• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Tujuan Presidential Threshold 20 Persen Dipertanyakan

Sabtu, 08/1/22 | 16:07 WIB
in Berita
0
Suasana dikusi dengan tema Masukan Ilmiah-Akademik Terkait Presidential Threshold. (Foto : dpd)

JAKARTA, AmanMakmur.com —Pengamat politik dan aktivis HAM mempertanyakan tujuan Presidential Threshold 20 Persen, dalam Executive Brief yang mengambil tema Masukan Ilmiah-Akademik Terkait Presidential Threshold, Sabtu (8/1) di Jakarta.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, Senator Tamsil Linrung (Sulsel), Habib Abdulrrahman Bahasyim (Kalsel), Bustami Zainuddin (Lampung), Staf Khusus Ketua DPD RI Sefdin Syaifudin dan Togar M Nero, serta Sekretaris Jenderal DPD RI Rahman Hadi.

Sementara sejumlah pengamat dan ahli yang hadir di antaranya Refly Harun, Prof Chusnul Mar’iyah, Rocky Gerung, Haris Azhar, Bivitri Susanti, Ferry Joko Yuliantono dan Radian Salman.

LihatJuga

Pembukaan Program Mengaji Gratis Masjid Al Mukarramah Siteba Nanggalo Berlangsung Khidmat

Pembukaan Program Mengaji Gratis Masjid Al Mukarramah Siteba Nanggalo Berlangsung Khidmat

Jumat, 17/7/26 | 12:17 WIB
7
Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Minta OPD Perkuat Inovasi dan Tingkatkan Kinerja

Wabup Tanah Datar Ahmad Fadly Minta OPD Perkuat Inovasi dan Tingkatkan Kinerja

Kamis, 16/7/26 | 15:40 WIB
5
Wabup Agam Tinjau Lokasi TMMD/N ke 129 Tahun 2026 di Nagari Nan Tujuah Palupuh

Wabup Agam Tinjau Lokasi TMMD/N ke 129 Tahun 2026 di Nagari Nan Tujuah Palupuh

Kamis, 16/7/26 | 15:29 WIB
7

Aktivis HAM Haris Azhar meninjau Presidential Threshold dari perspektif Hak Asasi Manusia (HAM). Menurutnya, partai politik mewakili kepentingan rakyat.

“Tapi faktanya, produknya justru berhadap-hadapan dengan rakyat. Mari kita bawakan laporan yang sudah dilaporkan ke Komnas HAM, Ombudsman, Walhi, Kontras, YLBHI ke MK. Itu bukti bahwa warga terciderai oleh pemerintah dan DPR,” katanya.

“Presidential Threshold ini apa, untuk menggolkan presiden saja atau untuk menjaga hak rakyat. Nyatanya 20 persen menciptakan emperium kekuasaan. Ini tentang relasi partai yang gagal memperjuangkan kepentingan rakyat,” tambah Haris.

Aktivis lainnya, Bivitri Susanti menilai open legal policy merupakan konsep yang tak jelas namun seringkali dibuat sebagai wadah ketika MK tak mau membahas apa yang semestinya dibahas.

“Yang harus ditekankan, MK belum pernah menjawab secara konstitusional dari 21 perkara yang sudah digugurkannya itu. Pertanyaannya, apakah ambang batas itu bersesuaian dengan pencalonan presiden? Itu belum dijawab. Apakah open legal policy itu melanggar konstitusi atau tidak? Itu juga belum dijawab,” katanya.

Di banyak negara, Bivitri melanjutkan, tak dikenal yang namanya ambang batas pencalonan presiden. Yang dipakai adalah ambang batas keterpilihan.

“Tentu Presidential Threshold akan membuat diskriminasi. MK keliru kalau menyebut Presidential Threshold akan memperkuat presidensiil. Padahal presidensiil tak membutuhkan seleksi awal untuk pencalonan,” tutur Bivitri.

Prof Chusnul Mar’iyah berkelakar jika sepertinya MK membutuhkan ahli politik, tak melulu ahli hukum.

“Kita jangan dipaksa-paksa 20 persen. Tujuan kita bernegara apa? Presiden itu kepala negara dan kepala pemerintahan. Melindungi, mensejahterakan dan mencerdaskan. Kalau teori kepartaian, fungsinya kaderisasi. Partai tak ada yang 20 persen. Kok melegalkan 20 persen. Anda mau merentalkan partai atau memaksakan koalisi brutal?” tanya Prof Chusnul.

Prof Chusnul melanjutkan, ditinjau dari hal tersebut, maka fungsi kepartaian telah gagal. “Mestinya dia mengusung kader sendiri,” pungkasnya.

(Rel/dpd)

Post Views: 326
ShareSendShare
Previous Post

Harga Masih Bergejolak, Nevi Zuairina Minta Operasi Pasar Kebutuhan Pokok Tepat Sasaran

Next Post

Presidential Threshold 20 Persen Gagal Perkuat Sistem Persidensiil

Next Post
Presidential Threshold 20 Persen Gagal Perkuat Sistem Persidensiil

Presidential Threshold 20 Persen Gagal Perkuat Sistem Persidensiil

Most Viewed Posts

  • Istri Rektor ITP Hendri Nofrianto Berpulang ke Rahmatullah (15,267)
  • Lalai Eksekusi Bupati Pessel, LBH Sumbar akan Laporkan Kejari Painan ke Jamwas dan Komjak (11,459)
  • Klaim Rinaldi sebagai Ketum IKA FMIPA Unand Ditolak Alumni (9,098)
  • Ibunda Tercinta Mulyadi Wafat, Banyak Tokoh Nasional Kirim Karangan Bunga Duka Cita (8,742)
  • Ambulans Sumbangan Warga Padang Ikut Bantu Evakuasi Korban di Palestina (8,719)
  • Mevrizal: Profesi Pengacara Syariah Menggiurkan dan Kian Diminati (8,057)
  • Menakar Peluang DPD RI Dapil Sumbar di Pemilu 2024 (7,125)
  • Memenuhi Syarat, Bacalon DPD RI Hendra Irwan Rahim Dinilai Paling Siap (6,569)
  • Puncak Peringatan Hari Koperasi, Hendra Irwan Rahim: Dua Menteri Bakal Hadir di Sumbar (6,521)
  • DPD RI Bentuk Pansus Guru dan Tenaga Kependidikan Honorer (5,573)

Berita Lainnya

Reses, Nevi Zuairina Gelar Temu Ramah Bersama Tokoh Masyarakat dan Pelaku UMKM

Reses, Nevi Zuairina Gelar Temu Ramah Bersama Tokoh Masyarakat dan Pelaku UMKM

Selasa, 01/8/23 | 20:10 WIB
8

Anggota DPR RI asal Sumbar II Hj Nevi Zuairina melaksanakan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan pelaku UMKM di Kabupaten Agam....

Jialyka Maharani Dianugerahi Rekor MURI sebagai Anggota DPD RI dan MPR RI Termuda Sepanjang Sejarah

Jialyka Maharani Dianugerahi Rekor MURI sebagai Anggota DPD RI dan MPR RI Termuda Sepanjang Sejarah

Kamis, 28/10/21 | 09:53 WIB
29

Manager MURI, Triono menyerahkan anugerah MURI kepada Anggota DPD RI dari Sumatera Selatan, Jialyka Maharani, dan dihadiri juga Sekretaris Jenderal...

Sudah Diperingatkan Presiden, Ketua DPD RI Minta Kepala Daerah Percepat Realisasi Anggaran

Sudah Diperingatkan Presiden, Ketua DPD RI Minta Kepala Daerah Percepat Realisasi Anggaran

Senin, 03/5/21 | 12:38 WIB
10

JAKARTA, AmanMakmur.com ---Peringatan yang dikeluarkan Presiden Jokowi kepada kepala daerah terkait realisasi anggaran, turut ditanggapi Ketua DPD RI, AA LaNyalla...

Kepastian Umrah dan Haji Indonesia, Ketua Komite III DPD RI: Tunggu Kabar dari Kemenlu KSA

Kepastian Umrah dan Haji Indonesia, Ketua Komite III DPD RI: Tunggu Kabar dari Kemenlu KSA

Rabu, 14/4/21 | 03:58 WIB
9

JAKARTA, AmanMakmur.com---Rencana Komite III DPD RI untuk memanggil Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia (KSA) di Jakarta langsung mendapat respon dari...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.