• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Ketua DPD RI: Watak Dasar Bangsa Indonesia adalah Berketuhanan

Senin, 31/1/22 | 07:39 WIB
in Berita
0
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan pidato Refleksi Awal Tahun Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia (DPP PIKI). (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengatakan berketuhanan telah menjadi watak dan DNA asli bangsa Indonesia.

Ucapan itu disampaikan LaNyalla saat memberikan pidato Refleksi Awal Tahun Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Inteligensia Kristen Indonesia
(DPP PIKI), Senin (31/1).

Kegiatan yang mengangkat tema ‘Dinamika Kebangsaan Kita Tahun 2022′, dihadiri Ketua Umum DPP PIKI yang juga Senator DPD RI Badikenita Putri Sitepu, Pimpinan Lembaga Cendekiawan Keagamaan Indonesia, serta Sekjen DPP PIKI Audy WMR Wuisang. Sedangkan Ketua DPD RI didampingi Senator Tamsil Linrung (Sulawesi Selatan) dan Novita Anakotta (Maluku Utara).

LihatJuga

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Ahmad Fadly: Pramuka Miliki Peran Strategis Bentuk Karakter Generasi Muda

Kamis, 14/5/26 | 12:03 WIB
4
Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Langgar Aturan, Lapak PKL Kembali Ditertibkan Satpol PP Padang

Kamis, 14/5/26 | 11:20 WIB
11
Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Temui Kemenko Polkam, DPD RI Desak Pemerintah Lahirkan Peta Jalan Penyelesaian Keamanan di Papua

Kamis, 14/5/26 | 11:12 WIB
3

“Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi dasar negara sudah tertuang dalam Sila Pertama Pancasila dan Pasal 29 Ayat (1) Konstitusi kita. Negara juga menjamin semua penduduk melaksanakan agamanya sesuai keyakinannya, seperti tertuang di Ayat (2),” katanya.

Namun, Senator asal Jawa Timur itu menegaskan Indonesia sudah memegang nilai berketuhanan jauh sebelum itu, bahkan sebelum era penjajahan Belanda.

“Bangsa ini telah berketuhanan sejak dahulu kala. Jauh sebelum era penjajahan belanda. Bahkan jauh sebelum agama-agama Samawi datang ke Nusantara. Bangsa ini telah mengenal tradisi upacara dan ritual untuk persembahan kepada yang maha kuasa. Kepada yang mereka yakini sebagai penguasa alam semesta,” katanya.

Dijelaskan LaNyalla, hal itu dilakukan semua lapisan masyarakat, seperti petani pada saat mulai tanam, atau panen, juga dilakukan oleh kelompok masyarakat yang lain dalam aktivitas-aktivitas tertentu.

“Artinya, nilai-nilai dan perilaku berketuhanan adalah DNA asli bangsa ini. Begitu pula perilaku kemanusian yang memanusiakan manusia. Juga alam kesadaran kognitif mereka untuk bersatu. Lalu semangat untuk musyawarah dan sifat untuk saling berbagi sebagai wujud keadilan sosial,” katanya.

LaNyalla menyampaikan, mantan Presiden Soekarno mengatakan bukan dia yang menciptakan Pancasila. Karena nilai-nilai dari Lima Sila tersebut sudah ada dan hidup dalam nafas bangsa ini jauh sebelum negara ini lahir.

“Pancasila bukan baru lahir pada tahun 1945. Bung Karno sendiri menyebut Pancasila sudah ada jauh sebelum itu. Para pendiri bangsa hanya menemukan dan menetapkan Pancasila sebagai way of life bangsa ini pada 18 Agustus 1945. Sebagai falsafah negara bangsa ini,” katanya.

LaNyalla menyampaikan jika Pancasila adalah wadah yang sempurna untuk menampung Kebhinekaan yang ada di Indonesia.

“Para pendiri bangsa dengan pikiran luhur dan suasana kebatinan yang sama, mereka menyusun Sistem Tata Negara dan Sistem Ekonomi kita, yang kita kenal dengan Demokrasi Pancasila dan Ekonomi Pancasila. Itulah sistem yang sesuai dengan watak dasar, atau DNA Nusantara yang kita proklamasikan dengan nama Indonesia pada 17 Agustus 1945,” tukasnya.

LaNyalla mengaku sedih karena pikiran-pikiran luhur para pendiri bangsa tersebut telah hilang, telah kita porak-porandakan melalui Amandemen 20 tahun yang lalu.

Menurut LaNyalla, kita sudah secara sengaja mencabut dari DNA asli kita, untuk menjadi bangsa lain. Kita juga sengaja melupakan begitu saja cita-cita luhur para pendiri bangsa ini, demi untuk menjadi bangsa lain, demi kebanggaan yang semu, yang menyatakan bahwa demokrasi barat adalah yang terbaik.

Padahal, negara-negara yang besar, selalu ditandai dengan kemampuan dan kemauan negara tersebut untuk menempatkan dan menghargai sejarah peradaban dan sejarah kelahirannya seperti yang dilakukan China, Jepang dan Korea serta negara-negara yang memiliki sejarah panjang peradaban.

Oleh karena itu, DPD RI terus menggugah kesadaran publik. Bahwa sistem tata negara yang ada di Indonesia saat ini, sudah jauh meninggalkan D.N.A. sejarah lahirnya bangsa ini, sudah jauh meninggalkan dan melupakan cita-cita luhur para pendiri bangsa.

Untuk itu, DPD RI terus menggelorakan, bahwa kita harus melakukan koreksi total atas Sistem Tata Negara Indonesia, sekaligus melakukan koreksi atas Arah Perjalanan bangsa ini ke depan.

“Kita harus berani bangkit. Harus berani melakukan koreksi untuk Indonesia yang lebih baik. Untuk Indonesia yang berdaulat, berdikari dan mandiri. Untuk mewujudkan tujuan hakiki dari lahirnya negara ini, yaitu Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia,” tutup LaNyalla.

(Rel/dpd)

Post Views: 266
ShareSendShare
Previous Post

Di Harlah NU ke-96, Sultan B Najamudin Dorong NU Bantu Pemulihan Afganistan

Next Post

Komite I DPD RI Pastikan Keistimewaan DIY Terhadap Tata Ruang Tetap Terjaga

Next Post
Komite I DPD RI Pastikan Keistimewaan DIY Terhadap Tata Ruang Tetap Terjaga

Komite I DPD RI Pastikan Keistimewaan DIY Terhadap Tata Ruang Tetap Terjaga

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,174)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,372)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,009)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,653)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,642)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,953)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,058)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,483)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,423)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,497)

Berita Lainnya

Ketua DPD RI Dorong UMKM dalam Kerja Sama Bilateral Indonesia-Jepang

Ketua DPD RI Dorong UMKM dalam Kerja Sama Bilateral Indonesia-Jepang

Sabtu, 27/5/23 | 19:02 WIB
11

Rombongan DPD RI bertemu jajaran Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo. (Foto : dpd) JEPANG, AmanMakmur --- Ketua DPD...

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Terapkan PPKM di Daerah dengan Kasus Omicron Tinggi

Ketua DPD RI Minta Pemerintah Terapkan PPKM di Daerah dengan Kasus Omicron Tinggi

Senin, 07/2/22 | 07:21 WIB
15

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto : dpd) JAWA TIMUR, AmanMakmur.com ---Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti,...

Guru Madrasah Swasta se-Pasaman Barat Ikuti Lokakarya IKM

Guru Madrasah Swasta se-Pasaman Barat Ikuti Lokakarya IKM

Jumat, 23/6/23 | 22:32 WIB
14

Guru madrasah swasta se-Pasaman Barat mengikuti lokakarya berkaitan dengan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM). (Foto : gmz) PASAMAN BARAT, AmanMakmur ---...

Caleg DPRD Sumbar Partai Ummat Indah Iswantari: Jadikan Tapan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Selatan Pesisir Selatan

Caleg DPRD Sumbar Partai Ummat Indah Iswantari: Jadikan Tapan Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Selatan Pesisir Selatan

Jumat, 02/2/24 | 22:16 WIB
18

Flyer Indah Iswantari bersama Ketum Partai Ummat Ridho Rahmadi. (Foto : Dok) PESISIR SELATAN, AmanMakmur---Pembangunan daerah bagian selatan Kabupaten Pesisir...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.