
PADANG, AmanMakmur.com — Untaian doa untuk korban bencana gempa di Kabupaten Pasaman Barat dan Pasaman disampaikan saat pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (27/2), bertempat di Hotel Mercure, Padang.
Sumbar dirundung bencana, suasana dampak gempa itu, menurut Kepala Sekretariat PKS Sumbar Ust Mulyadi Muslim, masih mengharu biru.
“Rakerwil PKS hari ini kita dedikasikan untuk masyarakat korban gempa bumi, semoga musibah ini makin menguatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT dan saudara-saudara kami di Pasaman Barat dan Pasaman diberi kekuatan menghadai cobaan musibah gempa bumi ini,” ujar Mulyadi Muslim yang juga Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) PKS Sumbar.
Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Sumbar melaksanakan Rakerwil dimulai Sabtu (26/2), dan agenda ini berlangsung di tengah suasana duka atas bencana yang terjadi Jum’at, tercatat hingga Minggu (27/2) siang, 10 orang dilaporkan meninggal dunia, dan 4 orang belum ditemukan, ratusan dirawat, dan 5000 lebih mengungsi di tenda pengungsian.
Hal ini menjadi perhatian serius saat raker DPW PKS Sumbar. Ketua DPW PKS Sumbar Mahyeldi, atas nama PKS Sumbar menyampaikan duka mendalam atas bencana yang terjadi.
“Duka yang mendalam atas apa yang menimpa saudara kita di Pasaman Barat dan Pasaman. Ini adalah duka kita bersama. Kita mengimbau seluruh kader PKS Sumbar untuk menyalurkan donasi terbaiknya. Dan kader kita saya imbau untuk turun ke lokasi, melakukan goro, pembersihan puing-puing reruntuhan atau timbunan lumpur, dan juga melakukan trauma healing. Intinya memberikan pelayanan terbaik untuk saudara-saudara kita yang tengah diuji oleh Allah. Ingat PKS tak biarkan saudara kami di Pasaman Barat dan Pasaman berjuang sendiri. Semoga duka Sumbar segera berlalu,” ungkap Mahyeldi, yang kerap disapa Buya itu.
Mulyadi Muslim menegaskan, beberapa jam setelah peristiwa gempa bumi mengguncang Pasaman Barat dan Pasaman, DPW PKS Sumbar telah mengerahkan kader dan relawan terjun ke lokasi bencana.
“Hitungan jam di hari pertama gempa, kader dan relawan Sumbar kader dan relawan PKS Sumbar sudah turun ke daerah bencana. Sabtu kemarin, kami kembali mengirim tim relawan bersama 2 armada bantuan berupa sembako yang terdiri dari 1 ton beras, mie instan, minyak goreng, dan kebutuhan lainnya,” ujar Mulyadi.
Transformasi dan Kolaborasi
Rakerwil PKS Sumbar di tengah duka ini, mengangkat tema ‘Transformasi dan Kolaborasi’.
Mahyeldi yang juga Gubernur Sumbar menyebutkan bahwa semangat ini sejalan dengan semangat pembanguan Pemerintah Provinsi Sumbar, dan juga pemerintah Republik Indonesia.
“Hari ini kita mengusung semangat transformasi, perubahan ke arah yang lebih baik. Kita perlu membangun keunggulan, perubahan ke arah lebih baik, dan kemajuan yang berkelanjutan. Semangat ini sejalan dengan semangat Pemprov Sumbar, dan yang juga ditawarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia,” papar orang nomor satu di Sumbar itu.
Mahyeldi menegaskan, untuk mewujudkan itu semua perlu berkolaborasi, dengan semua pihak untuk mewujudkan cita-cita pembangunan Sumbar yang lebih baik.
“Kita tidak mungkin bekerja sendiri, apalagi dalam situasi yang serba sulit saat ini. Banyak masalah yang harus kita selesaikan, ekonomi, kesehatan, dan lainnya. Jadi kita harus bekerja bersama. Berkolaborasi,” tegasnya.
Mahyeldi menilai Sumbar bisa kerkontribusi untuk tatanan nasional. Kolaborasi adalah solusi untuk mewujudkan semua itu.
“Untuk mewujudkan Sumbat Madani yang unggul dan berkelanjutan, tentu tidak mungkin bisa diwujudkan sendiri oleh PKS. Kita juga perlu dukungan dan kerjasama dengan partai-partai politik yang ada di Sumbar. Terimakasih kepada tokoh masyarakat yang hadir dalam kesempatan ini,” ujar Mahyeldi.
Mudah-mudahan semangat transformasi dan kolaborasi ini kata Mahyeldi lagi, mewarnai semua program-program yang akan PKS hadirkan untuk Sumbar ke depannya.
Rakerwil PKS Sumbar ini dibuka Sekretaris Badan Pembinaan Wilayah (BPW) PKS Sumatera Bagian Utara (Sumbagut), Teguh Sahono.
Teguh juga mengulas semangat transfromasi dan kolaborasi yang akan menjadi warna kerja PKS ke depannya.
“Tidak mungkin PKS bisa bekerja sendiri. Tapi mesti bersama-sama sebagaimana telah dicontohkan oleh para pendiri bangsa kita. Mereka bekerjasama dengan tokoh lintas daerah, lintas budaya dan keyakinan,” ujar Teguh.
Pembukaan Rakerwil PKS Sumbar tak hanya dihadiri oleh pengurus PKS. Turut hadir sejumlah tokoh dari unsur pemerintahan, anggota legislatif, pimpinan partai politik, hingga ormas.
Di antara yang hadir antara lain anggota DPR RI, Hermanto dan Nevi Zuairina, Pimpinan DPRD Sumbar, Suwirpen Suib, dan Walikota Padang yang diwakili oleh Plt Sekdako, Fitriati. Selain itu ada juga dari unsur partai politik, di antaranya, Syafrizal Koto, dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumbar, dan Zulkenedi Said dari Partai Golkar Sumbar.
Dari tokoh organisasi kemasyarakatan, hadir di kursi tamu kehormatan Ketua PW Muhammadiyah Sumbar, Shofwan Karim, Pimpinan BKPRMI, Alfin Chairi, dan Bundo Kanduang, Rosnelly Boer.
Rangkaian kegiatan Rakerwil DPW PKS Sumbar ini juga diisi dengan talkshow mengangkat tema ‘Menatap Masa Depan, Menuju Sumbar Madani’, dengan menghadirkan tokoh Sumbar Gamawan Fauzi, Gubernur Sumbar periode 2005-2009, yang juga pernah menjadi Menteri Dalam Negeri.
Gamawan Apresiasi PKS
Gamawan Fauzi mengapresiasi berbagai gebrakan yang telah dilakukan oleh PKS, khususnya selama memimpin Sumbar.
“Pak Gamawan juga memberikan berbagai masukan untuk kemajuan PKS ke depannya, serta gagasan-gagasan penting untuk pembangunan Sumbar,” ujar Mulyadi Muslim menginfokan, Minggu siang ini .
(Rel/Adt/hms-pks)











