• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Senator Richard Pasaribu: Kepri Harus Konsen dalam Pembentukan Regulasi Bidang Kelautan

Senin, 24/1/22 | 03:47 WIB
in Berita
0
Foto bersama Tim Kerja DPD RI Revisi Terbatas UU No 32 Tahun 2014 tentang Kelautan dan Pembekalan Wawasan Kebangsaan di Aula Makogabwilhan I, Dompak, Tanjungpinang, dengan stakeholder dan forkopimda. (Foto : dpd)

KEPULAUAN RIAU, AmanMakmur.com —Senator Kepri Richard Pasaribu sangat mengapresiasi dengan dipilihnya Kepulauan Riau sebagai lokasi kunjungan kerja sekaligus lokasi Kegiatan Tim Kerja Revisi Terbatas UU No 32 Tahun 2014 tentang Kelautan. Menurut Richard, UU tentang kelautan sangat berkolerasi dengan keadaan geografis Kepri.

“Karena Kepri merupakan provinsi maritim, sehingga materi pembahasan dalam Raker ini sangat penting dan urgent dalam menyempurnakan tugas dan fungsi kita bersama selaku stakeholders” kata Senator Kepri kepada Tim Kerja DPD RI Revisi Terbatas UU No 32 Tahun 2014 tentang Kelautan dan Pembekalan Wawasan Kebangsaan di Aula Makogabwilhan I, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (20/1).

Tim Kerja DPD RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua I DPD RI Letjen TNI Mar (Purn.) Nono Sampono menggelar Raker dengan tema “Penatalaksanaan Sistem Keamanan Laut Melalui Revisi Terbatas Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2014 Tentang Kelautan.”

LihatJuga

Menuju Nagari Cantik, BPS dan Diskominfo Agam Perkuat Kolaborasi

Menuju Nagari Cantik, BPS dan Diskominfo Agam Perkuat Kolaborasi

Selasa, 14/4/26 | 20:46 WIB
4
Indonesia Bukan Jalur Agresi, Senator Gus Hilmy Desak Pemerintah Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS

Indonesia Bukan Jalur Agresi, Senator Gus Hilmy Desak Pemerintah Tolak Akses Bebas Pesawat Militer AS

Selasa, 14/4/26 | 20:24 WIB
3
70 Tahun Sang Penyair ASEAN Syarifuddin Arifin: Guru Besar/Dosen Ikut Baca Puisi

70 Tahun Sang Penyair ASEAN Syarifuddin Arifin: Guru Besar/Dosen Ikut Baca Puisi

Selasa, 14/4/26 | 20:15 WIB
17

Selain  Nono Sampono bersama 9 Anggota DPD RI lainnya, raker dihadiri oleh Kabakamla RI yang diwakili Sestama Bakamla Laksda S. Irawan, Menkopolhukam RI yang diwakili Deputi 4 Mayjen Hilman Hadi, Pangkogabwilhan I yang diwakili Mayjen Lismer Lumban Siantar, dan seluruh Forkominda Kepri.

Richard Pasaribu, sebagai Anggota DPD RI Kepri, berpendapat agar semua stakeholders di Kepri konsen terhadap setiap proses pembentukan regulasi yang berkaitan dengan kelautan.

“Kepri ini hampir 97 persen terdiri dari lautan, maka setiap proses pembentukan regulasi yang berkaitan dengan kelautan, harus menjadi konsen dan perhatian kita di Kepri, karena segala aspek kelautan itu adalah kita,” ungkap Richard.

Richard Pasaribu mengatakan bahwa Pemerintah Pusat berencana membentuk Undang-Undang Omnibus Law Keamanan Laut, yaitu satu regulasi khusus yang bersifat tunggal dan integratif untuk mengatur tata kelola keamanan laut yang nantinya aturan tersebut sekurang-kurangnya mengatur 3 hal, yakni pembentukan “Single Agency Multi Tasks” dalam penegakan hukum di laut, sinkronisasi sistem informasi keamanan laut nasional melalui National Maritime Security Information Center (NMIC), dan pengaturan manajemen sarana dan prasarana keamanan laut.

“Berdasarkan informasi dari Pemerintah, ada sekitar 21 Undang-Undang yang terkait dengan soal kelautan yang seluruhnya nanti akan di-omnibuskan dari 6 institusi K/L yang ada yang masih tumpang tindih. Kepri harus berperan aktif dalam rencana Pemerintah tersebut,” jelas Richard.

Sementara itu, Nono Sampono yang menjadi keynote speaker pada acara tersebut memaparkan potensi-potensi ancaman kedaulatan dari negara-negara adidaya. Bukan hanya masalah keamanan, namun ada kepentingan ekonomi di situ.

“Indonesia berada di antara 2 benua dan 2 samudera, dan secara geo-politik, geo-strategi, dan geo-ekonomi Indonesia pantas diperebutkan secara politik, keamanan, dan ekonomi. Tidak ada cara selain 3 aspek tersebut diperkuat” kata Nono.

Nono juga menegaskan bahwa saat ini Indonesia sudah terkurung dalam posisi gelar militer negara-negara besar. Namun sampai saat ini kita masih tenang-tenang saja.

“Tidak salah Indonesia didaulat sebagai poros maritim dunia, tetapi konsekuensinya kekuatan maritim harus kita bangun. Kalau tidak Indonesia akan menjadi bulan-bulanan kekuatan besar dunia” ungkapnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 308
ShareSendShare
Previous Post

Nevi Zuairina Siap Bersinergi dengan Walinagari Terpilih untuk Membangun Kabupaten Agam

Next Post

Mahyudin dan Beberapa Tokoh Lokal Kalimantan Disebut Layak Pimpin Badan Otorita IKN

Next Post
Mahyudin dan Beberapa Tokoh Lokal Kalimantan Disebut Layak Pimpin Badan Otorita IKN

Mahyudin dan Beberapa Tokoh Lokal Kalimantan Disebut Layak Pimpin Badan Otorita IKN

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,146)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,346)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (8,972)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,630)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,608)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (7,920)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,024)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,451)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,384)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,476)

Berita Lainnya

Bupati Eka Putra Kunjungi BNPB, 4 Sensor EWS Tambahan Bakal di Pasang di Tanah Datar

Bupati Eka Putra Kunjungi BNPB, 4 Sensor EWS Tambahan Bakal di Pasang di Tanah Datar

Rabu, 08/1/25 | 17:40 WIB
6

Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama kepala OPD terkait ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). (Foto : Prokopim) JAKARTA, AmanMakmur...

Sultan Sebut Sawit Bisa Jadi Modal Soft Power Indonesia dalam Geopolitik Global

Sultan Sebut Sawit Bisa Jadi Modal Soft Power Indonesia dalam Geopolitik Global

Rabu, 08/1/25 | 17:45 WIB
16

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamudin. (Foto : dok) JAKARTA, AmanMakmur ---Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI...

Sekretariat Jenderal DPD RI Peringati Hari Ibu ke-93 dengan Khidmat

Sekretariat Jenderal DPD RI Peringati Hari Ibu ke-93 dengan Khidmat

Rabu, 22/12/21 | 06:01 WIB
16

Sekretariat Jenderal DPD RI Peringati Hari Ibu ke-93. (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur.com---Sekretariat Jenderal DPD RI Peringati Hari Ibu ke-93....

Dipamerkan di JIC, Ketua DPD RI Kagumi Artefak Peninggalan Rasulullah SAW

Dipamerkan di JIC, Ketua DPD RI Kagumi Artefak Peninggalan Rasulullah SAW

Kamis, 29/4/21 | 16:18 WIB
14

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Kehadiran artefak peninggalan Nabi Muhammad SAW di Jakarta Islamic Center (JIC), mampu menarik perhatian Ketua DPD RI, AA...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.