di belakang dan lebih mengedepankan akal dalam melihat persoalan adalah dengan mengutamakan keinginan, hasrat, dan cenderung bersifat nafsu belaka

Parahnya ide ini seolah dipaksakan dan memaksa masyarakat umum untuk mengikutinya. Mengikuti jejak tokoh tersebut. Maksudnya bagaimana mungkin masyarakat menjadi mereka secara saklek? Baik latar belakang pendidikan, kehidupan pribadi, terlebih agama, ini lah bahayanya bahkan paling bahaya.

Maka, melalui artikel ini penulis sebagai sosok yang juga berpengalaman dalam dunia pemikiran khususnya filsafat dan keagamaan di lingkungan akademik mengingatkan bahwa penting untuk senantiasa mengedepankan iman dengan tidak senantiasa ya berusaha menjadikannya berada pada posisi Vis a Vis dengan akal.

Menjomplang-jomplangkan Akal Budi dengan mengedepankan atau sebut istilah mendewa-dewakan akal akal kekeliruan. Sebagaimana istilahnya, kejomplangan akal budi adalah salah. *)

Post Views: 365
ShareSendShare
Previous Post

Rentan Gempa Bumi, Ketua DPD RI Dorong Indonesia Adopsi Sistem Peringatan Dini Jepang

Next Post

Ibrahim Irwan Prayitno Sukses Jadi Host Desak Anies di Batusangkar

Next Post
Ibrahim Irwan Prayitno Sukses Jadi Host Desak Anies di Batusangkar

Ibrahim Irwan Prayitno Sukses Jadi Host Desak Anies di Batusangkar

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,213)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,407)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,047)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,693)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,675)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,997)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,086)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,528)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,463)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,529)

Berita Lainnya

Jelang Munas di Kendari, Kadin Daerah Berbalik Dukung Arsyad

Jelang Munas di Kendari, Kadin Daerah Berbalik Dukung Arsyad

Minggu, 20/6/21 | 07:44 WIB
11

Arsjad Rasjid, Calon Ketum Kadin Indonesia. (Foto : dok) JAKARTA, AmanMakmur.com---Sebuah fenomena terjadi menjelang pelaksanaan Munas Kadin Indonesia di Kendari,...

Komite IV DPD RI Gelar Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan, Evaluasi Kinerja 2024 dan Strategi Fiskal 2025

Komite IV DPD RI Gelar Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan, Evaluasi Kinerja 2024 dan Strategi Fiskal 2025

Rabu, 19/2/25 | 21:55 WIB
17

Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menggelar Rapat Kerja dengan Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati. (Foto...

Raih Dua Emas di Olimpiade Paris 2024, Komite III DPD RI: Prestasi Membanggakan Atlet Indonesia

Raih Dua Emas di Olimpiade Paris 2024, Komite III DPD RI: Prestasi Membanggakan Atlet Indonesia

Sabtu, 10/8/24 | 01:38 WIB
5

Hasan Basri, Ketua Komite III DPD RI. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Komite III DPD RI menyampaikan apresiasi tinggi atas...

Terima Kunjungan Utusan Partai Nahdhoh Tunisia, Sultan: Lembaga Parlemen Merupakan Roh Demokrasi

Terima Kunjungan Utusan Partai Nahdhoh Tunisia, Sultan: Lembaga Parlemen Merupakan Roh Demokrasi

Jumat, 08/11/24 | 21:02 WIB
24

Ketua DPD RI Sultan B Najamuddin menerima kunjungan utusan salah satu Partai Politik terbesar Tunisia "Nahdhoh", Mr Moadh Kheriji. (Foto...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.