• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Apresiasi Bandung Fair 2022, Ketua DPD RI: Perkuat UMKM Hadapi Resesi Global

Minggu, 30/10/22 | 15:12 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mwmberikan sambutan pada pembukaan acara Bandung Fair 2022, di Ubertos Mall Bandung. (Foto : dpd)

JAWA BARAT, AmanMakmur.com — Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengapresiasi pelaksanaan Bandung Fair 2022, di Ubertos Mall Bandung, Minggu (30/10/2022).

Menurut LaNyalla, Bandung Fair 2022 tidak saja mempertemukan pengusaha pameran dengan pengunjung pameran, tetapi juga mempertemukan insan-insan kreatif, seniman dan budayawan Jawa Barat dalam satu arena. Sehingga potensi market semakin besar, karena daya tarik multi sektor ini.

Pada saat yang sama, LaNyalla juga menyinggung peran pemerintah dalam memperkuat posisi UMKM, utamanya dalam menghadapi resesi global yang diprediksi terjadi pada tahun 2023.

LihatJuga

Walikota Fadly Amran Hadiri Silaturahmi IKB 05, Harap Masukan untuk Kemajuan Kota Padang

Walikota Fadly Amran Hadiri Silaturahmi IKB 05, Harap Masukan untuk Kemajuan Kota Padang

Minggu, 03/5/26 | 19:49 WIB
22
Lantik Pemuda Parlemen Indonesia, DPD RI Dorong Pemuda Berkontribusi Aktif pada Pembangunan Daerah

Lantik Pemuda Parlemen Indonesia, DPD RI Dorong Pemuda Berkontribusi Aktif pada Pembangunan Daerah

Senin, 27/4/26 | 15:52 WIB
8
Pemkab Agam Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Ketua DPRD Jadi Inspektur Upacara

Pemkab Agam Peringati Hari Otonomi Daerah ke-30, Ketua DPRD Jadi Inspektur Upacara

Senin, 27/4/26 | 15:39 WIB
7

Pemerintah, kata LaNyalla, memang telah mendorong agar semakin banyak lahir UMKM atau UKM, melalui beragam skema bantuan dan pelatihan yang diberikan.

“Tetapi stimulus tersebut tidak dibarengi dengan kehadiran pemerintah dalam memastikan keberadaan eksisting market atau angka pasti jaminan ketersediaan pasar. Ini penting untuk kita pikirkan, terutama dalam menghadapi ancaman resesi global yang sudah di depan mata,” katanya.

Menurut LaNyalla, catatan ini penting sebagai masukan bagi pemerintah pusat dan daerah. Sebab, kebangkitan ekonomi selalu ditandai dengan adanya aktivitas ekonomi.

“Salah satu aktivitas ekonomi adalah pameran dagang. Di dalam pameran dagang terjadi pertemuan antara buyer dan seller. Itulah pasar. Dan diharapkan terjadi transaksi. Itulah ekonomi. Itulah ukuran keberhasilan sebuah pameran,” tutur LaNyalla.

LaNyalla mengaku bangga dengan penyelenggara Bandung Fair 2022 yang mengoptimalkan produk UMKM serta memadukan dengan beragam festival budaya rakyat.

Selain itu, calon-calon pelaku UMKM pun harus diberi pelatihan untuk berani terjun sebagai pengusaha UMKM.

“Tetapi, kita tidak punya data yang pasti dan riil tentang berapa jumlah market yang dapat menyerap produk mereka, atau berapa besar serapan marketnya. Yang ada hanya proyeksi-proyeksi,” ujarnya.

Padahal, kita sedang menjalankan hukum ekonomi. Artinya, jika supply terlalu banyak, sementara demand tidak ada, maka yang terjadi adalah penurunan harga atau pelaku usaha itu akan gulung tikar.

“Inilah yang sering saya sampaikan sebagai kritik kepada pemerintah di daerah-daerah yang gencar membangun sentra-sentra lokasi untuk pedagang, tetapi tanpa ada data market size di lokasi tersebut. Bahkan, market tidak didesain untuk datang ke sentra-sentra tersebut,” tutur LaNyalla.

Menurutnya, sebagian modal pedagang adalah dengan menjual aset yang dimiliki sebelumnya atau dengan meminjam modal perbankan. LaNyalla menegaskan hal ini persoalan serius di pemerintahan.

“Kita tidak punya data konkret dan riil berapa jumlah UMKM yang gulung tikar dalam tiga bulan. Dalam enam bulan atau dalam satu tahun. Dan kita juga tidak punya data serta informasi yang secara spesifik menjelaskan mengapa mereka gulung tikar,” papar LaNyalla.

Dikatakan LaNyalla, memastikan market ada adalah salah satu tugas penting pemerintah, termasuk pemerintah daerah. Karena itu, LaNyalla menilai perencanaan dalam pembangunan di daerah menjadi sangat penting. Terutama pembangunan infrastruktur seperti sentra-sentra bisnis dan pasar-pasar baru.

“Catatan berikutnya adalah maraknya platform e-commerce, yang ternyata mayoritas diisi barang impor dari Tiongkok. Padahal, nilai transaksi marketplace di Indonesia di tahun 2020 lalu, mencapai Rp266 triliun. Artinya uang Rp266 triliun itu mayoritas kita belanjakan untuk produk impor,” beber LaNyalla.

Faktanya, anak bangsa hanya menjadi penjual di marketplace. Dan mereka hanya mendapat sedikit keuntungan dari penjualan. Nilai tambah utama tentu ada pada produsen di negara asal barang itu didatangkan.

Namun, belakangan ini mulai terjadi pengurangan tenaga kerja yang dilakukan sejumlah marketplace yang beroperasi di Indonesia, terutama marketplace besar seperti Shopee, JD.ID, dan lain-lain.

“Mereka mulai menutup sejumlah gudang dan mengurangi jumlah tenaga kerja. Artinya, mereka sudah membaca dari Big Data, tentang produk-produk apa yang diminati pembeli di Indonesia. Sehingga yang tidak laku, mereka hapus,” beber LaNyalla.

Sebagian dari marketplace ini, yang berkantor pusat bukan di Indonesia ini juga sudah melakukan IPO ke lantai bursa. Sehingga, modal awal yang mereka tanamkan sudah kembali dan bisa dialihkan ke bisnis yang baru lagi, yaitu bisnis energi terbarukan, yang menjadi tuntutan masa depan global.

“Inilah pekerjaan besar kita sebagai bangsa, untuk kembali membangun kekuatan ekonomi kerakyatan. Dan membangun ekonomi kerakyataan dengan mazhab ekonomi liberal dan kapitalistik, tidak akan pernah berhasil,” tegas LaNyalla.

Oleh karena itu, di berbagai kesempatan kita selalu menawarkan gagasan agar kita kembali ke sistem ekonomi yang sudah didesain para pendiri bangsa kita.

“Yaitu Ekonomi Pancasila. Sehingga Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945 naskah asli, berikut naskah Penjelasannya mutlak diberlakukan kembali,” demikian LaNyalla.

Hadir pada kesempatan itu Senator asal Jawa Barat, Eni Sumarni, Sekjen DPD RI Rahman Hadi, Sekretaris Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UKM AH Novieta, Kasdim 0618 Kota Bandung, Letkol Inf Muksit, Pangeran Sumedang Larang Rd Lucky Johari Soemawilaga, Tokoh Budaya Jawa Barat Wak Deden, Uyut Yahya Jaya Santika dan Ki Sena Adi Jaya Kusuma Jati serta Tokoh Budaya Suka Pura Uyut Yani dan Ki Pamanah Rasa dan sejumlah tamu undangan lainnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 261
ShareSendShare
Previous Post

Kader Pemuda Pancasila Jawa Timur Satu Suara Dukung LaNyalla Presiden 2024

Next Post

NU DIY Kembali Tugaskan Gus Hilmy Sebagai Calon Anggota DPD RI

Next Post
NU DIY Kembali Tugaskan Gus Hilmy Sebagai Calon Anggota DPD RI

NU DIY Kembali Tugaskan Gus Hilmy Sebagai Calon Anggota DPD RI

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,162)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,361)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,998)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,645)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,631)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,939)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,047)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,468)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,413)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,489)

Berita Lainnya

Tingkuluak dan Makna Kekuatan Hati Perempuan Minang  

Tingkuluak dan Makna Kekuatan Hati Perempuan Minang  

Sabtu, 10/6/23 | 16:15 WIB
78

Perempuan Minang memakai tingkuluak. (Foto : Dok) Oleh: Gusdiana Oktavia KEKUATAN hati perempuan Minang dapat kita lihat dari simbol yang...

Ketua DPD RI Berduka untuk Korban Banjir Bandang Tanah Bumbu

Ketua DPD RI Berduka untuk Korban Banjir Bandang Tanah Bumbu

Jumat, 14/5/21 | 13:41 WIB
9

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Musibah banjir bandang yang melanda Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Jumat (14/5), membuat Ketua DPD RI, AA LaNyalla...

PPDI Jatim Siap Sinergi dengan DPD RI Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

PPDI Jatim Siap Sinergi dengan DPD RI Perjuangkan Kesejahteraan Perangkat Desa

Kamis, 24/2/22 | 08:17 WIB
16

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menerima aspirasi Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Jawa Timur di Kantor Kadin Jatim,...

Refly Harun Paparkan Tiga Cara Presidential Threshold 0 Persen

Refly Harun Paparkan Tiga Cara Presidential Threshold 0 Persen

Senin, 13/12/21 | 10:39 WIB
40

Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun, jadi narasumber dalam acara Diskusi Nasional Amandemen UUD 1945 kerja sama DPD RI dan...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.