• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Hasan Basri Minta Presiden Jokowi Cabut Larangan Pejabat Buka Puasa Bersama

Jumat, 24/3/23 | 22:59 WIB
in Berita
0
Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmamMakmur — Presiden Jokowi melarang pejabat negara mulai dari tingkat menteri hingga walikota untuk melakukan kegiatan buka bersama selama bulan suci Ramadhan 1444 H ini.

Arahan tersebut tertuang dalam surat dengan kop surat Sekretaris Kabinet Republik Indonesia Nomor 38/Seskab/DKK/03/2023 tertanggal 21 Maret 2023.

Merespons hal ini, Ketua Komite III DPD RI Hasan Basri meminta kepada Presiden Jokowi untuk mencabut larangan pejabat berbuka puasa bersama itu.

LihatJuga

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
5
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
6
PP Muhammadiyah Usung Konsep Eco-frendly dalam Penyembelihan Hewan Kurban

PP Muhammadiyah Usung Konsep Eco-frendly dalam Penyembelihan Hewan Kurban

Sabtu, 30/5/26 | 21:53 WIB
8

Hasan Basri menilai, seharusnya pemerintah tidak melarang kegiatan bernuansa keagamaan seperti buka puasa bersama (bukber), yang memang menjadi ajang silaturahmi bagi umat Islam.

Dirinya menilai alasan yang menjadi dasar pelarangan pemerintah adalah pengendalian penyebaran Covid-19 dari masa transisi pandemi menuju endemi, dirasa mengherankan dan tidak relevan.

“Di berbagai belahan dunia sudah tidak ada kewajiban menggunakan masker bahkan mencabut pembatasan covid, seperti Amerika Serikat, Uni Emirat Arab, Denmark, Australia, Singapura dan lainnya. Mereka sudah mencabut sejak 2022,” kata Hasan Basri, Jumat (24/3/2023).

Mengutip apa yang dirilis oleh CIA Amerika, adanya covid dikarenakan akibat kebocoran zat kimia salah satu pabrik di Wuhan, China.

Hasan Basri menilai, jika memang benar maka negara China yang seharusnya bertanggung jawab terhadap semua akibat covid selama ini.

“Sehingga menurut saya, sebaiknya edaran tersebut dicabut saja dan biarkanlah masyarakat hidup dan berinteraksi normal seperti pada hari-hari biasa,” jelas Hasan Basri.

Lebih lanjut, Hasan Basri juga menilai, larangan ini menunjukkan bahwa Presiden dinilai tidak peka dengan tradisi berbuka puasa yang merupakan kearifan lokal umat Islam di Indonesia.

Menurut Hasan Basri, justru saat ini Indonesia sudah bebas dari pandemi Covid-19. Bahkan Presiden Jokowi dan para pejabat kementerian sudah tidak pernah lagi memakai masker beberapa bulan belakangan ini. Rapat-rapat parlemen pun saat ini sudah sangat sedikit yang memakai masker.

Hasan Basri juga mengatakan, sebelum bulan Ramadhan, semua kegiatan berlangsung aman-aman saja tanpa ada yang dilarang, misalnya perhelatan konser dan sejumlah klub elit di Liga Inggris.

“Bahkan konser musik yang menghadirkan puluhan ribu dan berdesakan pun tidak ada larangan, dimana para pejabat juga turut menghadirinya,” ujarnya.

“Selain itu, acara buka bersama juga sudah merambah ke dunia olahraga. Misalnya klub elit di liga inggris seperti Chelsea, Everton, dan lainnya menyelenggarakan buka bersama sebagai penghargaan kepada pemain muslim dan warga muslim di Inggris. Para klub tersebut menyediakan stadionnya untuk berbuka bersama. Yang hadir pun bukan hanya umat Islam, tapi non muslim juga ikut serta,” kata Hasan Basri.

“Lebih dari itu, Liga Inggris pun sudah membuat kebijakan menghentikan pertandingan untuk memberikan kesempatan berbuka puasa kepada pemain muslim. Maka tampak jelas bahwa larangan buka puasa itu tidak sejalan dengan tren dunia yang makin inklusif dan menjadikan ajang ini sebagai momentum rekonsiliasi dan persaudaraan umat beragama,” lanjut Senator muda asal Kalimantan Utara.

Hasan menilai, semestinya pemerintah harus membuat aturan itu secara komprehensif, bagaimana mengatur pelaksanaan bisa berjalan dengan baik dan tertib, bukannya melarang.

“Kenapa kegiatan yang positif saat bulan Ramadhan yang salah satunya kegiatan berbuka puasa bersama, malah dilarang. Justru di momen berbuka puasa bersama itulah para pemimpin dan pejabat menjadi lebih dekat dengan masyarakat dan dapat secara langsung mengetahui kondisi masyarakat,” ujarnya.

Dikatakan, larangan itu juga sangat kontras dengan menyelenggarakan pesta perkawinan yang selama ini dilakukan oleh para pejabat, baik kementerian dan lembaga. Bahkan pesta anak Pak Jokowi di Solo juga menghadirkan banyak tamu undangan.

“Jadi dimana relevansinya pejabat dilarang buka puasa bersama?”, tanya Hasan Basri.

Karena itu, sambung Hasan Basri, Pak Jokowi jangan ragu untuk mencabut larangan tersebut.

Bulan Ramadhan adalah bulan kegembiraan dan kesempatan bagi pejabat untuk berbuka puasa bersama dengan masyarakat.

“Apapun alasan Pak Jokowi, melarang pejabat berbuka puasa bersama tidak sejalan dengan revolusi mental yang digaungkan beliau”, pungkas Hasan Basri.

(Rel/dpd)

Post Views: 330
ShareSendShare
Previous Post

Kapolres Pasaman Barat Pantau Stok dan Harga Sembako di Pasar Simpang Tiga

Next Post

6 Nelayan Bagan Karam yang Hilang di Air Bangis Ditemukan Selamat

Next Post
6 Nelayan Bagan Karam yang Hilang di Air Bangis Ditemukan Selamat

6 Nelayan Bagan Karam yang Hilang di Air Bangis Ditemukan Selamat

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,191)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,387)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,029)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,676)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,656)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,971)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,073)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,508)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,443)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,511)

Berita Lainnya

Dibalik Sahnya Perda KIP Sumbar, Bukti Nyinyirnya HM Nurnas

Dibalik Sahnya Perda KIP Sumbar, Bukti Nyinyirnya HM Nurnas

Selasa, 19/7/22 | 12:55 WIB
11

HM Nurnas, Anggota DPRD Sumbar. (Foto : Riko) PADANG, AmanMakmur.com --- Sejak diusulkan Ranperda inisiatif tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP)...

Ketua DPD RI Ingatkan PR Jatim Terkait Pengentasan Kemiskinan

Ketua DPD RI Ingatkan PR Jatim Terkait Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 14/2/24 | 20:15 WIB
8

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur--- Kepemimpinan Khofifah-Emil di Jawa Timur berakhir. Keduanya,...

Time Higher Education (THE) Merilis Universitas Terbaik di Indonesia 2026, Unand Menduduki Posisi 13

Time Higher Education (THE) Merilis Universitas Terbaik di Indonesia 2026, Unand Menduduki Posisi 13

Sabtu, 25/4/26 | 21:15 WIB
21

Kampus Unand di Limau Manis Padang. (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Asia Rankings 2026 dari Times Higher Education (THE) merilis...

Bupati Tanah Datar Eka Putra: Khatam Quran Bentuk Generasi yang Qurani

Bupati Tanah Datar Eka Putra: Khatam Quran Bentuk Generasi yang Qurani

Minggu, 29/12/24 | 22:49 WIB
6

Bupati Tanah Datar Eka Putra foto bersama dengan peserta Khatam Al-Quran. (Foto : Prokopim) TANAH DATAR, AmanMakmur ---Khatam Al-Quran bukan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.