• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Keresahan Presiden Soal Impor, LaNyalla Sudah Ingatkan Sejak Agustus 2021

Minggu, 27/3/22 | 04:29 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Saat sidang bersama DPR dan DPD 16 Agustus 2021. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Keinginan Presiden Joko Widodo agar Kementerian dan Lembaga mengurangi belanja impor mendapat dukungan dari Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Bahkan dirinya sudah mengingatkan sejak Agustus 2021 lalu terkait hal itu.

Ketika itu, LaNyalla memang mengulas tentang kehadiran banyak marketplace kelas besar di Indonesia, dimana produk yang dijual didominasi produk impor. Sementara anak bangsa kita hanya menjadi drop shipper atau penjual saja di lapak tersebut.

“Saat sidang bersama DPR dan DPD 16 Agustus 2021, Presiden dan Wapres hadir, saya sampaikan dalam pidato saya, bahwa marketplace besar, sekelas unicorn yang ada di Indonesia, faktanya didominasi barang impor dari Tiongkok,” tandas LaNyalla, Minggu (27/3).

LihatJuga

Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mitra dari Qatar

Muhammadiyah Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Mitra dari Qatar

Selasa, 23/6/26 | 21:26 WIB
2
Baznas Agam Salurkan Zakat Melalui Lima Program Unggulan

Baznas Agam Salurkan Zakat Melalui Lima Program Unggulan

Selasa, 23/6/26 | 21:05 WIB
5
Kerja Sama dengan Kota Jinju, DPD RI Dorong Modernisasi Pertanian Daerah

Kerja Sama dengan Kota Jinju, DPD RI Dorong Modernisasi Pertanian Daerah

Selasa, 23/6/26 | 21:01 WIB
4

Soal itu, tambah mantan Ketua KADIN Jatim itu, perlu ia sampaikan, karena Presiden Jokowi sangat mendorong unicorn dan decacorn tumbuh di Indonesia. Tetapi perlu digarisbawahi, bahwa mereka juga menjadi penyumbang besar masuknya barang-barang impor.

“Penjualnya orang lokal, produknya impor. Ini tentu membuat prihatin, mengingat nilai transaksi belanja online kita tahun 2020, mencapai angka di kisaran 266 triliun rupiah. Dari angka itu, para penjual hanya mengambil margin dari harga jual, sementara nilai tambah utamanya ada pada produsen di luar negeri,” jelasnya.

Apalagi para decacorn ini semakin membesar di Indonesia. Bahkan ada yang sudah merger, seperti Gojek dan Tokopedia. “Mereka juga siap-siap IPO untuk menjaring dana publik. Tapi fakta, isi di dalamnya masih lebih banyak barang impor,” imbuh LaNyalla.

“Sebagai amanat kedaulatan, negara harus hadir untuk memastikan bahwa dominasi produk yang ada di market place bukan barang impor. Tetapi memberi ruang, sekaligus memastikan market size ada bagi produk lokal. Jangan dipaksa masuk, tetapi marketsize-nya sudah dikapling barang impor yang lebih murah,” pungkasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 226
ShareSendShare
Previous Post

Partai Ummat Cilodong Depok Dukung Kegiatan Literasi Dongeng untuk Anak Berbasis Masjid

Next Post

Sultan Minta Masyarakat Hormati Kebebasan Terhadap Pelaksanaan Ibadah Umat Beragama Lain

Next Post
Sultan Minta Masyarakat Hormati Kebebasan Terhadap Pelaksanaan Ibadah Umat Beragama Lain

Sultan Minta Masyarakat Hormati Kebebasan Terhadap Pelaksanaan Ibadah Umat Beragama Lain

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,235)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,421)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,062)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,716)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,687)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,016)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,102)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,543)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,489)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,546)

Berita Lainnya

LaNyalla Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Provinsi Sunda

LaNyalla Dukung Perubahan Nama Provinsi Jawa Barat Jadi Provinsi Sunda

Rabu, 02/2/22 | 09:03 WIB
19

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA BARAT, AmanMakmur.com ---  Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud...

Melalui Safari Ramadan, Bupati Suhatri Bur Bangun Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Melalui Safari Ramadan, Bupati Suhatri Bur Bangun Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Selasa, 19/4/22 | 05:42 WIB
22

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur kunjungi Musala Al Amin di komplek perumahan Bumi Kencana Permai Nagari Punggung Kasiak Kecamatan Lubuk...

Bahas RUU Otsus Papua, Filep Tekankan Perlunya Evaluasi Menyeluruh

Bahas RUU Otsus Papua, Filep Tekankan Perlunya Evaluasi Menyeluruh

Rabu, 02/6/21 | 13:58 WIB
8

Suasana rapat, DPD RI membahas RUU Otsus Papua secara tripartit bersama DPR RI dan Pemerintah. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com...

Keterbukaan Modal Besar bagi PNP Masuk Zona Integritas

Keterbukaan Modal Besar bagi PNP Masuk Zona Integritas

Jumat, 26/11/21 | 10:41 WIB
18

Presentasi Monev KISB menuju Anugerah Keterbukaan Informasi Publik tingkat Sumbar untuk kategori Perguruan Tinggi. (Foto : kisb) PADANG, forumsumbar ---...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.