• Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
AmanMakmur.com
Advertisement
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial
No Result
View All Result
AmanMakmur.com
No Result
View All Result

Usul ke LaNyalla, PMPN Minta Kapal Hibah Pemerintah Sesuai Kearifan Lokal

Rabu, 22/12/21 | 10:57 WIB
in Berita
0
Pengurus Perkumpulan Masyarakat Peduli Nelayan (PMPN) menemui Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, di saat-saat reses di Surabaya. (Foto : dpd)

JAWA TIMUR, AmanMakmur.com –— Perkumpulan Masyarakat Peduli Nelayan (PMPN) meminta bantuan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, agar kapal hibah dari pemerintah sesuai kebutuhan nelayan. Sejauh ini, bantuan kapal bagi nelayan, khususnya di Jawa Timur, tidak sesuai keinginan para nelayan. Sehingga, kapal-kapal itu tidak bermanfaat alias mangkrak.

Aspirasi itu disampaikan Ketua PMPN Oki Lukito dan Sekretaris PMPN Kamil Annajib saat bertemu dengan Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, yang sedang reses di Jawa Timur, Rabu (21/12).

“Selama ini bantuan kapal dari pemerintah itu bersifat top down. Nah keinginan kami adalah bottom up. Bantuan kapal itu disesuaikan dengan usulan dari nelayan. Sesuai kearifan lokal masing-masing daerah,” kata Kamil.

LihatJuga

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Baralek Lancar dan Khidmat, Keluarga Besar Ibnu & Silvi Ucapkan Terima Kasih

Selasa, 13/1/26 | 17:12 WIB
2
GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

Selasa, 13/1/26 | 15:33 WIB
3
Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Wabup Tanah Datar Ikut Rakor Pengendalian Inflasi Bersama Kemendagri

Senin, 12/1/26 | 15:50 WIB
8

Dijelaskannya, bantuan kapal nelayan untuk saat ini berupa kapal fiberglass dengan mesin besar. Padahal masih banyak nelayan yang ingin kapal bantuan berupa kapal kayu dengan mesin antara 10 hingga 50 PK.

“Antara wilayah yang satu dengan yang lain itu berbeda. Makanya hibah kapal ini agar tepat sasaran perlu memahami kemauan nelayan. Kapal seperti apa yang sangat tepat dengan mereka yang akan memakainya,” ucap Kamil lagi.

Ia mencontohkan, untuk wilayah Bangkalan nelayan mengusulkan kapal kayu jati ukuran 7 GT dengan mesin 30 PK. Sementara kalau Banyuwangi bisa memakai kapal fiberglass dan kapal kayu.

“Poinnya adalah agar hibah kapal bermanfaat dan berdaya guna untuk masyarakat. Kalau akhirnya tidak dipakai kan sia-sia, artinya yang rugi bukan saja penerima bantuan tetapi juga pemerintah,” ujar dia lagi.

Sementara Oki Lukito berharap pemerintah memberi perhatian nasib nelayan di Jatim. Terutama saat terjadi paceklik ikan yang biasanya berlangsung selama 5 bulan.

“Waktu efektif para nelayan melaut itu sekitar 7 bulan. Karena 2 bulan musim angin barat dan 3 bulan musim angin timur. Itu nelayan tidak bisa melaut,” kata Oki.

Selama waktu itu, banyak nelayan yang akhirnya ganti profesi. Menjadi buruh serabutan atau kerja bangunan di kota lain untuk menyambung hidup.

“Saat kondisi seperti itu, kami berharap pemerintah memberikan solusi agar para nelayan ini tetap mendapatkan penghasilan, namun ruhnya sesuai lingkungan mereka di pesisir dan laut,” lanjut Oki.

PMPN mengusulkan supaya pemerintah mengembangkan budidaya ikan di laut, kerang, rumput laut, karamba dan sejenisnya untuk mereka.

“Jadi penghidupan mereka masih berkorelasi dengan laut, sesuai hati para nelayan ini,” ungkapnya.

Di Jatim, menurutnya, ada sekitar 400 ribu nelayan yang tersebar di 22 kabupaten kota dengan tingkat kesejahteraan masih di bawah rata-rata. Dimana dari setiap melaut dengan waktu minimal 2 hari, satu nelayan hanya mendapatkan Rp 50 ribu hingga Rp 100 ribu.

Karena saat pembagian hasil, sepertiga hasil tangkapan merupakan jatah pemilik kapal, sepertiga untuk nahkoda dan juru mesin dan sisanya untuk nelayan.

“Kondisi tersebut kontras dengan langkah Pemprov Jatim yang melakukan pembangunan pelabuhan ikan besar di beberapa lokasi dengan investasi besar juga.

“Harusnya yang lebih diutamakan adalah kesejahteraan nelayan dengan memberikan program yang jelas. Pelabuhan mewah itu tidak urgen, bukan kebutuhan utama nelayan. Yang paling penting adalah pelabuhan ikan dengan fasilitas lelangnya karena bisa meningkatkan harga jual ikan hasil tangkap,” jelas dia.

Ketua DPD RI mengatakan keluhan itu akan disampaikan kepada pihak terkait. Pada intinya, DPD RI akan meneruskan aspirasi daerah sehingga mendapatkan perhatian dari stakeholder.

“Kami usahakan usulan tersebut sampai ke Pemprov atau Kementerian terkait. Semoga segera ditindaklanjuti sesuai harapan masyarakat nelayan,” ucapnya.

(Rel/dpd)

ShareSendShare
Previous Post

Curhat ke Ketua DPD RI, Serikat Pekerja BBI Minta Pemerintah Selamatkan Perusahaan

Next Post

ASN Kota Pariaman Bantu Korban Banjir Ulakan Tapakih 1 Ton Beras

Next Post
ASN Kota Pariaman Bantu Korban Banjir Ulakan Tapakih 1 Ton Beras

ASN Kota Pariaman Bantu Korban Banjir Ulakan Tapakih 1 Ton Beras

Berita Lainnya

Perubahan Tak Bisa Dikompromi, Harus Segera Dilakukan!

Perubahan Tak Bisa Dikompromi, Harus Segera Dilakukan!

Minggu, 26/6/22 | 14:57 WIB
9

Suasana diskusi bertema 'Koalisi Rakyat untuk Poros Perubahan yang diselenggarakan 'Komite Peduli Indonesia, di Bandung, Jawa Barat. (Foto : dpd)...

KI Pusat Launching Majalah BUKA Edisi 14 Bertepatan dengan Hari Ibu

KI Pusat Launching Majalah BUKA Edisi 14 Bertepatan dengan Hari Ibu

Jumat, 23/12/22 | 00:25 WIB
13

Ketua Komisi Informasi (KI) Pusat Donny Yoesgiantoro launching Majalah BUKA KI Pusat. (Foto : ki) JAKARTA, AmanMakmur.com --- Ketua Komisi...

Rapat Kerja dengan Kemendagri, Haji Uma Tekankan Proses Konsultasi Qanun Aceh Harus Lebih Khusus

Rapat Kerja dengan Kemendagri, Haji Uma Tekankan Proses Konsultasi Qanun Aceh Harus Lebih Khusus

Rabu, 11/12/24 | 13:59 WIB
4

Anggota Komite I DPD RI asal Aceh H Sudirman Haji Uma (kanan). (Foto : dpd) JAKARTA, AmanMakmur --- Anggota Komite...

Buruh Lepas di Padang Pariaman Dukung Pasangan Prabowo-Muhaimin Maju di Pilpres 2024

Buruh Lepas di Padang Pariaman Dukung Pasangan Prabowo-Muhaimin Maju di Pilpres 2024

Kamis, 10/2/22 | 08:26 WIB
20

Puluhan buruh harian lepas di Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, mendeklasikan diri mendukung Prabowo Subianto dan Muhaimin Iskandar. (Foto : Nov)...

  • Aman Makmur
  • Beranda
  • Tim Redaksi

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

No Result
View All Result
  • Berita
  • Artikel
  • Opini
  • Advertorial

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.