• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Hargianto Olah Sabut Kelapa Jadi Dolar di Ulakan Padang Pariaman

Selasa, 15/3/22 | 14:28 WIB
in Berita
0
Laksma TNI (Purn) Hargianto Dt Bagindo Malano Nan Hitam, di pabrik sabut kelapa di Ulakan. (Foto : Nov)

PADANG PARIAMAN, AmanMakmur.com–-Asal ada kemauan dan bersungguh-sungguh, ternyata barang yang tidak berguna pun bisa diolah jadi berharga dan bernilai tinggi. Itulah sabut kelapa yang selama ini terbuang percuma dimana-mana, kini bernilai dan menjadi salah satu barang yang diekspor ke Tiongkok.

Kisah pabrik pengolahan sabut kelapa di Jorong Gantiang Tangah Padang, Nagari Ulakan, Kabupaten Padang Pariaman ini adalah sebuah kisah keberhasan. Sehingga kini, berapapun sabut kelapa yang diantarkan masyarakat ke pabrik itu, langsung dibeli dengan harga yang pantas yaitu rata-rata Rp15 ribu per kubik.

Akibatnya, masyarakat berebut menjual sabut kelapa ke pabrik sabut kelapa di Nagari Ulakan ini. Ada yang membawa dengan gerobak, dengan becak, dengan sepeda motor dan ada pula yang membawa sabut kelapa dengan mobil pick up. Pembelian sabut kelapa di pabrik ini sudah berlangsung sejak satu tahun lalu.

LihatJuga

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Raker DMI Ranting Kelurahan Surang Gadang Dibuka oleh Sekjen MUI Pusat Amirsyah Tambunan

Minggu, 31/5/26 | 19:53 WIB
10
Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Pemkab Padang Pariaman Raih Opini WTP ke-13 Kali dari BPK RI Provinsi Sumbar

Sabtu, 30/5/26 | 22:05 WIB
6
Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Bupati Kepulauan Mentawai Rinto Wardana Lantik dan Serahkan SK ASN

Sabtu, 30/5/26 | 21:57 WIB
6

Pabrik sabut kelapa ini dikelola oleh Koperasi Sabut Kelapa (Kosapa) yang didirikan oleh Laksma TNI (Purn) Hargianto Dt Bagindo Malano Nan Hitam, bersama 14 orang kawan-kawannya yang terdiri dari para perantau, akademisi, pensiunan dan pengusaha.

Sebagai Ketua Kosapa adalah Efli Ramli, merupakan pengusaha yang sudah malang melintang di bisnis sabut kelapa.

Pabrik sabut kelapa yang mempekerjakan 20 orang masyarakat ini, mengolah sabut kelapa sehingga menghasilkan dua produk andalan yaitu cocofiber berupa bulu-bulu sabut kelapa dan cocopeat berupa serbuk atau tepung sabut kelapa.

Cocofiber digunakan oleh China dan Eropa untuk bahan pembuatan jok mobil mewah, untuk spring bed, bahkan untuk pembuatan kursi pesawat terbang. Sedangkan cocopeat atau serbuk digunakan untuk media tanam pengganti tanah serta diolah untuk pembuatan mebel, kertas kayu dan perabot mewah.

Menurut Hargianto, yang akrab disapa dengan Mak Datuak Hargianto ini, pasar sabut kelapa ini masih terbuka lebar di dunia. China saja membutuhkan 3.000 kontainer setahun produksi sabut kelapa berupa cocofiber dan cocopeat. Begitu juga Eropa membutuhkan 200 kontainer produksi sabut kelapa setahun. Belum lagi untuk kebutuhan dalam negeri, terutama untuk perusahaan pembuatan sofa mewah dan mebel berkualitas ekspor.

“Jadi berapa pun produksi sabut kelapa kita di Padang Pariaman ini akan terserap oleh pasar. Kita baru bisa produksi 50 ton cocofiber per bulan dan 100 ton cocopeat per bulan. Jika produksi stabil maka sangat membantu perekonomian masyarakat di Padang Pariaman, khususnya di sekitar pabrik kita di Nagari Ulakan,” kata Mak Datuak Hargianto, yang didampingi Manager Pabrik Kosapa Ronny, Selasa (15/3).

Hasil produksi Kosapa ini sudah dipasarkan ke luar negeri. Pada akhir Januari 2022 lalu, tiga puluh lima kontainer cocofiber dan cocopeat dari Nagari Ulakan dilepas secara resmi diekspor ke Tiongkok, China. Ekspor perdana itu ditandai dengan pemberangkatan iring-iringan mobil kontainer oleh Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, 31 Januari 2022.

Ide pendirian pabrik sabut kelapa di Ulakan ini memang didasari oleh keprihatinan atas banyaknya sabut kelapa yang menjadi sampah dan terbuang percuma. Sehingga dicari upaya untuk memanfaatkan sabut kelapa menjadi barang yang bernilai dan menghasilkan uang bahkan dolar karena diekspor ke luar negeri.

Selain itu, pendirian pabrik sabut kelapa ini juga dapat menyerap tenaga kerja untuk masyarakat sekitar. “Kita tidak bicara yang muluk-muluk, tetapi sebuah gagasan yang konkret saja, yaitu memanfaatkan sabut kelapa yang terbuang percuma dan membuka lapangan kerja,” Hargianto, yang merupakan mantan Danlantamal II Padang.

Indonesia sendiri pun belum mampu memenuhi kebutuhan cocofiber dan cocopeat dunia. Dari hitungan tahun 2021, Indonesia hanya mampu memenuhi 3 persen kebutuhan produksi sabut kelapa dunia. Sisanya 97 persen dipasok oleh dua negara yaitu India dan Srilanka.

Karena begitu besarnya peluang usaha sabut kelapa ini, Mak Datuak Hargianto mengajak para perantau Minang untuk ikut serta berinvestasi di bidang usaha ini. “Nilai investasi yang diperlukan untuk pabrik sabut kelapa ini tidak besar, hanya sekitar Rp750 juta dan potensi bahan bakunya banyak sekali di Sumbar” kata Mak Datuak Hargianto yang sehari-hari adalah Wakil Ketua I LKAAM Sumbar.

(Rel/Nov)

Post Views: 533
ShareSendShare
Previous Post

Ketua DPRD Sumbar Terima Kunjungan Mahasiswa Unitas

Next Post

BPNB Sumbar Menyapa Nagari di Desa Kampung Baru Sijunjung

Next Post
BPNB Sumbar Menyapa Nagari di Desa Kampung Baru Sijunjung

BPNB Sumbar Menyapa Nagari di Desa Kampung Baru Sijunjung

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,192)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,387)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,033)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,677)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,657)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,975)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,074)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,511)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,444)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,514)

Berita Lainnya

Halaqah Fiqih Peradaban, Gus Hilmy: Nasionalisme, Bukan Fanatisme

Halaqah Fiqih Peradaban, Gus Hilmy: Nasionalisme, Bukan Fanatisme

Senin, 14/11/22 | 15:28 WIB
15

Dr H Hilmy Muhammad, MA, Anggota DPD RI Dapil.Yogyakarta. (Foto : dpd) YOGYAKARTA, AmanMakmur.com --- Nasionalisme sebagai bagian dari kecintaan...

Ketua DPD RI Sultan Apresiasi Pemerintah Intervensi Penurunan Harga Tiket Pesawat

Ketua DPD RI Sultan Apresiasi Pemerintah Intervensi Penurunan Harga Tiket Pesawat

Selasa, 04/3/25 | 16:22 WIB
9

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur ---Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI...

Gelar Rakerda, Ashelfine: PDIP Bertekad Kembalikan Kursi DPR RI di Sumbar

Gelar Rakerda, Ashelfine: PDIP Bertekad Kembalikan Kursi DPR RI di Sumbar

Selasa, 04/7/23 | 16:16 WIB
79

Bacaleg DPR RI dapil Sumbar 1 dari PDIP, Ashelfine dan Fakhrizal. (Foto : Ika) PADANG, AmanMakmur---Konsolidasi partai jelang Pemilu 2024,...

Panggil Saja Ajo John Kenedy Azis

Panggil Saja Ajo John Kenedy Azis

Rabu, 24/7/24 | 15:56 WIB
82

John Kenedy Azis, SH, MH, Bakal Calon Bupati Padang Pariaman. (Foto : Dok) Oleh: Wiztian Yoetri (Wartawan Senior) LAMA di...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.