• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Komite IV DPD RI Fokus Pengawasan Dana Desa dan Pembiayaan Ultra Mikro

Rabu, 16/11/22 | 10:26 WIB
in Berita
0
Pimpinan dan Anggota DPD RI berfoto bersama dengan BPK RI. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Komite IV DPD RI melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI membahas Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semestes (IHPS) I 2022, Selasa (15/11/2022).

Rapat dipimpin Ketua Komite IV DPD RI Elviana didampingi oleh Wakil Ketua Komite IV DPD RI Novita Annakota beserta para anggota Komite IV DPD RI. Dan dari BPK hadir Ahmadi Noor Supit Anggota BPK IV, Bahtiar Arif Sekjen BPK RI, Akhmad Anang Hernady Kaditaman Binbangkum, Laode Nusriadi KN VI, Dori Santosa Tortaam KN V, B. Dwita Pradana Kaditama Revbang beserta jajarannya.

Dalam sambutannya, Ahmadi Noor Supit mengungkapkan jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Komite IV DPD RI sudah dipersiapkan. Menyinggung nota kesepahaman yang pernah dibuat antara Komite IV DPD RI dan BPK RI yang dibuat tahun 2018, Ahmadi mengungkapkan tinggal ditindaklanjuti saja.

LihatJuga

OTT Berendeng Dua Kepala Daerah, Prof Djohermansyah: Bukan Semata Kegagalan Individual, Tapi Sistemik

OTT Berendeng Dua Kepala Daerah, Prof Djohermansyah: Bukan Semata Kegagalan Individual, Tapi Sistemik

Selasa, 20/1/26 | 15:29 WIB
12
LAK DKI Jakarta Somasi PT MSU Selaku Developer Apartemen Meikarta

LAK DKI Jakarta Somasi PT MSU Selaku Developer Apartemen Meikarta

Senin, 19/1/26 | 19:34 WIB
9
Pro Kontra Demokrasi Lokal: Sosiolog Pemerintahan Ingatkan Ada Opsi Ketiga

Pro Kontra Demokrasi Lokal: Sosiolog Pemerintahan Ingatkan Ada Opsi Ketiga

Senin, 19/1/26 | 08:01 WIB
12

“Nota kesepahaman pernah dibuat tahun 2018, jadi hanya tinggal menindaklanjuti saja nanti,” ungkap Ahmadi.

Dalam sambutannya, Elviana mengungkapkan konsen Komite IV DPD RI pada masa sidang II 2022/2023 adalah pengawasan terhadap Undang-undang APBN.

“Kami fokus pada penyaluran kredit ultra mikro (UMI) dan dana desa yang termaktub dalam APBN”, ujar Elviana.

Terkait dengan dana desa, Elviana mengungkapkan satu konsen terkait dengan proses pemeriksaan. “Dana desa berasal dari APBN, sehingga BPK Perwakilan di daerah tidak bisa masuk memeriksa dana desa,” ucap Elviana.

Seperti diketahui, dana desa berasal dari APBN, sehingga BPK Perwakilan di daerah tidak bisa masuk memeriksa dana desa. Hal ini disebabkan area pemeriksaan BPK Perwakilan adalah dana APBD.

La Ode Nusriadi, Tortama Keuangan Negara VI BPK RI, menyampaikan bahwa berdasarkan data umum perkembangan hasil tindak lanjut LKPD tahun 2021 yang telah dituangkan dalam IHPS 1-2022, sebanyak 500 pemda mendapatkan opini Wajar Dengan Pengecualian (WTP), 38 pemda meraih opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP), dan 3 pemda opininya ialah Tidak Menyatakan Pendapat (TMP).

Terkait opini pada pemda Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, menurut Nursadi, terdapat beberapa penyebab terjadinya persoalan tersebut.

“Di antaranya ialah karena lemahnya sistem pengendalian internal. Selain itu, Status TLRHP Kabupaten Waropen juga sangat rendah, yakni hanya 29,39 persen yang berstatus Selesai” lanjutnya.

“Oleh karena itu, hal-hal yang perlu dilakukan oleh Pemkab Waropen adalah membangun komitmen pimpinan daerah, peningkatan kapasitas SDM pemda yang terkait penyusunan laporan keuangan pemda, dan mendorong DPRD, Kemendagri, dan Pemprov untuk melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pemda” pungkasnya.

Ikbal Hi Jabid, Senator asal Maluku Utara, menceritakan pengalamannya saat melakukan kunjungan advokasi Komite IV DPD RI ke Kabupaten Waropen, Provinsi Papua, beberapa bulan lalu. Kondisi Waropen yang mendapatkan opini TMP 5 tahun berturut-turut menjadi perhatian DPD RI.

“Kiat seperti apa yang dapat dilakukan oleh BPK untuk merayu Pemkab Waropen sehingga dapat memperbaiki laporan keuangannya?” tanyanya kepada jajaran BPK RI.

Iskandar Muda Baharuddin Lopa, Anggota DPD RI dari Provinsi Sulawesi Barat, menyampaikan perhatiannya kepada salah satu masalah BPK di daerah, yakni keterbatasan SDM sehingga pemeriksaan keuangan menjadi tidak optimal di berbagai aspek.

“Contohnya, pemeriksaan dana desa dilaksanakan secara sampling. Kondisi tersebut menjadikan objektivitas dapat diragukan” ujarnya.

Lalu, ia mengajukan dua pertanyaan, “Bagaimana koordinasi BPK pusat dan daerah untuk mengatasi persoalan tersebut? Kemudian, bagaimana solusi jangka panjang dalam mengatasi masalah tersebut?” tutupnya.

Hilda Manafe, Senator Nusa Tenggara Timur (NTT), menyampaikan rasa keprihatinannya terhadap daerah pemilihannya terkait anggaran dari DPR RI. Dicontohkannya, kepala daerah periode lalu bersusah payah untuk pengadaan sumber air bersih. Ketika selesai menjabat, pembangunan tidak berlanjut karena pipa belum tersalur kepada masyarakat.

“Apakah ada peluang bagi BPK untuk memantau keberlanjutan program sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat dan proyek tidak mubazir?” tanyanya kepada jajaran BPK RI.

(Rel/dpd)

Post Views: 230
ShareSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Serah Terima TJSL di 8 Kabupaten dan Kota di Sumbar

Next Post

Maju Calon Ketua IDI Sumbar, Ini Visi Misi Dokter Andani

Next Post

Maju Calon Ketua IDI Sumbar, Ini Visi Misi Dokter Andani

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,060)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,262)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,890)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,560)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,533)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,833)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (6,952)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,382)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,296)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,423)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Sesalkan Pengeroyokan yang Menewaskan Santri di Ponorogo

Ketua DPD RI Sesalkan Pengeroyokan yang Menewaskan Santri di Ponorogo

Sabtu, 26/6/21 | 11:18 WIB
16

Ketua DPD RI saat berkunjung dan ziarah ke Makam Sunan Ampel Surabaya, beberapa waktu yang lalu. (Foto : dpd) JAKARTA,...

Khotbah Salat Idul Fitri di UNP: Diklat Sebulan Penuh Selama Ramadan Harusnya Kian Meningkatkan Fitrah

Khotbah Salat Idul Fitri di UNP: Diklat Sebulan Penuh Selama Ramadan Harusnya Kian Meningkatkan Fitrah

Senin, 31/3/25 | 19:04 WIB
10

Suasana Salat Idul Fitri di halaman Rektorat UNP. (Foto : Ika) PADANG, AmanMakmur ---Idul Fitri harus menjadi sarana untuk melakukan...

Usai Terpolarisasi Akibat Sistem Politik, LaNyalla Sebut Ukhuwah Harus Diperjuangkan

Usai Terpolarisasi Akibat Sistem Politik, LaNyalla Sebut Ukhuwah Harus Diperjuangkan

Selasa, 17/5/22 | 15:33 WIB
6

Ketua DPD RI LaNyalla tampil secara virtual dalam Halal bi Halal MUI, BPKH dan Bank Muamalat. (Foto : dpd) ARAB...

Harga Tiket Naik Borobudur Melambung, Senator DIY: Akan Menimbulkan Kesenjangan Wisatawan

Harga Tiket Naik Borobudur Melambung, Senator DIY: Akan Menimbulkan Kesenjangan Wisatawan

Senin, 06/6/22 | 14:53 WIB
11

Senator asal DI Yogyakarta Dr H Hilmy Muhammad, MA. (Foto : dpd) YOGYAKARTA, AmanMakmur.com ---Pemerintah melalui Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.