• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Kasus BLBI Sudah Membuat Chaos Keuangan Negara

Sabtu, 24/9/22 | 11:13 WIB
in Berita
0
Pansus BLBI DPD RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RPDU) bersama Gubernur Bank Indonesia periode 2003-2008, Burhanudin Abdullah. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com — Pansus BLBI DPD RI mengadakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RPDU) bersama Gubernur Bank Indonesia periode 2003-2008, Burhanudin Abdullah. Rapat tersebut digelar guna menggali informasi terkait dengan kasus BLBI yang hingga saat ini belum selesai. Senator asal Lampung yang juga merupakan Ketua Pansus BLBI,  Bustami Zainuddin berharap agar kasus BLBI tidak terulang lagi dikemudian hari karena telah membuat chaos keuangan negara.

“Kami menangkap pola yang sama terjadi pada Jiwasraya, Bumiputera, Asabri. Pola-pola ngebancak (merampok) uang negara. Menurut kita, orang tidak mau bayar, buat chaos negara. Sementara yang kami tangkap ini. Negara nanti yang bayar,” papar Bustami, Sabtu (24/9/2022).

Rapat yang dipimpin langsung oleh Bustami juga dihadiri oleh anggota Pansus BLBI DPD RI lainnya yakni, Senator asal Kalimantan Barat, Sukiryanto dan Senator asal Lampung, Abdul Hakim yang turut hadir secara virtual. Dalam pembahasan itu diketahui bahwa dalam kasus BLBI hingga saat ini pemerintah masih menanggung rekap bunga obligasi BLBI sebesar kurang lebih Rp48 triliun per Juni 2022.

LihatJuga

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Retret Ketua DPRD, Prof Djohermansyah Djohan: Integritas Tidak Dapat Dibentuk Secara Instan

Kamis, 16/4/26 | 21:39 WIB
10
Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Ketua DPRD Padang Pariaman Aprinaldi Ikuti Retret Lemhannas di Magelang

Kamis, 16/4/26 | 11:55 WIB
10
KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

KAI Divre II Sumbar Lakukan Medical Check Up Rutin bagi Pekerja

Kamis, 16/4/26 | 10:31 WIB
7

Dalam sambutannya Bustami menyampaikan dua alasan dibentuknya  Pansus BLBI DPD RI. Pertama, karena hingga hari ini kasus ini belum pernah tuntas dan kedua, sebagai bentuk respons atas pembentukan Satgas BLBI oleh pemerintah.

Bustami menjelaskan kepada Burhanudin mengenai masa kerja Pansus BLBI DPD RI  yang telah berjalan.

“Pak Burhanudin, pansus ini sudah berjalan 6 bulan. Hasil pansus akan kami rekomendasikan kepada DPD RI, para penyelenggara negara, seperti Presiden, KPK dan Jaksa Agung dan lainnya seperti Bank Indonesia,” jelas Bustami.

Bustami mengharapkan RDPU kali ini bisa menambah informasi bagi Pansus BLBI dalam memberikan rekomendasi.

“Terdapat beberapa poin yang ingin pansus BLBI dalam, antara lain apakah tidak bisa dilakukan moratorium pembayaran bunga obligasi rekap BLBI tersebut dapat meringankan beban fiskal APBN kita?,” tanya Bustami.

Sementara itu, Burhanudin Abdullah mengungkapkan beberapa hal terkait dengan kasus BLBI. Burhanudin mengungkapkan latar belakang adanya BLBI yang disebabkan oleh krisis moneter yang terjadi pada 1997/1998. Krisis perbankan terjadi ketika nilai kurs rupiah terhadap US Dollar dilepas kepada mekanisme mengambang.

“Pemerintah melepas band US dollar menjadi US Dollar kita menjadi floating. Diserahkan kepada pasar,” ungkap Burhanudin.

Burhanudin menambahkan bahwa nilai rupiah terhadap US Dollar waktu itu tidak menjadi floating tapi sink.

“Riak itu (penurunan nilai tukar rupiah terhadap US-Dollar-pen) menjadi gelombang yang sangat besar ke perbankan kita. Dimulailah krisis perbankan kita. Bank-bank besar yang punya utang dollar yang sebelumnya membayar sebesar Rp2.500, harus membayar Rp15.000 per dollar. Itu kemudian yang melanda perbankan kita,” kenang Burhanudin.

Burhanudin mengungkapkan ketika dirinya menjadi Gubernur BI mulai Mei 2003, tidak pernah terlibat dalam pelaksanaan kebijakan BLBI.

“Saya tidak pernah mengambil kebijakan tentang BLBI dan tidak pernah terlibat dalam pelaksanaan kebijakan (BLBI), ” tegas Burhanudin.

Burhanudin mengungkapkan kehadirannya memenuhi undangan DPD RI adalah ingin berbagi pandangan tentang bagaimana Indonesia dapat keluar dari kemelut BLBI.

“Saya ingin sharing, ingin menolong, ingin turut membantu kita kelar dari kemelut ini BLBI. Jadi barangkali yang ingin saya sampaikan adalah pengetahuan saya, to some extend adalah teori. Mengapa hal tersebut terjadi dan bagaimana kita mencoba menyikapi langkah-langkah ke depan seperti apa,” jelas Burhanudin.

Sukiryanto, anggota Pansus BLBI Komite IV DPD RI mandalami persoalan mengenai bunga rekap obligasi yang saat ini masih menjadi beban APBN.

“Kondisi uang kami kejar ini adalah bahwa setiap tahun ada bunga utang obligasi rekap yang harus dibayar oleh rakyat melalui APBN setiap tahun. Ini sampai kapan?. Kapan ini (beban bunga dalam APBN) putus,” ungkap Sukiryanto.

(Rel/dpd)

Post Views: 305
ShareSendShare
Previous Post

Di JBB Amal Salih, Junaidi Minta Anak Yatim Ikut Tahfizh Al Qur’an

Next Post

Mahfud Sesalkan Dana Otsus Dikorupsi, Filep Minta Negara Juga Evaluasi BPK

Next Post
Mahfud Sesalkan Dana Otsus Dikorupsi, Filep Minta Negara Juga Evaluasi BPK

Mahfud Sesalkan Dana Otsus Dikorupsi, Filep Minta Negara Juga Evaluasi BPK

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,148)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,349)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,974)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,632)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,610)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,921)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,029)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,454)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,387)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,479)

Berita Lainnya

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Taman Budaya Sumbar Itu Pengawal Peradaban!

‘Raja Penyair’ Pinto Janir: Taman Budaya Sumbar Itu Pengawal Peradaban!

Jumat, 14/6/24 | 20:18 WIB
13

Pinto Janir, Seniman, Sastrawan dan Wartawan. (Foto : Dok) PADANG, AmanMakmur ---Permasalahan pembangunan Taman Budaya Sumbar di Jl Samudera Padang...

Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Upaya Strategis Tingkatkan Produktivitas

Revitalisasi Pelabuhan Perikanan Upaya Strategis Tingkatkan Produktivitas

Minggu, 20/6/21 | 04:15 WIB
15

Wakil Ketua Komite II DPD RI, Hasan Basri saat meninjau langsung Pelabuhan Perikanan (PP) Untia, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan...

LPM Kampung Lapai Gelar Vaksinasi, Dimeriahkan Bagi Sembako dan Doorprize

LPM Kampung Lapai Gelar Vaksinasi, Dimeriahkan Bagi Sembako dan Doorprize

Kamis, 25/11/21 | 03:24 WIB
9

Vaksinasi yang dihelar LPM Kampung Lapai dimeriahkan dengan pembagian sembako dan berbagai doorprize. (Foto : Ang) PADANG, AmanMakmur.com --- Lembaga...

Harga Ikan di Jatim Anjlok, Ketua DPD RI Minta Genjot Peluang Ekspor Produk Olahan Ikan

Harga Ikan di Jatim Anjlok, Ketua DPD RI Minta Genjot Peluang Ekspor Produk Olahan Ikan

Kamis, 11/1/24 | 18:14 WIB
9

Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti yang sedang kunjungan kerja ke Banyuwangi Jatim. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.