• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

LaNyalla: Peran Pesantren Paling Konkret Bagi Perjalanan Bangsa

Senin, 24/10/22 | 15:38 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI LaNyalla menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna STAI Al-Utsmani di Jambesari, Bondowoso. (Foto : dpd)

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com — Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan pesantren adalah institusi yang paling konkret dalam memberikan sumbangsih bagi perjalanan bangsa. Sumbangsih itu telah dilakukan sebelum kemerdekaan hingga mempertahankan kemerdekaan.

“Dulu, di era sebelum kemerdekaan, pondok pesantren adalah prototipe dari masyarakat madani. Sebab, selain pondok pesantren hidup mandiri, juga menjadi solusi bagi masyarakat di sekitarnya,” ujar LaNyalla, saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Serbaguna STAI Al-Utsmani di Jambesari, Bondowoso, Senin (24/10/2022).

LaNyalla yang hadir bersama Guru Besar UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Prof Abdul Muis Tabrani, juga memberikan wawasan tentang kebangsaan.

LihatJuga

Bupati Agam Benni Warlis Hadiri Fun Walk dan Donor Darah HUT DPD Perbarindo

Bupati Agam Benni Warlis Hadiri Fun Walk dan Donor Darah HUT DPD Perbarindo

Minggu, 24/5/26 | 23:04 WIB
8
Kogami Beri Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa dan Tsunami di SLB (Autis) Harapan Bunda

Kogami Beri Edukasi dan Simulasi Evakuasi Gempa dan Tsunami di SLB (Autis) Harapan Bunda

Minggu, 24/5/26 | 14:17 WIB
54
Pendiri Utama FDSB Nof Hendra Desak Kapolda Sumbar dan Pemda Usut Tuntas PETI, Jangan Ada Pembiaran!

Pendiri Utama FDSB Nof Hendra Desak Kapolda Sumbar dan Pemda Usut Tuntas PETI, Jangan Ada Pembiaran!

Minggu, 24/5/26 | 09:20 WIB
9

Hadir dalam kesempatan itu Pimpinan STAI Al Utsmani Dr Ubaidilah Afif perwakilan Yayasan dan Majelis Keluarga Pondok Pesantren Salafiyah Al-Utsmani, jajaran dosen, santri, mahasiswa dan tamu undangan.

LaNyalla menjelaskan, pada masa lalu, pondok pesantren tidak hidup dari dana atau santunan Belanda. Tetapi hidup mandiri dari cocok tanam dengan semangat gotong royong santri dan masyarakat sekitar.

“Pondok pesantren menjadi solusi, misalnya jika ada yang sakit, minta doa ke kiai. Ada yang tidak punya beras, datang ke pondok pesantren. Ada yang punya masalah, minta nasehat kiai, dan seterusnya,” papar dia.

Peran ulama dan kiai-kiai pengasuh pondok pesantren saat itu juga tidak bisa dihapus dari sejarah Kemerdekaan Indonesia.

“Kita mengetahui bahwa tanggal 22 Oktober 1945 yang kemudian diperingati sebagai Hari Santri, sangat bersejarah dalam konteks kemerdekaan. Pada hari itu, Rais Akbar Nahdlatul Ulama, Hadratus Syeikh Kiai Hasyim Asy’ari mengeluarkan Resolusi Jihad di Surabaya. Yang kemudian diikuti dengan lahirnya Peristiwa 10 November 1945, yang juga kita peringati sebagai Hari Pahlawan,” ujar LaNyalla.

Kemudian peran para ulama dan kiai se-Nusantara dalam memberikan pendapat dan masukan kepada Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), yang kemudian menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Salah satu anggotanya adalah Kiai Wahid Hasyim, yang merupakan putera dari Kiai Hasyim Asy’ari.

“Peran lain yang juga besar adalah sikap legowo para ulama dan kiai, yang demi keberagaman, setuju mengganti dan menghapus anak kalimat ‘Piagam Jakarta’ yang menjadi pembukaan UUD 1945, diganti dengan kalimat; ‘Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa’,” ucapnya.

Hingga hari ini pun, jika dibedah dari analisa Ideologi, Ekonomi, Sosial dan Budaya, menurut LaNyalla, sumbangsih pondok pesantren masih sangat nyata.

“Dari sisi ideologi jelas negara ini
berdasar atas ketuhanan. Hal ini menjadi domain utama Pondok Pesantren sebagai penjaga akhlak dan adab serta moral generasi bangsa,” paparnya.

Dari sisi ekonomi, tambahnya, selain sebagai institusi mandiri, pondok pesantren saat ini sudah memasuki ruang ekonomi melalui koperasi dan usaha-usaha di beberapa sektor. Bahkan beberapa pesantren telah mencatat sukses mengembangkan sektor usaha, meski masih perlu diperluas skala bisnisnya.

Sementara itu, dari sisi sosial, pondok pesantren sebagai penjaga nilai-nilai kearifan lokal telah teruji. Di tengah gencarnya arus globalisasi, pondok pesantren berperan sebagai penyeimbang, sekaligus penjaga moral anak bangsa.

“Dari sisi budaya, pondok pesantren masih menjadi garda terdepan lembaga pendidikan di Indonesia,” paparnya.

Menurut LaNyalla, semua itu peran yang besar dan fundamental. Belum lagi nilai-nilai adab dan budi pekerti yang diajarkan di pondok pesantren akan menjadi bekal bagi para alumni Santri dalam menjalani kehidupan di masyarakat.

Dengan berbagai peran ponpes dan ulama itu, LaNyalla berharap kalangan ulama dan santri memahami pemikiran-pemikiran Ulama terdahulu sehingga dapat ikut berupaya menata ulang Indonesia untuk lebih baik.

(Rel/dpd)

Post Views: 293
ShareSendShare
Previous Post

Kasus Gagal Ginjal Anak Meningkat, Jialyka: BPOM Harus Direformasi dan Diberi Sanksi

Next Post

Mudahkan Masyarakat Melaporkan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Siapkan Aplikasi Sigaplapor

Next Post
Mudahkan Masyarakat Melaporkan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Siapkan Aplikasi Sigaplapor

Mudahkan Masyarakat Melaporkan Pelanggaran Pemilu, Bawaslu Siapkan Aplikasi Sigaplapor

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,185)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,383)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,024)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,668)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,649)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,967)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,068)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,500)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,435)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,508)

Berita Lainnya

Batigo Fest Ajang Kreativitas Anak Muda Kota Padang

Batigo Fest Ajang Kreativitas Anak Muda Kota Padang

Rabu, 26/10/22 | 09:16 WIB
4

Suasana Batigo Fest yang ramai. (Foto : Nov) PADANG, AmanMakmur.com--- Pagelaran Batigo Fest pada hari kedua, Rabu (26/10) semakin seru...

Varian XBB Covid-19 Potensi Naik Saat Nataru, LaNyalla: Pemerintah Harus Kendalikan

Varian XBB Covid-19 Potensi Naik Saat Nataru, LaNyalla: Pemerintah Harus Kendalikan

Rabu, 07/12/22 | 17:27 WIB
16

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Momen libur Natal 2022 dan Tahun Baru...

Kunjungi Radar Tarakan, LaNyalla Sebut Amandemen UUD ‘45 ke-5 akan Bantu Putra Terbaik Daerah Maju Capres

Kunjungi Radar Tarakan, LaNyalla Sebut Amandemen UUD ‘45 ke-5 akan Bantu Putra Terbaik Daerah Maju Capres

Selasa, 25/5/21 | 11:50 WIB
33

Ketua DPD RI LaNyalla menerima cendramata dari Radar Tarakan. (Foto : dpd) KALIMANTAN UTARA, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla...

Hari Anak Nasional, Nevi Zuairina: Keluarga Tempat Terbaik Tumbuh Kembang Anak

Hari Anak Nasional, Nevi Zuairina: Keluarga Tempat Terbaik Tumbuh Kembang Anak

Senin, 25/7/22 | 04:44 WIB
34

Anggota DPR RI asal Sumbar II, Hj Nevi Zuairina, bersama keluarga. (Foto : Dok) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Anggota DPR RI...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.