• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Mahfud Sesalkan Dana Otsus Dikorupsi, Filep Minta Negara Juga Evaluasi BPK

Sabtu, 24/9/22 | 11:16 WIB
in Berita
0
Anggota DPD RI Filep Wamafma. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —– Kasus dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) yang menyeret Gubernur Papua Lukas Enembe terus bergulir. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD turut membuka suara. Menurutnya, dana Otsus yang digelontorkan di zaman Lukas Enembe mencapai Rp500 triliun lebih, tidak berdampak banyak bagi Orang Papua.

Menanggapi hal tersebut, anggota DPD RI Filep Wamafma ikut pula angkat bicara. Menurutnya, kegagalan Otsus yang disebutkan oleh Menkopolhukam sudah semestinya menjadi autokritik semua stakeholder baik Pemerintah Pusat dan Pemerintah daerah.

“Apa yang dikeluhkan Pak Mahfud sudah seharusnya menjadi bahan evaluasi bersama, dari hulu ke hilir”, kata Filep, Sabtu (24/9/2022).

LihatJuga

Respons Cepat Kementerian PU Tangani Longsor Lembah Anai, Hitungan Jam Akses Kembali Dibuka

Respons Cepat Kementerian PU Tangani Longsor Lembah Anai, Hitungan Jam Akses Kembali Dibuka

Jumat, 31/7/26 | 21:28 WIB
15
Sekda Agam Lepas Atlet Pencak Silat Furqon Habil Winata Mengikuti Pelatnas Persiapan SEA Games Malaysia 2027

Sekda Agam Lepas Atlet Pencak Silat Furqon Habil Winata Mengikuti Pelatnas Persiapan SEA Games Malaysia 2027

Jumat, 31/7/26 | 21:02 WIB
11
LaNyalla Raih Radar Surabaya Award 2026 sebagai Tokoh Politik Nasional

LaNyalla Raih Radar Surabaya Award 2026 sebagai Tokoh Politik Nasional

Jumat, 31/7/26 | 20:48 WIB
5

Wakil Ketua Komite I DPD RI ini juga menyampaikan evaluasinya terkait belum adanya peraturan pelaksana terkait tata kelola dana Otsus. Padahal menurutnya, hal itu sangat penting demi pengelolaan dana Otsus yang tepat sasaran dan tepat guna.

“Konteks Otsus 20 tahun lalu, UU No. 21 Tahun 2001 adalah UU tanpa peraturan pelaksana. Dampaknya adalah carut marut tata kelola Dana Otsus baik di Daerah maupun Pusat. Akibatnya, bisa saja korupsi berjamaah pejabat di daerah maupun di Pusat. Syukurlah Otsus jilid II UU No 2 tahun 2021, perubahan UU Otsus telah dibuat peraturan pelaksana sebagai jawaban persoalan tata kelola dana otsus. Belum lagi kita bicara mekanisme pengawasan dan pengendalian penggunaan dana Otsus,” jelas Filep.

Dalam kaitan dengan mekanisme pengawasan, Filep juga mempertanyakan peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Papua itu selalu dapat opini WTP. Lima kali berturut-turut. Artinya laporan keuangan Pemerintah Daerah tidak ada masalah selama ini. Namun, bukan hanya soal benar tidaknya laporan secara tertulis, tapi BPK kan juga mengaudit anggaran serta realisasinya. Mengapa sampai tidak ditemukan kerugian negara selama sekian tahun ini?”, kata Doktor Lulusan Unhas ini.

Mantan anggota Pansus Papua ini berharap agar Negara lebih tegas terhadap setiap stakeholder yang turut andil membuat dana Otsus tidak berjalan secara maksimal.

“Kita harapkan negara juga evaluasi BPK dan institusi terkait lainnya. Kita semua tahu, oknum-oknum BPK ada yang bisa disogok. Ini semua penghambat. Kita berharap, Dana Otsus Jilid II ini berjalan lebih baik,” tutup senator Filep Wamafma.

(Rel/dpd)

Post Views: 327
ShareSendShare
Previous Post

Kasus BLBI Sudah Membuat Chaos Keuangan Negara

Next Post

LaNyalla Beberkan Penyebab APBN Semakin Lemah Tanggung Tugas Negara

Next Post
LaNyalla Beberkan Penyebab APBN Semakin Lemah Tanggung Tugas Negara

LaNyalla Beberkan Penyebab APBN Semakin Lemah Tanggung Tugas Negara

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,287)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,478)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,119)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,759)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,737)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,081)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,136)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,587)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,541)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,590)

Berita Lainnya

LaNyalla: Memaksimalkan PNBP Lebih Tepat untuk Indonesia  

LaNyalla: Memaksimalkan PNBP Lebih Tepat untuk Indonesia  

Sabtu, 22/10/22 | 02:37 WIB
12

LaNyalla jadi pembicara di acara Seminar Nasional tentang Kebangsaan dan Entrepreneurship yang digelar Universitas Islam Malang (Unisma). (Foto : dpd)...

Genjot Produksi Pangan, Sultan Minta Bank Himbara Tingkatkan Penyaluran KUR

Genjot Produksi Pangan, Sultan Minta Bank Himbara Tingkatkan Penyaluran KUR

Sabtu, 26/11/22 | 14:51 WIB
6

Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Wakil Ketua DPD RI Sultan B Najamudin...

LaNyalla: Bangsa Jangan Wariskan Generasi Lemah

LaNyalla: Bangsa Jangan Wariskan Generasi Lemah

Selasa, 13/9/22 | 01:57 WIB
16

Ketua DPD RI AA La Nyalla Mahmud Mattalitti hadir di acara Liwetan Gawagis & Ulama Muda Pesantren Pondok Pesantren Mambaul...

Kredit Macet Fintech Didominasi Anak Muda, Ketua DPD RI Tekankan Pentingnya Edukasi Keuangan

Kredit Macet Fintech Didominasi Anak Muda, Ketua DPD RI Tekankan Pentingnya Edukasi Keuangan

Sabtu, 08/6/24 | 22:56 WIB
14

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur --- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat peminjam...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.