• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kasus Gagal Ginjal Anak Meningkat, Jialyka: BPOM Harus Direformasi dan Diberi Sanksi

Senin, 24/10/22 | 15:33 WIB
in Berita
0
Jialyka Maharani, Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Ditemukannya kandungan etilen glikol pada beberapa merk obat atau sirup untuk balita yang beredar di Indonesia, telah membuat publik resah.

Pasalnya, kandungan etilon glikol pada obat tersebut diduga sebagai penyebab utama atas melonjaknya kasus gagal ginjal akut pada anak, dimana sebagian besar penderitanya meninggal dunia.

Anggota DPD RI asal Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Jialyka Maharani mengaku turut resah atas fenomena yang terjadi saat ini.

LihatJuga

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Bangun Citra Positif di Tengah Ekosistem Digital, MPI PP Muhammadiyah Gelar Akademi Jurnalistik Muhammadiyah (AJM) 2026

Selasa, 21/7/26 | 20:28 WIB
3
Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Ketua DPD RI Sultan B Najamudin: Pemerintah Berkomitmen Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat Daerah

Selasa, 21/7/26 | 20:06 WIB
5
Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Rel Sumatera Barat; Dari Jejak Sejarah Menuju Penguatan Konektivitas Pulau Sumatera

Selasa, 21/7/26 | 19:08 WIB
13

Dalam keterangannya, Jialyka mempertanyakan bagaimana mekanisme atau sistem pengawasan obat yang dilaksanakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) selama ini.

“Bagaimana mungkin kandungan berbahaya pada obat anak dapat beredar secara massif di masyarakat. Bagaimana pengawasan BPOM selama ini?” tanya Jialyka.

Senator kelahiran 20 September 1997 tersebut juga meminta BPOM agar tidak semata-mata mengeluarkan izin pendaftaran, tetapi juga harus mengawasi pasca-produk tersebut terdaftar.

“Selama ini, kalau produk sudah terdaftar di BPOM, maka mindset yang terbangun dalam masyarakat ialah produk tersebut sudah pasti aman. Namun, melalui kejadian ini menyadarkan saya bahwa mekanisme pengawasan obat dan mekanisme kerja BPOM harus segera direformasi,” tegas Jialyka.

Selain itu, Senator termuda tersebut juga menegaskan jika terbukti ditemukan faktor kelalaian dalam pengawasan obat tersebut, maka pihak yang harus bertanggung jawab dan dikenakan sanksi adalah BPOM.

Lebih lanjut, Jialyka juga meminta Kementerian Kesehatan untuk segera melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dalam menghadapi fenomena ini.

Menurutnya, tidak sedikit masyarakat yang panik berlebihan dalam menghadapi kejadian ini, hingga takut memberikan obat medis kepada anak mereka yang sedang sakit.

(Rel/dpd)

Post Views: 345
ShareSendShare
Previous Post

Verfak ke Dharmasraya, Tim Monev KI Sumbar Dilepas Sekda Adlisman

Next Post

LaNyalla: Peran Pesantren Paling Konkret Bagi Perjalanan Bangsa

Next Post
LaNyalla: Peran Pesantren Paling Konkret Bagi Perjalanan Bangsa

LaNyalla: Peran Pesantren Paling Konkret Bagi Perjalanan Bangsa

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,275)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,469)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,106)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,747)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,725)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,066)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,126)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,576)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,528)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,578)

Berita Lainnya

Nevi Zuairina Minta BUMN Asuransi Total Lindungi Petani Kecil

Nevi Zuairina Minta BUMN Asuransi Total Lindungi Petani Kecil

Sabtu, 10/12/22 | 17:30 WIB
15

Anggota DPR Komisi VI Hj Nevi Zuairina. (Foto : nzcenter) JAKARTA, AmamMakmur.com — Anggota DPR Komisi VI Hj Nevi Zuairina...

Sultan Sarankan Anies Perketat Larangan Penggunaan Kantong Plastik Bagi Industri Kuliner Online

Sultan Sarankan Anies Perketat Larangan Penggunaan Kantong Plastik Bagi Industri Kuliner Online

Rabu, 23/2/22 | 07:25 WIB
7

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam sebuah kesempatan. (Foto : dpd) JAKARTA,...

Ratifikasi RCEP Terlambat, Nevi Zuairina Harap Bisa Selesai di 2022 Ini

Ratifikasi RCEP Terlambat, Nevi Zuairina Harap Bisa Selesai di 2022 Ini

Kamis, 06/1/22 | 15:04 WIB
32

Anggota Komisi VI DPR RI, Hj Nevi Zuairina sedang diwawancara media. (Foto : nzvoice) PADANG, AmanMakmur.com --- Anggota Komisi VI...

JBB Masjid Al Quwait Salurkan Bantuan Rp24 Juta untuk 60 Orang Anak Yatim

JBB Masjid Al Quwait Salurkan Bantuan Rp24 Juta untuk 60 Orang Anak Yatim

Selasa, 01/2/22 | 07:50 WIB
42

Pengurus Masjid Al Quwait, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, bekerjasama dengan Rumah Gadang Basamo (RGB) Alumni...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.